Contoh Kata Kerja -ing dalam Bahasa Inggris Pengertian Fungsi dan Penggunaan

Contoh Kata Kerja -ing dalam Bahasa Inggris kerap menjadi titik tumpu yang menghidupkan sebuah kalimat, sekaligus sumber kebingungan bagi banyak pembelajar. Bentuk yang terlihat sederhana ini ternyata menyimpan kompleksitas peran, mulai dari berfungsi sebagai kata benda yang disebut gerund hingga menjadi bagian dari kata kerja berkelanjutan atau penjelas subjek. Memahami nuansanya bukan sekadar menghafal aturan, melainkan membuka kunci untuk merangkai ekspresi yang lebih alami dan dinamis, layaknya penutur asli.

Keberadaan verb-ing dalam struktur kalimat dapat mengubah total makna dan fungsi gramatikal. Sebagai gerund, ia bisa berdiri gagah sebagai subjek atau objek, sementara sebagai present participle, ia menghadirkan nuansa sedang berlangsung atau menjadi penjelas. Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai contoh, peran, serta pola penggunaannya dalam konteks sehari-hari, dilengkapi dengan tabel perbandingan untuk memudahkan pemahaman tentang perbedaan mendasar antara berbagai fungsi tersebut.

Pengenalan dan Konsep Dasar Verb-ing

Dalam perjalanan belajar bahasa Inggris, kita sering kali bertemu dengan kata kerja yang berakhiran -ing. Bentuk ini terlihat sederhana, namun fungsinya sangat beragam dan fundamental dalam membentuk kalimat yang kompleks dan alami. Memahami konsep verb-ing bukan sekadar menghafal aturan, melainkan membuka kunci untuk mengekspresikan tindakan yang sedang berlangsung, aktivitas sebagai konsep, atau menjelaskan hubungan antaraksi.

Secara mendasar, verb-ing adalah bentuk kata kerja yang mendapat imbuhan -ing. Namun, status gramatikalnya bisa berubah-ubah bergantung pada posisi dan fungsinya dalam kalimat. Dua peran utama yang paling krusial untuk dibedakan adalah gerund dan present participle. Meski bentuknya sama, keduanya memiliki sifat dan tugas yang berbeda. Gerund berfungsi sebagai kata benda, sementara present participle biasanya bertindak sebagai kata sifat atau bagian dari continuous tense.

Perbedaan Antara Gerund dan Present Participle

Gerund pada dasarnya adalah kata kerja yang berubah menjadi kata benda. Karena berfungsi sebagai benda, gerund dapat menempati posisi subjek, objek, atau pelengkap dalam sebuah kalimat. Contohnya, dalam kalimat “Swimming is good for health,” kata “swimming” adalah gerund yang berperan sebagai subjek. Ia mewakili aktivitas berenang sebagai sebuah konsep.

Sebaliknya, present participle lebih sering digunakan sebagai bagian dari kata kerja continuous (seperti dalam “She is swimming”) atau sebagai adjective yang menerangkan kata benda (seperti dalam “The sleeping baby”). Dalam fungsi terakhir ini, present participle memberi kesan bahwa kata benda tersebut sedang melakukan atau mengalami tindakan tersebut.

Karakteristik Gerund Present Participle Verb-ing sebagai Subjek/Objek
Fungsi Gramatikal Kata Benda (Noun) Kata Sifat (Adjective) atau bagian Kata Kerja Selalu berstatus sebagai Gerund
Contoh I enjoy reading novels. Look at that flying bird. / She is writing. Jogging every morning keeps me fit. (Subjek)
Ciri Khas Mewakili aktivitas secara umum atau sebagai konsep. Menerangkan keadaan atau menjadi bagian dari tense yang menunjukkan keberlangsungan. Posisinya menggantikan tempat subjek atau objek kalimat yang biasanya diisi kata benda.
Posisi Umum Setelah preposisi, sebagai subjek/objek kalimat, setelah kata kerja tertentu. Setelah kata kerja “to be” untuk continuous tense, sebelum/setelah kata benda sebagai adjective. Awal kalimat (subjek) atau setelah kata kerja transitif (objek).

Peran dan Penerapan dalam Kalimat

Setelah memahami konsep dasarnya, langkah selanjutnya adalah melihat bagaimana verb-ing diaplikasikan dalam berbagai struktur kalimat. Penggunaannya yang fleksibel memungkinkan kita untuk menyusun ekspresi yang lebih dinamis dan mendetail. Dari menjadi pokok pembicaraan hingga melengkapi makna sebuah preposisi, verb-ing hadir dalam hampir setiap aspek percakapan dan penulisan.

Verb-ing sebagai Subjek Kalimat

Menggunakan verb-ing sebagai subjek adalah cara yang elegan untuk memulai sebuah pernyataan, terutama ketika kita ingin membahas sebuah aktivitas atau kebiasaan secara umum. Struktur kalimatnya mengikuti pola standar: Verb-ing + Predikat + …. Penggunaan ini memberikan penekanan pada aktivitas itu sendiri, bukan pada pelakunya. Contohnya, ” Learning a new language opens many doors” terdengar lebih formal dan berfokus pada proses belajarnya dibandingkan “When you learn a new language, it opens many doors.”

BACA JUGA  Selisih Volume Balok 12×8×6 cm³ dan Kubus 8 cm³ dalam Perhitungan Ruang

Verb-ing sebagai Objek Kata Kerja

Banyak kata kerja dalam bahasa Inggris secara spesifik membutuhkan gerund sebagai objek langsungnya. Ini adalah aturan yang perlu dihafal karena tidak semua kata kerja memiliki pola yang sama. Berikut adalah daftar kata kerja yang umumnya diikuti oleh gerund:

  • Enjoy: She enjoys watching classic films.
  • Avoid: He avoids eating spicy food.
  • Consider: We are considering moving to a new city.
  • Practice: You need to practice speaking English daily.
  • Postpone/Delay: They postponed holding the meeting.
  • Mind: Would you mind closing the window?
  • Finish: Have you finished reading that report?
  • Suggest/Recommend: I suggest taking a break.

Verb-ing sebagai Pelengkap (Complement)

Verb-ing juga dapat berfungsi sebagai subject complement atau object complement, yaitu informasi yang melengkapi atau menjelaskan subjek atau objek. Setelah kata kerja penghubung seperti “be,” “seem,” atau “become,” gerund dapat mendefinisikan apa atau siapa subjek tersebut. Misalnya, “Her favorite hobby is gardening.” Di sini, “gardening” melengkapi dan menjelaskan “hobby.” Demikian pula, kita dapat menemukannya sebagai object complement, seperti dalam “I saw him crossing the street,” di mana “crossing” menjelaskan apa yang sedang dilakukan oleh “him.”

Verb-ing setelah Preposisi

Salah satu aturan yang paling konsisten dalam tata bahasa Inggris adalah penggunaan verb-ing setelah preposisi. Setiap kali sebuah kata kerja muncul setelah preposisi (seperti in, on, at, about, of, without, by), kata kerja tersebut harus dalam bentuk -ing. Ini adalah salah satu penggunaan gerund yang paling umum. Berikut beberapa contoh frasa preposisi yang sering dijumpai:

  • Think about: She is thinking about changing her job.
  • Interested in: He is interested in learning coding.
  • Thank you for: Thank you for helping me.
  • Instead of: Let’s walk instead of taking a taxi.
  • Look forward to: I look forward to hearing from you.
  • Be afraid of: She is afraid of flying.
  • Be good at: He is good at solving problems.

Pola Kalimat dan Konstruksi Khusus

Bahasa Inggris memiliki sejumlah konstruksi kalimat yang memanfaatkan verb-ing dengan cara yang spesifik dan sering kali idiomatis. Pola-pola ini, ketika dikuasai, dapat membuat bahasa yang digunakan terdengar sangat natural dan lancar. Memahami pola-pola ini membantu dalam menyusun kalimat yang lebih kompleks dan ekspresif.

After finishing his work, he insisted on taking a walk by the river, a habit resulting in him feeling refreshed and often spotting herons flying low over the water.

Pola “Verb + Object + Verb-ing”

Pola ini digunakan dengan kata kerja persepsi seperti see, hear, feel, notice, watch, dan find. Ketika menggunakan verb-ing setelah objek, maknanya menekankan bahwa kita menyaksikan sebagian dari suatu tindakan yang sedang berlangsung atau berproses. Contoh: “I heard someone knocking on the door.” Ini berarti kita mendengar suara ketukan yang sedang terjadi. Bandingkan dengan “I heard someone knock on the door,” yang lebih mengisyaratkan bahwa kita mendengar ketukan itu dari awal hingga selesai sebagai sebuah peristiwa utuh.

Konstruksi “Being + Adjective/Noun”

Frasa “being + adjective/noun” digunakan untuk menyatakan keadaan atau sifat sementara, dan sering muncul setelah preposisi atau dalam penjelasan sebab. Konstruksi ini memiliki nuansa lebih formal atau deskriptif. Contoh: ” Being a teacher, she understands children’s behavior.” Frasa ini menjelaskan alasan (karena dia seorang guru). Contoh lain: “He apologized for being late.” Di sini, “being late” adalah objek dari preposisi “for,” menjelaskan alasan permintaan maaf.

Pola Kalimat Rumus Contoh Kalimat Keterangan
S + V + V-ing Subjek + Kata Kerja + Gerund She avoids drinking coffee at night. Pola dasar kata kerja yang diikuti gerund sebagai objek.
S + V + Preposition + V-ing Subjek + Kata Kerja + Preposisi + Gerund They succeeded in winning the competition. Wajib menggunakan gerund setelah preposisi.
S + V + it + Adjective + V-ing Subjek + Kata Kerja + ‘it’ + Kata Sifat + Gerund I find it challenging learning a new instrument. “It” berfungsi sebagai objek formal, gerund adalah objek sebenarnya.
S + spend/waste + time + V-ing Subjek + spend/waste + time + Gerund He spends hours practicing the guitar. Pola idiomatis untuk menyatakan penggunaan waktu.

Perbandingan dan Penghindaran Kesalahan Umum: Contoh Kata Kerja -ing Dalam Bahasa Inggris

Contoh Kata Kerja -ing dalam Bahasa Inggris

Source: elsaspeak.com

Menguasai aturan dasar verb-ing adalah langkah pertama, tetapi keahlian yang sebenarnya terlihat dari kemampuan membedakan nuansa dan menghindari jebakan yang umum. Beberapa kata kerja dapat diikuti oleh gerund atau to-infinitive dengan perubahan makna yang signifikan. Selain itu, aturan spelling dan konteks yang tidak tepat sering menjadi sumber kesalahan.

BACA JUGA  23. Its It Is Theyre Mereka Adalah Kuasai Kontraksi Bahasa Inggris

Memahami penggunaan kata kerja -ing dalam Bahasa Inggris, seperti “running” atau “studying”, memang memerlukan pendekatan analitis yang mirip dengan menyelesaikan soal matematika. Untuk mengasah logika berpikir terstruktur yang berguna dalam mempelajari grammar, coba simak contoh penerapannya dalam menghitung deret bilangan seperti pada pembahasan Hitung Jumlah 15 Suku Pertama Barisan Aritmetika dari Suku ke‑6=25 dan ke‑11=45. Dengan pola pikir yang runtut dan teliti itu, proses memahami fungsi gerund atau present participle dalam kalimat pun akan terasa lebih sistematis dan jelas.

Perbandingan Verb-ing dengan To-Infinitive

Beberapa kata kerja kunci memiliki makna berbeda ketika diikuti gerund atau to-infinitive. Perbedaan ini sering berkaitan dengan apakah tindakan itu sudah terjadi atau belum, atau apakah itu adalah pengalaman umum versus tujuan spesifik.

  • Remember:
    • Remember + gerund: Ingat telah melakukan sesuatu di masa lalu. (“I remember meeting him years ago.”)
    • Remember + to-infinitive: Ingat untuk melakukan sesuatu (tugas yang belum dilakukan). (“Please remember to lock the door.”)
  • Stop:
    • Stop + gerund: Berhenti melakukan suatu aktivitas. (“He stopped smoking.”)
    • Stop + to-infinitive: Berhenti (suatu aktivitas) untuk melakukan aktivitas lain. (“He stopped to smoke.” = Dia berhenti [berjalan/mengemudi] untuk merokok.)
  • Try:
    • Try + gerund: Mencoba suatu metode atau solusi. (“Try restarting the computer.”)
    • Try + to-infinitive: Berusaha atau berupaya melakukan sesuatu yang mungkin sulit. (“Try to be on time.”)

Kesalahan Pembentukan Verb-ing

Aturan menambahkan -ing umumnya sederhana, namun ada pengecualian untuk kata kerja dengan pola khusus. Kesalahan ejaan sering terjadi pada kata kerja yang berakhiran dengan konsonan-vokal-konsonan dan kata kerja yang berakhiran -ie.

  • Kata kerja satu suku kata berakhiran K-V-K: gandakan konsonan terakhir + ing. (run -> running, swim -> swimming, stop -> stopping).
  • Kata kerja berakhiran huruf ‘e’ diam: hilangkan ‘e’ lalu tambah -ing. (come -> coming, write -> writing, make -> making).
  • Kata kerja berakhiran -ie: ganti -ie dengan -y lalu tambah -ing. (die -> dying, lie -> lying, tie -> tying).
  • Kata kerja berakhiran dua vokal + konsonan: tidak perlu menggandakan. (read -> reading, sleep -> sleeping).

Konteks yang Tidak Dapat Menggunakan Verb-ing

Tidak semua situasi gramatikal menerima verb-ing. Ada konteks di mana to-infinitive atau bentuk kata kerja lain adalah pilihan yang wajib atau lebih tepat.

  • Setelah kata kerja modal (can, will, should, must, may, dll.), selalu menggunakan bentuk dasar (bare infinitive). (Benar: She can swim. Salah: She can swimming.)
  • Sebagai objek langsung untuk kata kerja yang secara spesifik membutuhkan to-infinitive, seperti want, hope, decide, plan, promise. (Benar: I want to go. Salah: I want going.)
  • Untuk menyatakan tujuan (purpose) dengan kata seperti “to” atau “in order to,” gunakan to-infinitive. (Benar: I study to learn. Salah: I study for learning.)
  • Setelah kata sifat yang mengungkapkan perasaan atau opini tentang sesuatu (sering diikuti oleh “to”), gunakan to-infinitive. (Benar: I’m happy to help. Salah: I’m happy helping.)

Ilustrasi Penggunaan Verb-ing dalam Percakapan, Contoh Kata Kerja -ing dalam Bahasa Inggris

Bayangkan sebuah adegan di sebuah kafe pada hari Sabtu siang. Dua sahabat, Rina dan Dito, sedang duduk di dekat jendela. Rina, sambil menyeruput latte-nya, berkata, ” I’m thinking of taking an online course on digital marketing.” Dito, yang sedang checking notifikasi di ponselnya, menanggap, ” That sounds interesting. But aren’t you busy with your current job?” Rina mengangguk, ” I am, but I’ve considered switching careers. I miss learning something new.” Di latar belakang, mereka melihat seorang anak kecil trying to reach untuk sebuah buku di rak tinggi, dan ibunya segera membantunya.

Dito kemudian berkata, ” Seeing that kid reminds me of us spending hours in the library after school.” Percakapan singkat ini menunjukkan berbagai fungsi verb-ing: setelah preposisi ( of taking), sebagai objek kata kerja ( considered switching, miss learning), dalam continuous tense ( am thinking), dan dalam pola idiomatis ( spending hours).

Ekspresi Idiomatik dan Frasa Tetap

Kemahiran berbahasa sering kali diukur dari penguasaan ekspresi idiomatik. Banyak frasa tetap dalam bahasa Inggris yang secara alamiah menggabungkan verb-ing, memberinya makna khusus yang tidak selalu bisa diterjemahkan secara harfiah. Menggunakan ekspresi ini dengan tepat akan membuat percakapan atau tulisan terdengar lebih natural dan seperti penutur asli.

Frasa Idiomatik Umum dengan Verb-ing

Beberapa frasa telah menjadi pakem dalam percakapan sehari-hari. Frasa-frasa ini biasanya digunakan untuk menyatakan pendapat, perasaan, atau situasi dengan cara yang lebih halus atau ekspresif.

BACA JUGA  Terjemahan Bahasa Inggris apa yang kamu lihat dan Cara Tepat Menggunakannya

Memahami contoh kata kerja -ing dalam Bahasa Inggris, seperti “running” atau “thinking”, menjadi kunci untuk menguasai percakapan sehari-hari. Bayangkan, jika hanya 2,5% dari 3 juta pelajar yang paham konsep ini, maka urgensi pembelajaran tata bahasa yang aplikatif menjadi sangat nyata. Oleh karena itu, mendalami fungsi gerund dan present participle melalui contoh konkret adalah langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi berbahasa.

  • I can’t help thinking/feeling…: Tidak dapat menahan diri untuk tidak berpikir/merasa. (“I can’t help feeling that something is wrong.”)
  • It goes without saying…: Sudah jelas, tidak perlu dikatakan lagi. (“It goes without saying that honesty is important.”)
  • It’s no use / There’s no point (in)…: Tidak ada gunanya. (“It’s no use crying over spilled milk.”)
  • Be worth…: Bernilai, layak untuk dilakukan. (“This book is worth reading.”)
  • Have a hard/difficult time…: Mengalami kesulitan dalam melakukan sesuatu. (“He had a hard time adjusting to the new city.”)

Frasa dengan Preposisi “To” yang Diikuti Verb-ing

Ini adalah area yang sering membingungkan karena “to” biasanya diikuti infinitive. Namun, dalam frasa-frasa berikut, “to” adalah sebuah preposisi, sehingga harus diikuti gerund.

  • Be used to / Get used to: Terbiasa dengan. (“She is used to waking up early.” / “I can’t get used to living in a noisy area.”)
  • Look forward to: Menantikan dengan senang. (“We look forward to seeing you again.”)
  • Object to: Keberatan terhadap. (“Does anyone object to starting the meeting now?”)
  • Admit to: Mengakui telah melakukan. (“He admitted to making a mistake.”)
  • Can’t stand / Can’t bear: Tidak tahan. (“I can’t stand listening to that noise.”)

Ekspresi dengan “No” dan Verb-ing

Struktur “No + verb-ing” digunakan untuk larangan atau instruksi singkat yang bersifat umum dan impersonal. Ekspresi ini sangat umum ditemukan di tanda-tanda publik.

  • No smoking: Dilarang merokok.
  • No parking: Dilarang parkir.
  • No swimming: Dilarang berenang (biasanya karena berbahaya).
  • No littering: Dilarang membuang sampah sembarangan.
  • No trespassing: Dilarang masuk (wilayah pribadi).

Struktur ini pada dasarnya merupakan bentuk singkat dari “There is no [activity] allowed here.” Penggunaannya sangat efektif untuk komunikasi yang langsung dan jelas.

Paragraf Naratif dengan Frasa Tetap Verb-ing

After years of working in a fast-paced corporate environment, Maya finally got used to slowing down. She had always looked forward to having more time for her hobbies, and now, gardening became her sanctuary. It goes without saying that the first few months were challenging; she had a hard time adjusting to the quiet. One day, while pruning the roses, she realized she no longer missed the constant stress.

She couldn’t help feeling grateful for this new chapter. To her, this simple life was truly worth embracing fully, and she wouldn’t consider going back to her old routine for anything.

Kesimpulan

Menguasai penggunaan kata kerja -ing adalah lompatan signifikan menuju kelancaran berbahasa Inggris. Dari konstruksi dasar hingga frasa idiomatik yang kaya, pemahaman yang komprehensif memungkinkan kita untuk tidak hanya berbicara dengan benar, tetapi juga dengan gaya yang lebih ekspresif dan mendekati konteks aslinya. Praktik yang konsisten dalam mengenali konteks dan fungsi akan mengubah apa yang awalnya terasa rumit menjadi naluri bahasa yang alami, sehingga percakapan atau tulisan pun mengalir dengan lebih percaya diri dan tepat guna.

FAQ Lengkap

Apakah semua kata kerja bisa diberi akhiran -ing?

Hampir semua kata kerja biasa (action verbs dan stative verbs) dapat dibentuk menjadi -ing, meskipun penggunaannya dalam tenses atau sebagai gerund mungkin dibatasi oleh makna. Kata kerja bantu modal seperti
-can, must, will* tidak memiliki bentuk -ing.

Memahami penggunaan kata kerja -ing, seperti “running” atau “selling”, adalah kunci untuk mendeskripsikan aktivitas yang sedang berlangsung. Fenomena ini juga terlihat dalam dinamika Sektor Usaha Informal Memiliki Lingkup Ekonomi yang Sempit dan Kecil , di mana kegiatan “pedagang kaki lima menjajakan” atau “pengrajin menganyam” menggambarkan realitas ekonomi riil. Dengan demikian, penguasaan bentuk -ing memungkinkan kita mengartikulasikan proses dan profesi dengan lebih presisi dalam konteks apa pun.

Bagaimana membedakan gerund dan present participle jika bentuknya sama?

Perbedaannya terletak pada fungsi. Jika berfungsi sebagai kata benda (subjek, objek, setelah preposisi), itu adalah gerund. Jika menerangkan kata benda (seperti adjective) atau bagian dari continuous tense, itu adalah present participle.

Kapan kita harus menggunakan “to verb” dan kapan “verb-ing” sebagai objek?

Bergantung pada kata kerja utamanya. Beberapa kata kerja seperti
-enjoy, avoid, consider* selalu diikuti gerund (verb-ing). Kata kerja seperti
-want, decide, hope* diikuti “to verb”. Beberapa kata kerja seperti
-like, love, hate* dapat diikuti keduanya dengan sedikit atau tanpa perbedaan makna.

Apa arti “being” dalam kalimat seperti “I appreciate you being honest”?

“Being” di sini adalah gerund dari “be”. Frasa “you being honest” berfungsi sebagai objek majemuk. Kalimat itu berarti “Saya menghargai (fakta bahwa) kamu jujur.” Konstruksi ini menekankan pada keadaan atau perilaku pada momen tertentu.

Apakah kata kerja -ing setelah “to” selalu salah? Bukankah “to” diikuti verb bentuk dasar?

Tidak selalu salah. “To” bisa berupa bagian dari infinitive (to + V1) atau sebagai preposisi. Jika “to” adalah preposisi (seperti dalam
-look forward to, be used to*), ia harus diikuti oleh kata benda atau gerund (verb-ing).

Leave a Comment