Usaha Memindahkan Televisi 2,5 kg dari 1,5 m ke 3 m bukan sekadar aktivitas fisik biasa, melainkan sebuah demonstrasi nyata dari prinsip fisika yang bekerja dalam keseharian kita. Setiap kali kita mengangkat atau menggeser benda, konsep energi, gaya, dan perpindahan saling bertaut, menghasilkan sebuah nilai yang dalam ilmu pengetahuan disebut sebagai usaha. Fenomena sederhana ini menyimpan kompleksitas menarik, mulai dari teknik ergonomis hingga perhitungan matematis yang presisi, menunjukkan betapa ilmu pengetahuan terapan sangat relevan dengan aktivitas domestik.
Artikel ini akan mengupas tuntas proses tersebut, mulai dari dasar teori usaha hingga penerapan praktisnya. Kita akan membedah bagaimana berat televisi yang relatif ringan, 2,5 kilogram, memerlukan perhitungan khusus ketika dipindahkan secara vertikal sejauh 1,5 meter. Selain itu, akan dijelaskan pula berbagai faktor pendukung seperti teknik angkat yang aman, alat bantu yang dapat meringankan beban, serta langkah-langkah pencegahan kerusakan pada perangkat elektronik sensitif tersebut.
Dengan memahami ini, kita tidak hanya bisa memindahkan barang dengan lebih efisien, tetapi juga terhindar dari risiko cedera.
Konsep Fisika Dasar dalam Memindahkan Benda
Sebelum memindahkan televisi atau benda apa pun, memahami prinsip fisika yang bekerja dapat memberikan gambaran tentang upaya yang diperlukan. Konsep inti di sini adalah usaha, yang dalam fisika didefinisikan sebagai hasil kali antara gaya yang diberikan pada suatu benda dan perpindahan benda tersebut dalam arah gaya itu bekerja. Singkatnya, usaha dilakukan ketika gaya menyebabkan benda bergerak.
Rumus dasar untuk menghitung usaha (W) adalah W = F × s × cos θ, di mana F adalah gaya yang diberikan, s adalah besar perpindahan, dan θ (theta) adalah sudut antara arah gaya dan arah perpindahan. Dalam konteks mengangkat televisi secara vertikal melawan gravitasi, gaya yang kita berikan setara dengan berat benda (massa × percepatan gravitasi), dan sudut θ adalah 0 derajat (cos 0° = 1), sehingga rumusnya disederhanakan menjadi W = m × g × Δh.
Perhitungan usaha memindahkan televisi 2,5 kg dari ketinggian 1,5 m ke 3 m, yang menghasilkan sekitar 36,75 joule, mengingatkan kita pada logika komputasi mendasar. Prinsip perhitungan sistematis ini berakar dari pemikiran Ilmuwan Pembuat Program Komputer Pertama , yang meletakkan fondasi algoritma. Kembali ke konteks fisika, nilai usaha tersebut secara konkret merepresentasikan energi potensial yang harus dikerahkan dalam aktivitas harian yang tampak sederhana ini.
Usaha (W) = massa (m) × percepatan gravitasi (g) × selisih ketinggian (Δh). Dengan g ≈ 9,8 m/s² atau sering dibulatkan menjadi 10 m/s² untuk perhitungan praktis.
Perbandingan Usaha Mengangkat dan Mendorong
Besarnya usaha sangat bergantung pada arah penerapan gaya. Mengangkat televisi secara vertikal memerlukan usaha yang lebih besar dibandingkan mendorongnya di permukaan datar, karena kita harus melawan gaya gravitasi secara penuh. Berikut adalah tabel perbandingannya.
| Aksi | Gaya Dominan yang Dilawan | Sudut (θ) | Estimasi Usaha untuk TV 2,5 kg (Δh 1,5 m) |
|---|---|---|---|
| Mengangkat Vertikal | Gaya Gravitasi (Berat) | 0° | W = 2,5 kg × 10 m/s² × 1,5 m = 37,5 Joule |
| Mendorong di Permukaan Datar | Gaya Gesek (biasanya kecil) | 0° (jika searah dorongan) | W = Gaya Gesek × jarak. Jika gaya gesek 5 N dan dorong sejauh 2 m, W = 10 Joule. |
Faktor Lain yang Mempengaruhi Besarnya Usaha
Selain berat benda dan jarak perpindahan, beberapa faktor lain turut menentukan besaran usaha yang dikeluarkan. Kecepatan pemindahan, meskipun tidak mempengaruhi nilai usaha secara teoritis, mempengaruhi daya yang diperlukan. Lintasan yang ditempuh juga penting; memindahkan benda melalui tanjakan atau tangga memerlukan usaha lebih besar daripada di bidang datar. Faktor gesekan antara benda dengan permukaan, seperti saat menyeret, dapat sangat meningkatkan gaya yang harus dikeluarkan.
Selain itu, kondisi fisik orang yang memindahkan dan teknik angkat yang digunakan mempengaruhi efisiensi konversi energi biologis menjadi usaha mekanik.
Perhitungan Usaha Memindahkan Televisi 2,5 kg
Mari kita terapkan rumus untuk skenario spesifik: memindahkan televisi bermassa 2,5 kg dari ketinggian 1,5 meter ke 3 meter. Perpindahan vertikal yang terjadi adalah selisih antara ketinggian akhir dan awal.
Usaha memindahkan televisi 2,5 kg dari ketinggian 1,5 m ke 3 m memerlukan perhitungan energi potensial yang tepat. Proses ini, mirip dengan menyusun narasi runtut, membutuhkan koherensi logis layaknya penggunaan Kata Penghubung dalam Kalimat Berangkat Sekolah Pukul 6 Bersama Ayah untuk menghubungkan ide. Dengan demikian, usaha fisik tersebut bukan sekadar mengangkat, melainkan sebuah aksi terukur yang menghubungkan titik awal dan akhir secara presisi.
- Tentukan selisih ketinggian (Δh): Δh = 3 m – 1,5 m = 1,5 m.
- Hitung berat televisi (F): F = m × g = 2,5 kg × 10 m/s² = 25 Newton (N).
- Hitung usaha (W): W = F × Δh = 25 N × 1,5 m = 37,5 Joule.
Dengan demikian, usaha minimum yang diperlukan untuk melawan gravitasi guna mengangkat televisi tersebut adalah 37,5 Joule. Perhitungan ini mengabaikan gesekan udara dan mengasumsikan pengangkatan dilakukan dengan kecepatan konstan.
Persiapan dan Teknik Angkat yang Aman untuk Peralatan Elektronik
Keberhasilan memindahkan televisi tidak hanya diukur dari sampai tidaknya di lokasi baru, tetapi juga dari keutuhan barang dan keselamatan diri. Persiapan matang dan teknik yang tepat adalah kunci utamanya. Langkah pertama selalu dimulai dari pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi televisi dan lingkungan sekitar.
Langkah-Langkah Persiapan Sebelum Pengangkatan
Sebelum tangan menyentuh televisi, pastikan beberapa hal berikut sudah beres. Matikan televisi dan cabut kabel daya dari stopkontak, serta lepaskan semua kabel yang terhubung seperti HDMI, antena, atau audio. Periksa bagian belakang dan samping televisi untuk memastikan tidak ada retak atau kerusakan pada panel yang dapat membahayakan saat diangkat. Siapkan area tujuan yang bersih, datar, dan cukup luas. Pastikan jalur pemindahan bebas dari hambatan seperti mainan, karpet yang melipat, atau barang-barang kecil yang bisa membuat tersandung.
Teknik Mengangkat yang Ergonomis
Mengangkat dengan postur tubuh yang salah berisiko menyebabkan cedera punggung atau otot. Berikut adalah poin-poin penting untuk teknik angkat yang ergonomis.
- Dekatkan tubuh sedekat mungkin ke televisi sebelum mengangkat.
- Posisikan kaki selebar bahu, dengan satu kaki sedikit ke depan untuk keseimbangan.
- Tekuk lutut dan pinggul, jangan membungkuk dari pinggang. Punggung harus tetap lurus.
- Pegang televisi dengan erat menggunakan kedua tangan, idealnya pada bagian yang kokoh seperti bingkai atau bagian bawah yang dirancang untuk dipegang.
- Angkat dengan mendorong kaki untuk berdiri, biarkan otot kaki yang kuat melakukan pekerjaan, bukan otot punggung.
- Jaga televisi tetap dekat dengan tubuh selama membawanya.
- Hindari memutar tubuh saat membawa; putarlah seluruh tubuh dengan menggerakkan kaki.
Risiko dan Pencegahan Kerusakan Televisi
Televisi modern, terutama model LED, OLED, atau QLED, memiliki panel layar yang sangat sensitif terhadap tekanan dan benturan. Tabel berikut membandingkan risiko umum dan langkah pencegahannya.
| Bagian Televisi | Risiko Kerusakan | Tindakan Pencegahan | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Panel Layar | Tekanan berlebih, goresan, benturan sudut. | Jangan pegang atau tekan area layar. Gunakan sarung tangan bersih. Lindungi dengan selimut atau kardus. | Kerusakan pixel atau garis mati sering irreversibel. |
| Port dan Konektor | Patah atau bengkok akibat kabel yang belum dilepas. | Lepaskan semua kabel dengan hati-hati sebelum memindahkan. | Perbaikan memerlukan pembongkaran dan penggantian komponen. |
| Bingkai/Casing Plastik | Retak atau patah karena cengkeraman tidak merata atau terjatuh. | Pegang di bagian yang kokoh, sebaiknya dengan dua orang untuk TV besar. | Dapat mempengaruhi integritas struktural dan estetika. |
| Sirkuit Internal | Goncangan keras saat pemindahan. | Angkat dan bawa dengan stabil, hindari langkah terburu-buru atau tersandung. | Komponen solder dapat terlepas. |
Prosedur Memegang Televisi dengan Aman
Cara memegang televisi bergantung pada ukuran dan desainnya. Untuk televisi berukuran kecil hingga sedang (seperti 32-43 inci), peganglah dengan satu tangan menopang kuat dari bagian bawah tengah, dan tangan lainnya menstabilkan dari belakang, hindari menyentuh layar. Jika televisi memiliki stand yang tidak bisa dilepas, angkat dengan memegang stand tersebut sebagai pegangan utama. Untuk model yang lebih tipis tanpa pegangan jelas, penggunaan alat bantu atau dua orang sangat dianjurkan.
Peringatan Khusus: Jangan pernah mengangkat televisi dengan memegang bagian layarnya. Tekanan jari pada panel LCD/OLED dapat menyebabkan kerusakan permanen berupa bercak gelam (pressure marks) atau bahkan retak pada lapisan kristal cair. Selalu cari titik angkat yang aman, biasanya di bagian bingkai atau alas yang tebal.
Metode dan Peralatan Bantu Pemindahan
Tidak semua pemindahan televisi sama. Skenario yang berbeda menuntut pendekatan dan peralatan yang berbeda pula. Memahami tantangan setiap skenario memungkinkan kita memilih metode yang paling efisien dan aman, sekaligus menghemat energi.
Skenario Pemindahan dan Tantangannya
Memindahkan televisi di rak yang sama, misalnya dari sisi kiri ke kanan, relatif sederhana. Tantangan utamanya adalah ruang gerak yang terbatas dan risiko menjatuhkan barang di sekitarnya. Memindahkan televisi antar lantai, misalnya dari lantai satu ke dua, jauh lebih kompleks. Tantangan meliputi navigasi di tangga yang memerlukan keseimbangan ekstra, risiko benturan pada dinding atau pintu, serta usaha vertikal yang jauh lebih besar.
Skenario lain seperti memindahkan dari dinding (setelah dilepas dari bracket) ke lantai juga memerlukan kehati-hatian ekstra untuk menahan berat televisi yang tiba-tiba bebas.
Daftar Peralatan Bantu Sederhana
Penggunaan alat bantu dapat mengurangi risiko cedera dan kerusakan secara signifikan. Beberapa alat yang dapat dimanfaatkan antara lain troli atau dolly untuk memindahkan beban berat di permukaan datar dengan mudah, papan luncur (sliding board) untuk memindahkan televisi dari satu permukaan ke permukaan lain yang sejajar dengan gesekan minimal, tali pengangkat atau strap khusus untuk memudahkan cengkeraman dan distribusi beban, serta selimut bergerak (moving blanket) atau busa gelembung untuk melindungi permukaan televisi dari goresan dan benturan ringan.
Tahapan Memindahkan Televisi Menggunakan Dolly, Usaha Memindahkan Televisi 2,5 kg dari 1,5 m ke 3 m
Berikut adalah ilustrasi deskriptif tahap demi tahap menggunakan dolly untuk membawa televisi, misalnya ke lantai atas melalui tangga yang landai. Pertama, amankan televisi yang telah dibungkus selimut ke dolly menggunakan tali atau strap elastis, pastikan televisi bersandar kokoh pada sandaran dolly. Kedua, miringkan dolly ke belakang sehingga beban bertumpu pada roda, lalu dorong dengan stabil di koridor yang datar. Ketika mendekati tangga, posisikan diri di belakang dolly (di sisi atas tangga).
Tarik dolly dengan hati-hati, pastikan roda belakang dolly (yang dekat dengan tubuh) menyentuh anak tangga terlebih dahulu untuk kontrol yang lebih baik. Turunkan satu anak tangga demi satu, jaga keseimbangan dan pastikan televisi tetap terikat erat. Setelah sampai di dasar tangga, kembalikan dolly ke posisi didorong untuk perjalanan datar selanjutnya.
Efisiensi Usaha: Manual vs Alat Bantu
- Mengangkat manual memerlukan usaha penuh dari otot untuk melawan gravitasi secara langsung, dengan risiko kelelahan dan cedera yang tinggi.
- Menggunakan dolly di permukaan datar mengubah sebagian besar usaha melawan gravitasi menjadi usaha melawan gaya gesek roda yang jauh lebih kecil, sehingga lebih efisien.
- Pada tanjakan atau tangga, dolly membantu mendistribusikan beban tetapi tetap memerlukan usaha signifikan untuk menahan gravitasi, namun memberikan kontrol dan stabilitas yang lebih baik dibanding mengangkat langsung dengan tangan.
- Alat bantu seperti papan luncur hampir menghilangkan kebutuhan untuk mengangkat, mengubahnya menjadi usaha mendorong dengan gaya gesek yang minimal.
Pertimbangan Keamanan dan Pencegahan Kerusakan: Usaha Memindahkan Televisi 2,5 kg Dari 1,5 m Ke 3 m
Setelah memahami metode, fokus harus dialihkan pada antisipasi. Setiap proses pemindahan mengandung potensi bahaya, baik bagi orang yang melakukan maupun bagi televisi sebagai benda bernilai. Identifikasi awal terhadap potensi ini adalah langkah kritis untuk merancang tindakan pencegahan yang efektif.
Potensi Bahaya bagi Orang dan Televisi
Bagi orang yang memindahkan, bahaya utama adalah cedera muskuloskeletal, terutama di punggung bawah, bahu, dan pergelangan tangan akibat mengangkat beban berlebih atau postur yang salah. Risiko lain termasuk terpeleset, terjatuh, atau terkena benturan dari televisi yang tidak stabil. Bagi televisi, bahaya utama adalah tekanan fisik pada panel layar yang menyebabkan kerusakan pixel, goresan pada permukaan layar, benturan pada sudut atau bodi yang mengakibatkan retak, serta goncangan keras yang dapat melepaskan sambungan internal atau merusak komponen yang halus.
Panduan Melindungi Panel Layar Televisi
Layar adalah jantung televisi. Lindungi dengan menutupnya menggunakan kain microfiber bersih terlebih dahulu, lalu bungkus dengan kardus datar bekas kemasan atau selimut bergerak yang lembut. Rekatkan dengan selotip kertas (masking tape) di bagian belakang, bukan di bagian depan layar. Selama proses pemindahan, pastikan tidak ada benda tajam, perhiasan, atau kancing baju yang bersentuhan langsung dengan permukaan layar. Simpan selalu televisi dalam posisi berdiri normal, jangan ditidurkan dengan layar menghadap ke bawah.
Titik Keseimbangan dan Pusat Gravitasi
Source: slidesharecdn.com
Setiap benda memiliki titik di mana massanya terdistribusi secara seimbang, yang dikenal sebagai pusat gravitasi. Pada televisi modern yang tipis, pusat gravitasi seringkali tidak berada di tengah-tengah fisik, tetapi cenderung lebih ke bawah karena komponen berat seperti papan sirkuit dan power supply biasanya terletak di bagian bawah belakang. Memegang televisi dekat dengan pusat gravitasinya akan membuatnya lebih stabil dan mudah dikendalikan, mengurangi kemungkinan terlepas atau miring tak terkendali.
Selalu uji keseimbangan dengan menahannya perlahan sebelum mengangkat sepenuhnya.
Checklist Pemeriksaan Akhir Setelah Pemindahan
Setelah televisi diletakkan di posisi baru, jangan langsung dinyalakan. Lakukan serangkaian pemeriksaan akhir untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik.
- Periksa visual: Apakah ada goresan, retak, atau kerusakan fisik baru pada layar dan bodi?
- Periksa port dan konektor: Pastikan tidak ada yang patah atau bengkok.
- Pasang semua kabel dengan benar dan rapi ke port yang sesuai.
- Pastikan televisi diletakkan pada permukaan yang stabil dan rata, atau terpasang kuat ke bracket dinding.
- Hidupkan televisi dan uji dengan menampilkan gambar berwarna penuh (misalnya, layar putih, merah, biru) untuk mendeteksi adanya pixel mati atau kerusakan gambar yang tidak terlihat saat mati.
- Periksa fungsi suara dan konektivitas seperti HDMI dan WiFi.
Aplikasi dalam Aktivitas Sehari-hari dan Variasi Skenario
Prinsip-prinsip yang dipelajari dari memindahkan televisi 2,5 kg ini bersifat universal dan dapat ditransfer ke banyak aktivitas rumah tangga lainnya. Dari mengatur ulang furniture hingga membawa belanjaan, pemahaman tentang usaha, teknik angkat, dan penggunaan alat bantu dapat membuat hidup lebih mudah dan lebih aman.
Penerapan untuk Benda Rumah Tangga Berat Serupa
Konsep yang sama berlaku untuk memindahkan benda seperti printer besar, amplifier sound system, komputer PC tower, atau microwave berukuran keluarga. Langkah-langkahnya tetap: persiapan (cabut kabel, periksa), teknik angkat ergonomis (gunakan kaki, punggung lurus), dan pertimbangan keamanan benda (pegang bagian kuat, hindari permukaan sensitif). Bahkan memindahkan pot bunga besar atau tumpukan buku yang padat mengikuti logika yang serupa, di mana mengenali titik berat dan menggunakan dorongan dari kaki adalah kunci.
Variasi Usaha pada Lintasan Tidak Lurus
Jika televisi dipindahkan secara diagonal atau melalui lintasan berbelok, nilai usaha yang dihitung secara fisika untuk melawan gravitasi tetap sama, asalkan selisih ketinggian awal dan akhir tidak berubah. Namun, usaha total yang dirasakan mungkin lebih besar karena adanya komponen gaya untuk mengubah arah (memberikan percepatan sentripetal) dan mungkin mengatasi gesekan tambahan. Dalam praktiknya, lintasan berbelok atau tidak langsung sering kali berarti jarak tempuh lebih panjang, yang jika ada gesekan akan meningkatkan usaha total, meskipun usaha terhadap gravitasi tetap.
Perhitungan Daya Selama Pemindahan
Usaha mengukur total energi yang dipindahkan, sedangkan daya (P) mengukur seberapa cepat usaha itu dilakukan. Rumus daya adalah P = W / t, dengan t adalah waktu. Misalnya, jika usaha mengangkat televisi 37,5 Joule dilakukan dalam 3 detik, maka daya yang dikeluarkan adalah P = 37,5 J / 3 s = 12,5 Watt. Jika kita ingin menyelesaikan pengangkatan dalam waktu lebih singkat, katakanlah 1 detik, daya yang diperlukan menjadi 37,5 Watt.
Ini menjelaskan mengapa mengangkat benda berat dengan cepat terasa lebih melelahkan: tubuh harus menghasilkan daya yang lebih tinggi.
Perbandingan Kompleksitas Usaha untuk Berbagai Benda Elektronik
Tidak semua benda elektronik dengan berat yang sama memiliki tingkat kesulitan pemindahan yang sama. Faktor seperti bentuk, titik genggam, dan kerapuhan sangat mempengaruhi kompleksitas. Tabel berikut memberikan gambaran perbandingannya.
| Benda Elektronik | Perkiraan Massa | Faktor Kompleksitas Utama | Tingkat Kesulitan Relatif |
|---|---|---|---|
| Televisi LED 32″ | 4 – 5 kg | Panel layar sensitif, bentuk lebar dan tipis. | Tinggi (karena ukuran dan kerapuhan layar) |
| PC Tower (CPU) | 8 – 12 kg | Berat padat, titik genggam baik, tetapi kabel internal bisa longgar. | Sedang (berat tetapi umumnya kokoh) |
| Amplifier Home Theater | 10 – 15 kg | Berat sangat padat, titik genggam sering kurang ergonomis. | Tinggi (karena berat terkonsentrasi dan pegangannya sulit) |
| Konsol Game (seperti PS5) | 4,5 kg | Bentuk unik, permukaan halus yang licin. | Rendah hingga Sedang (ringan tetapi perlu kehati-hatian agar tidak terlepas) |
Akhir Kata
Dari pembahasan mendalam ini, menjadi jelas bahwa memindahkan televisi seberat 2,5 kg melibatkan lebih dari sekadar tenaga fisik. Aktivitas tersebut merupakan perpaduan antara penerapan hukum fisika, kewaspadaan terhadap keselamatan, dan strategi praktis untuk mencegah kerusakan. Nilai usaha sebesar 36,75 joule yang dihasilkan dari perpindahan vertikal tersebut menjadi bukti konkret bagaimana energi dikonversi dalam gerakan sehari-hari. Pemahaman ini tidak hanya membuat kita lebih cerdas dalam menangani barang elektronik, tetapi juga membuka wawasan untuk mengaplikasikan prinsip yang sama pada berbagai benda lain di sekitar rumah.
Pada akhirnya, pengetahuan tentang usaha, teknik angkat, dan manajemen risiko ini memberdayakan kita untuk melakukan tugas domestik dengan lebih percaya diri dan efisien. Setiap langkah, dari persiapan hingga penempatan akhir, adalah investasi untuk melindungi aset berharga dan kesehatan tubuh. Dengan demikian, aktivitas yang tampak remeh ternyata menyimpan pelajaran berharga tentang harmoni antara ilmu pengetahuan dan kehidupan praktis, mengubah sebuah pekerjaan rumah tangga biasa menjadi sebuah eksperimen fisika yang aplikatif dan bermanfaat.
Usaha memindahkan televisi 2,5 kg dari ketinggian 1,5 m ke 3 m, yang setara dengan 36,75 joule, mengajarkan pentingnya presisi dalam perhitungan fisika. Prinsip ketelitian serupa juga diperlukan saat menganalisis Nilai x‑1 untuk 10‑2x > 2 dengan x bilangan bulat positif , di mana logika matematis yang tajam dibutuhkan untuk menemukan solusi. Dengan demikian, baik dalam kerja fisik maupun penalaran numerik, pendekatan yang sistematis dan akurat selalu menjadi kunci utama keberhasilan, termasuk dalam menentukan besaran usaha yang dilakukan.
Pertanyaan dan Jawaban
Apakah usaha yang dilakukan akan sama jika televisi didorong secara horizontal sejauh 1,5 meter?
Tidak sama. Dalam fisika, usaha hanya dilakukan ketika gaya menyebabkan perpindahan searah dengan gaya tersebut. Mengangkat televisi melawan gravitasi memerlukan usaha. Mendorongnya secara horizontal di permukaan datar yang ideal (tanpa gesekan) secara teoritis tidak memerlukan usaha karena gaya angkat tidak bekerja secara horizontal. Namun, dalam dunia nyata, usaha tetap diperlukan untuk melawan gaya gesek antara dasar televisi dan permukaan.
Mengapa posisi pegangan dan titik keseimbangan televisi sangat penting saat mengangkat?
Mengangkat televisi dari titik keseimbangan atau pusat massanya meminimalkan torsi atau momen gaya yang dapat menyebabkan televisi miring dan terlepas dari genggaman. Pegangan yang tidak seimbang memaksa otot-otot penstabil di lengan dan punggung bekerja lebih keras untuk mengontrol benda, sehingga meningkatkan risiko cedera otot dan kecelakaan seperti menjatuhkan televisi.
Bagaimana cara memperkirakan usaha jika jalur pemindahannya tidak lurus vertikal, misalnya melalui tangga?
Usaha total adalah jumlah dari usaha melawan gravitasi dan usaha melawan gesekan atau hambatan lain. Untuk tangga, hitung dulu usaha vertikal (berat x ketinggian total). Kemudian, perkirakan usaha tambahan untuk mengangkat dan menurunkan televisi di setiap anak tangga serta mendorong/menariknya secara horizontal. Usaha ini akan lebih besar dibandingkan mengangkat lurus vertikal karena adanya gerakan tambahan dan inersia.
Alat bantu apa yang paling efektif untuk memindahkan televisi ke tempat yang lebih tinggi dengan usaha minimal?
Dolly atau troli kecil yang dilengkapi dengan sistem katrol atau bidang miring (ramp) adalah pilihan paling efisien. Dolly memindahkan beban ke roda, mengurangi gesekan. Kemudian, menggunakan ramp untuk mendorong televisi ke ketinggian yang diinginkan akan membagi gaya yang diperlukan menjadi lebih kecil dibandingkan mengangkat langsung, meskipun jarak tempuh yang didorong menjadi lebih panjang.