Hitung Panjang QR Segitiga PQR ∠Q 105° ∠R 45° PQ 10√2 cm dengan Aturan Sinus

Hitung Panjang QR Segitiga PQR, ∠Q = 105°, ∠R = 45°, PQ = 10√2 cm. Dalam setiap tantangan, baik dalam matematika maupun kehidupan, tersembunyi pola dan hukum yang menuntun pada solusi. Seperti sebuah perjalanan spiritual mencari kebenaran, menyelesaikan masalah segitiga ini mengajak kita untuk merenungkan keharmonisan antara sudut dan sisi, di mana setiap elemen saling terkait dalam keseimbangan yang sempurna.

Segitiga PQR dengan dua sudut dan satu sisi yang diketahui adalah sebuah teka-teki geometri yang indah. Melalui analisis sifat-sifat segitiga dan penerapan aturan sinus, kita akan mengungkap panjang sisi QR yang belum diketahui. Proses ini bukan sekadar hitungan, melainkan sebuah eksplorasi untuk memahami hubungan mendasar dalam bentuk geometris yang paling sederhana.

Pengantar Masalah Segitiga PQR

Kita memiliki sebuah segitiga, sebut saja segitiga PQR, dengan dua potongan informasi yang cukup spesifik. Diketahui besar sudut Q adalah 105 derajat, sudut R adalah 45 derajat, dan panjang sisi PQ tepat 10√2 sentimeter. Tugas kita adalah menemukan panjang sisi QR, sisi yang berada di hadapan sudut P yang belum kita ketahui. Soal seperti ini adalah puzzle geometri klasik yang menguji pemahaman kita tentang hubungan mendasar dalam sebuah segitiga.

Berdasarkan informasi sudutnya, kita dapat langsung mengidentifikasi jenis segitiga ini. Dengan sudut Q sebesar 105 derajat yang merupakan sudut tumpul, segitiga PQR secara pasti tergolong sebagai segitiga tumpul. Satu sudut lebih dari 90 derajat sudah cukup untuk klasifikasi ini. Untuk menyelesaikan masalah panjang sisi, kita akan mengandalkan sebuah hubungan matematis yang sangat elegan yang berlaku untuk semua segitiga, yaitu Aturan Sinus.

Langkah-langkah umumnya meliputi menghitung sudut yang hilang, kemudian menerapkan rumus Aturan Sinus dengan cermat untuk mengungkap panjang sisi yang dicari.

BACA JUGA  Butuh Bantuan Menjawab Panduan Lengkap dari Konteks hingga Solusi

Analisis Sifat dan Aturan Segitiga: Hitung Panjang QR Segitiga PQR, ∠Q = 105°, ∠R = 45°, PQ = 10√2 cm

Langkah pertama yang logis adalah menemukan sudut ketiga. Jumlah sudut dalam sebuah segitiga selalu 180 derajat, sebuah prinsip yang tak terbantahkan. Dengan mengetahui dua sudut, sudut ketiga dapat ditemukan dengan pengurangan sederhana.

Penghitungan Sudut Ketiga Segitiga

Sudut P dapat dihitung dengan rumus: ∠P = 180°
-(∠Q + ∠R). Substitusi nilai yang kita miliki memberikan ∠P = 180°
-(105° + 45°) = 180°
-150° = 30°. Jadi, kita sekarang memiliki gambaran lengkap sudut-sudut dalam segitiga PQR: ∠P = 30°, ∠Q = 105°, dan ∠R = 45°.

Prinsip Dasar Aturan Sinus

Aturan Sinus menyatakan bahwa dalam segitiga mana pun, perbandingan panjang sebuah sisi dengan sinus sudut di hadapannya adalah konstan untuk ketiga sisi. Rumusnya dinyatakan sebagai berikut:

a / sin A = b / sin B = c / sin C

Dalam konteks segitiga PQR, kita dapat menuliskannya sebagai: PQ / sin R = QR / sin P = PR / sin Q. Inilah kunci yang akan membuka solusi untuk panjang QR.

Tabel Hubungan Sisi dan Sudut Berhadapan, Hitung Panjang QR Segitiga PQR, ∠Q = 105°, ∠R = 45°, PQ = 10√2 cm

Hitung Panjang QR Segitiga PQR, ∠Q = 105°, ∠R = 45°, PQ = 10√2 cm

Source: googleapis.com

Untuk memvisualisasikan hubungan ini dengan lebih jelas, berikut adalah tabel yang merangkum informasi yang kita miliki dan yang ingin kita cari. Tabel ini membantu kita melihat pasangan sisi dan sudut yang berhadapan secara langsung.

Sisi Segitiga Panjang Sisi (cm) Sudut Berhadapan Nilai Sinus Sudut
PQ 10√2 ∠R = 45° sin 45° = √2/2
QR ? ∠P = 30° sin 30° = 1/2
PR Tidak dicari ∠Q = 105° sin 105°

Penerapan Aturan Sinus Secara Detail

Dengan semua komponen yang sudah siap, sekarang saatnya menerapkan Aturan Sinus. Kita akan fokus pada dua rasio yang melibatkan sisi yang diketahui (PQ) dan sisi yang ingin dicari (QR), karena keduanya terhubung melalui konstanta yang sama.

Substitusi Nilai ke dalam Rumus

Kita ambil bagian dari Aturan Sinus yang memuat PQ dan QR: PQ / sin R = QR / sin P. Selanjutnya, kita masukkan semua nilai yang telah kita ketahui dan hitung sebelumnya ke dalam persamaan ini.

10√2 / sin 45° = QR / sin 30°
10√2 / (√2/2) = QR / (1/2)

Penyederhanaan dan Perhitungan Akhir

Mari kita selesaikan persamaan tersebut langkah demi langkah. Pertama, sederhanakan bagian kiri persamaan. Membagi dengan pecahan (√2/2) sama dengan mengalikan dengan kebalikannya (2/√2).

QR / (1/2) = 10√2 – (2/√2)
QR / (1/2) = 10 – 2
QR / (1/2) = 20

Untuk mengisolasi QR, kita kalikan kedua sisi dengan (1/2), atau secara setara, kita kalikan 20 dengan (1/2).

QR = 20 – (1/2)
QR = 10

Dengan demikian, panjang sisi QR segitiga PQR adalah 10 cm.

BACA JUGA  Desain Eksperimen Pengaruh Pupuk A B dan Tanpa pada Kacang Hijau

Verifikasi dan Interpretasi Hasil

Hasil perhitungan kita menunjukkan QR = 10 cm. Hasil ini masuk akal secara geometris jika kita perhatikan hubungan antara sudut dan sisi di hadapannya. Sisi QR berada di hadapan sudut P (30°), yang merupakan sudut terkecil dalam segitiga ini. Sesuai prinsip geometri, sisi di hadapan sudut terkecil adalah sisi yang terpendek. Dalam kasus kita, setelah mengetahui PQ = 10√2 ≈ 14.14 cm, maka QR = 10 cm memang merupakan sisi yang lebih pendek, yang konsisten dengan sudut di hadapannya yang lebih kecil.

Perbandingan dengan Metode Alternatif

Meskipun Aturan Sinus adalah cara paling langsung, masalah ini juga dapat didekati dengan metode lain, seperti membuat garis bantu. Sebagai contoh, kita bisa menjatuhkan garis tinggi dari titik Q ke sisi PR, membentuk dua segitiga siku-siku. Namun, pendekatan ini akan melibatkan lebih banyak langkah, termasuk penggunaan aturan sinus atau cosinus pada segitiga-segitiga baru yang terbentuk. Aturan Sinus terbukti lebih efisien dan elegan untuk kasus dengan konfigurasi sudut dan sisi seperti ini.

Poin Penting Hubungan Sudut dan Sisi

  • Dalam segitiga mana pun, sisi terpanjang selalu berhadapan dengan sudut terbesar, dan sisi terpendek berhadapan dengan sudut terkecil.
  • Aturan Sinus sangat ampuh ketika yang diketahui adalah dua sudut dan satu sisi (kasus ASA atau AAS), seperti pada soal ini.
  • Nilai sinus sudut 105° tidak perlu dihitung dalam penyelesaian ini karena kita tidak membutuhkan sisi PR. Ini menunjukkan pentingnya memilih rasio yang tepat dalam Aturan Sinus untuk menghindari perhitungan yang tidak diperlukan.

Aplikasi dan Contoh Variasi Soal

Untuk memperdalam pemahaman tentang penerapan Aturan Sinus, mari kita lihat dua contoh variasi soal. Prinsipnya tetap sama, hanya informasi awal yang berbeda. Visualisasikan setiap segitiga dengan sudut-sudut diberi label A, B, C dan sisi di hadapannya masing-masing adalah a, b, c.

BACA JUGA  Urutan Jalur Sperma pada Organ Reproduksi Pria dan Tahapannya

Contoh Soal Latihan

Berikut adalah dua skenario soal yang disajikan dalam bentuk tabel untuk memudahkan perbandingan langkah dan hasil.

Variabel Soal Contoh 1 Contoh 2
Diketahui ∠A = 60°, ∠B = 75°, sisi b = 12 cm ∠B = 40°, ∠C = 100°, sisi c = 8 cm
Sisi yang dicari Panjang sisi a Panjang sisi b
Langkah 1: Cari sudut lain ∠C = 180°

  • (60°+75°) = 45°
∠A = 180°
  • (40°+100°) = 40°
  • Langkah 2: Terapkan Aturan Sinus a / sin 60° = 12 / sin 75° b / sin 40° = 8 / sin 100°
    Langkah 3: Hitung dan Sederhanakan a = (12

    • sin 60°) / sin 75°
      a ≈ (12
    • 0.866) / 0.966 ≈ 10.8 cm
    b = (8
  • sin 40°) / sin 100°
    b ≈ (8
  • 0.643) / 0.985 ≈ 5.22 cm
  • Hasil Akhir Panjang sisi a ≈ 10.8 cm Panjang sisi b ≈ 5.22 cm

    Visualisasi Segitiga PQR

    Bayangkan segitiga PQR digambar pada bidang datar. Titik P berada di sudut kiri bawah. Dari P, tarik sisi PQ sepanjang 10√2 cm ke arah kanan atas, membentuk sudut yang belum tentu tegak. Titik Q berada di ujung garis ini. Dari Q, sisi QR sepanjang 10 cm mengarah ke bawah-kanan, menghubungkan ke titik R.

    Sudut di Q (105°) adalah sudut tumpul, sehingga segitiga terlihat “terbuka” di daerah sekitar titik Q. Sudut di R (45°) dan di P (30°) adalah sudut lancip. Sisi PR adalah sisi terpanjang, melengkung atau miring dari R kembali ke P, menutup bentuk segitiga.

    Penutup

    Dengan ditemukannya panjang QR, perjalanan penyelesaian masalah ini mencapai titik terang. Seperti halnya setiap pencarian ilmu, proses yang teliti dan keyakinan pada metode yang benar—aturan sinus—akhirnya membuahkan jawaban yang jelas. Biarkan penyelesaian ini mengingatkan bahwa dalam kompleksitas, selalu ada jalan yang teratur menuju kejelasan, dan setiap langkah perhitungan adalah langkah mendekati pemahaman yang lebih utuh tentang keteraturan alam semesta.

    Daftar Pertanyaan Populer

    Mengapa segitiga ini bukan segitiga siku-siku?

    Karena tidak ada sudut yang besarnya tepat 90 derajat. Sudut yang diketahui adalah 105° dan 45°, sehingga sudut ketiganya adalah 30°.

    Apakah aturan sinus bisa digunakan untuk semua segitiga?

    Ya, aturan sinus berlaku universal untuk semua jenis segitiga, baik lancip, tumpul, maupun siku-siku.

    Bagaimana jika yang diketahui adalah sisi QR dan sudut Q, bisakah dicari sisi PQ?

    Tentu bisa. Prinsipnya sama, aturan sinus menghubungkan rasio semua sisi dan sinus sudut di hadapannya. Anda tinggal menyusun ulang persamaannya.

    Apakah hasil panjang QR bisa dalam bentuk desimal?

    Bisa, namun dalam soal seperti ini, hasil sering dipertahankan dalam bentuk akar atau nilai eksak trigonometri untuk menjaga presisi.

    Metode alternatif apa selain aturan sinus untuk soal ini?

    Dapat dengan membuat garis bantu, misalnya garis tinggi dari titik P ke sisi QR, untuk membentuk dua segitiga siku-siku, namun cara ini umumnya lebih panjang.

    Leave a Comment