Luas Belah Ketupat Keliling 180 cm dan Diagonal 14 cm Hitungan Lengkap

Luas Belah Ketupat dengan Keliling 180 cm dan Diagonal 14 cm itu bukan sekadar angka, tapi sebuah teka-teki geometri yang asyik buat diutak-atik. Bayangin aja, cuma modal info keliling dan satu diagonal, kita bisa buka petanya dan nemuin luas yang tersembunyi. Rasanya kayak lagi main detektif matematika, di mana setiap langkah hitungan itu adalah petunjuk untuk mengungkap misteri si bidang datar bersudut empat ini.

Belah ketupat, dengan semua sisi yang sama panjang dan diagonalnya yang saling tegak lurus membagi dua, punya logika tersendiri. Dari keliling 180 cm, kita bisa temukan panjang sisinya. Lalu, dengan bantuan teorema Pythagoras dan diagonal 14 cm yang sudah diketahui, diagonal satunya lagi akan ketemu. Nah, di situlah kunci untuk menghitung luasnya dengan tepat menunggu untuk ditemukan.

Pengenalan dan Definisi Belah Ketupat

Sebelum kita menyelami perhitungan yang lebih dalam, mari berkenalan ulang dengan belah ketupat. Bangun datar ini sering disamakan dengan persegi, padahal ia punya karakter uniknya sendiri. Belah ketupat adalah segiempat yang semua sisinya sama panjang, dengan dua diagonal yang saling berpotongan tegak lurus dan membagi dua sama panjang. Bayangkan seperti layang-layang yang sangat simetris, atau persegi yang diregangkan.

Rumus dasarnya cukup sederhana. Keliling belah ketupat, karena semua sisinya sama, adalah empat kali panjang satu sisi (K = 4 × s). Sementara luasnya dapat ditemukan melalui dua cara utama: menggunakan hasil kali kedua diagonal dibagi dua (L = ½ × d1 × d2), atau menggunakan rumus alas kali tinggi seperti jajar genjang (L = s × t), karena belah ketupat pada dasarnya adalah jajar genjang yang istimewa.

Untuk memperjelas posisi belah ketupat dalam keluarga segiempat, mari kita lihat perbandingan singkatnya dengan dua kerabat dekatnya: persegi dan layang-layang.

Sifat Belah Ketupat Persegi Layang-Layang
Panjang Sisi Keempatnya sama Keempatnya sama Dua pasang sisi yang berdekatan sama
Diagonal Berpotongan tegak lurus, saling membagi dua sama panjang Berpotongan tegak lurus, saling membagi dua sama panjang Berpotongan tegak lurus, hanya satu yang terbagi dua
Sudut Sudut yang berhadapan sama besar Keempat sudut siku-siku (90°) Sepasang sudut yang berhadapan sama besar
Simetri Memiliki simetri lipat dan putar Memiliki simetri lipat dan putar tingkat tinggi Memiliki satu sumbu simetri lipat
BACA JUGA  5 Cara Mengatasi Penduduk Berlebihan dan Berkurangan Strategi Global

Analisis Data dan Mencari Diagonal yang Belum Diketahui

Kita punya teka-teki spesifik: sebuah belah ketupat dengan keliling 180 cm dan panjang salah satu diagonalnya 14 cm. Untuk menghitung luas, kita butuh panjang diagonal kedua. Namun, diagonal kedua tidak bisa ditemukan begitu saja tanpa mengetahui panjang sisi belah ketupat. Inilah mengapa informasi keliling menjadi kunci pertama yang harus kita pecahkan.

Langkah-langkah menemukan diagonal kedua bersifat sistematis dan mengandalkan teorema Pythagoras. Proses ini mengungkap keindahan matematika di mana informasi yang terpisah saling terhubung.

Langkah-langkah Perhitungan Diagonal

  • Mencari Panjang Sisi (s): Keliling belah ketupat adalah 4 × s = 180 cm. Maka, panjang satu sisi (s) adalah 180 cm ÷ 4 = 45 cm.
  • Memahami Hubungan Diagonal dan Sisi: Kedua diagonal belah ketupat (sebut saja d1 = 14 cm dan d2 yang belum diketahui) berpotongan tegak lurus di titik tengah masing-masing. Jadi, setiap diagonal terbagi menjadi dua bagian sama panjang. Potongan-potongan ini membentuk sisi miring pada empat segitiga siku-siku yang kongruen di dalam belah ketupat.
  • Menerapkan Teorema Pythagoras: Pada satu segitiga siku-siku tersebut, panjang sisi siku-sikunya adalah setengah dari d1 (yaitu 7 cm) dan setengah dari d2 (sebut saja x). Sisi miringnya adalah panjang sisi belah ketupat, yaitu 45 cm. Rumus Pythagoras berlaku: 7² + x² = 45².
  • Menghitung Nilai x: 49 + x² = 2025 → x² = 2025 – 49 = 1976 → x = √1976. Setelah disederhanakan, √1976 = √(4 × 494) = 2√494. Nilai numerik aproksimasinya sekitar 44.45 cm.
  • Menentukan Panjang Diagonal Kedua (d2): Karena x adalah setengah dari d2, maka d2 = 2 × x = 2 × 2√494 = 4√494 cm. Nilai aproksimasinya sekitar 88.9 cm.

Perhitungan Luas Belah Ketupat: Luas Belah Ketupat Dengan Keliling 180 cm Dan Diagonal 14 cm

Luas Belah Ketupat dengan Keliling 180 cm dan Diagonal 14 cm

Source: gramedia.net

Sekarang semua data lengkap: diagonal pertama (d1) = 14 cm, diagonal kedua (d2) = 4√494 cm, dan panjang sisi (s) = 45 cm. Kita bisa menghitung luas dengan dua metode untuk memastikan kebenaran hasil.

Mencari luas belah ketupat dengan keliling 180 cm dan diagonal 14 cm itu ibarat menyelesaikan puzzle; butuh langkah sistematis untuk menemukan diagonal lain sebelum akhirnya mendapatkan angka pasti. Nah, proses terstruktur ini mirip banget dengan prinsip Kerja Sama Terencana dalam Kelompok Sosial , di mana kolaborasi yang terarah menghasilkan solusi optimal. Jadi, setelah memahami pola kerja sama itu, kamu bisa kembali ke rumus luas belah ketupat dengan kepala lebih jernih dan perhitungan yang lebih akurat.

Metode pertama dan paling langsung adalah menggunakan rumus diagonal. Metode kedua, menggunakan alas dan tinggi, membutuhkan perhitungan tinggi belah ketupat terlebih dahulu, yang juga dapat diturunkan dari teorema Pythagoras dalam segitiga yang berbeda.

Perbandingan Hasil Dua Metode

Metode Diagonal: L = ½ × d1 × d2 = ½ × 14 cm × 4√494 cm = 28√494 cm². Nilai numeriknya sekitar 28 × 22.23 ≈ 622.44 cm².
Metode Alas-Tinggi: Tinggi (t) dapat dihitung dari segitiga siku-siku yang dibentuk oleh sisi (45 cm) dan proyeksi sisi pada alas. Nilainya akan konsisten menghasilkan t = (28√494)/45 cm. Maka, L = s × t = 45 cm × (28√494)/45 cm = 28√494 cm².

Nah, hitung-hitungan luas belah ketupat dengan keliling 180 cm dan diagonal 14 cm itu memang butuh ketelitian, mirip banget saat kamu mau cari harga akhir barang diskon. Biar nggak salah itung, kamu bisa intip trik jitu Rumus Harga Diskon: Hitung Harga Setelah Diskon (HD) dari H dan d yang bikin logika matematika jadi lebih aplikatif. Setelah paham konsep itu, balik lagi ke belah ketupat, kamu akan lebih mudah menemukan panjang sisi dan menghitung luasnya dengan tepat.

Hasilnya identik.

Konsistensi ini membuktikan keakuratan perhitungan kita. Untuk melihat sensitivitas luas terhadap perubahan proporsi diagonal, bayangkan beberapa skenario dengan keliling yang sama (180 cm) tetapi panjang diagonal pertama yang berbeda.

BACA JUGA  Isi Tri Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Tiga Pilar Utama
Diagonal 1 (cm) Diagonal 2 (cm)

Luas (cm²)
  • Keterangan Bentuk
    14 ≈ 88.9 ≈ 622.4 Bentuk ramping dan memanjang.
    45 ≈ 45 ≈ 1012.5 Mendekati bentuk persegi (d1 hampir sama dengan sisi).
    60 ≈ 30 ≈ 900 Lebih gemuk, tetapi diagonal sudah melebihi panjang sisi.
    10 ≈ 89.4 ≈ 447 Sangat ramping, luas mengecil.

    * Nilai diagonal 2 dan luas dihitung berdasarkan rumus Pythagoras dengan sisi tetap 45 cm. Angka dibulatkan.

    Penerapan dalam Contoh Soal Variatif

    Matematika menjadi hidup ketika diterapkan dalam konteks yang nyata. Misalnya, seorang pengrajin ingin membuat hiasan jendela berbentuk belah ketupat dari kayu. Dia telah memotong batang kayu dengan total panjang 180 cm untuk bingkainya dan mengetahui bahwa salah satu penguat diagonalnya harus berukuran 14 cm karena menyesuaikan dengan desain yang ada. Dia perlu mengetahui luas kaca yang harus dipesan untuk mengisi bingkai tersebut.

    Soal ini identik dengan kasus yang telah kita pecahkan. Solusinya mengikuti alur logis yang sama: cari sisi dari keliling, gunakan Pythagoras untuk mencari diagonal kedua dari diagonal pertama dan sisi, lalu hitung luas dengan kedua diagonal. Perbedaan hanya pada konteks ceritanya.

    Kesalahan Umum dalam Penyelesaian, Luas Belah Ketupat dengan Keliling 180 cm dan Diagonal 14 cm

    Beberapa jebakan sering ditemui. Pertama, langsung mencoba mengalikan diagonal yang diketahui dengan sisi, yang tidak memiliki dasar rumus yang benar. Kedua, lupa bahwa diagonal membagi dua sama panjang saat menggunakan teorema Pythagoras, sehingga menggunakan angka 14 cm langsung sebagai sisi segitiga, bukan 7 cm. Ketiga, setelah menemukan setengah dari diagonal kedua (x), lupa mengalikannya dua untuk mendapatkan panjang diagonal kedua seutuhnya.

    Kehati-hatian dalam membaca soal dan menggambar sketsa sederhana dapat menghindari semua kesalahan ini.

    Visualisasi dan Penjelasan Geometris

    Bayangkan sebuah belah ketupat dengan keempat sudutnya dinamai A, B, C, D searah jarum jam. Semua sisi AB, BC, CD, dan DA panjangnya masing-masing 45 cm. Diagonal AC sepanjang 14 cm, memotong diagonal BD yang belum kita ketahui secara tegak lurus di titik O, tepat di tengah-tengah kedua diagonal. Jadi, AO = OC = 7 cm.

    Segitiga AOB adalah segitiga siku-siku di O, dengan sisi miring AB = 45 cm dan salah satu sisi siku-sikunya AO = 7 cm. Sisi siku-siku lainnya, OB, adalah setengah dari diagonal BD yang kita cari. Dari sinilah hubungan Pythagoras terbentuk. Luas belah ketupat secara visual adalah empat kali luas segitiga AOB ini, atau setara dengan luas persegi panjang yang “dikepung” oleh kedua diagonal jika kita memotong dan menyusun ulang keempat segitiga siku-siku tersebut.

    Pengaruh Perubahan Diagonal terhadap Bentuk

    Dengan keliling tetap 180 cm (sisi tetap 45 cm), panjang diagonal berperan sebagai “penjepit” yang menentukan bentuk belah ketupat. Jika kedua diagonal mendekati sama panjang (mendekati 45√2 ≈ 63.6 cm), belah ketupat akan mendekati bentuk persegi. Jika salah satu diagonal sangat kecil (mendekati 0 cm), diagonal satunya akan mendekati panjang 90 cm, dan belah ketupat akan menjadi sangat pipih, mendekati bentuk garis lurus, dengan luas yang mendekati nol.

    Hubungan ini menunjukkan bahwa luas maksimum untuk keliling tertentu terjadi ketika belah ketupat berubah menjadi persegi, di mana kedua diagonalnya sama panjang.

    Ringkasan Akhir

    Jadi, gimana? Ternyata menghitung Luas Belah Ketupat dengan Keliling 180 cm dan Diagonal 14 cm nggak serumit yang dibayangkan, kan? Asal tahu triknya, yaitu cari sisi dari keliling, lalu gunakan Pythagoras untuk mengungkap diagonal yang hilang, semua jadi lancar. Intinya, matematika seringkali cuma masalah menyusun puzzle informasi yang ada. Sekarang kamu punya satu senjata baru untuk taklukkan soal-soal geometri.

    Coba terapkan logika yang sama pada variasi angka lain, pasti bakal makin jago!

    FAQ dan Panduan

    Apakah belah ketupat dengan keliling 180 cm selalu memiliki luas yang sama?

    Tidak. Luasnya bergantung pada panjang diagonal-diagonalnya. Keliling yang tetap hanya menjamin panjang sisi tetap sama, tetapi bentuk belah ketupat bisa memipih atau mengembung, sehingga luasnya berubah-ubah.

    Bagaimana jika diagonal yang diketahui bukan 14 cm, tapi 14 cm adalah jumlah kedua diagonal?

    Itu akan menjadi soal yang sangat berbeda. Rumus dan langkah penyelesaiannya akan berubah total karena kamu tidak bisa langsung menggunakan teorema Pythagoras. Perlu informasi lebih lanjut untuk menyelesaikannya.

    Bisakah luas dihitung hanya dengan keliling tanpa informasi diagonal sama sekali?

    Tidak bisa. Hanya dengan keliling, kamu hanya bisa mengetahui panjang sisi. Untuk menghitung luas belah ketupat mutlak diperlukan informasi tentang diagonal atau tinggi belah ketupat tersebut.

    Apakah hasil perhitungan ini bisa diterapkan untuk belah ketupat dalam soal cerita kehidupan sehari-hari?

    Sangat bisa. Misalnya untuk menghitung luas bidang sebuah permukaan berlian (intan) berbentuk belah ketupat, atau menghitung bahan yang dibutuhkan untuk membuat layang-layang dengan kerangka tertentu.

    BACA JUGA  Jelaskan Pancasila sebagai Dasar Negara Fondasi Berbangsa

    Leave a Comment