Hitung luas juring lingkaran diameter 21 cm sudut pusat 120° langkah mudah

Hitung luas juring lingkaran diameter 21 cm, sudut pusat 120° – Hitung luas juring lingkaran diameter 21 cm, sudut pusat 120° seringkali muncul sebagai soal yang menguji pemahaman konsep dasar geometri. Meski terdengar teknis, sebenarnya perhitungan ini jauh lebih sederhana daripada yang dibayangkan, asalkan kita paham logika proporsional di baliknya. Sama seperti membagi kue tart bulat menjadi beberapa potong, menghitung luas juring adalah tentang menemukan porsi area berdasarkan besar sudut yang diberikan.

Pada dasarnya, juring adalah bagian dari lingkaran yang dibatasi oleh dua jari-jari dan sebuah busur. Untuk menyelesaikan soal dengan data diameter 21 cm dan sudut 120°, kita perlu melalui serangkaian langkah sistematis yang melibatkan konversi satuan dan penerapan rumus. Proses ini tidak hanya menghasilkan angka, tetapi juga memberikan interpretasi visual yang jelas tentang seberapa besar bagian lingkaran yang kita hitung tersebut.

Pengertian dan Konsep Dasar Juring Lingkaran

Sebelum kita terjun ke dalam angka dan perhitungan, mari kita pahami dulu apa yang sebenarnya kita hitung. Dalam dunia lingkaran, juring adalah wilayah atau area yang dibatasi oleh dua buah jari-jari dan sebuah busur. Bayangkan saja sebuah potongan pizza atau potongan kue tart; itulah bentuk nyata dari sebuah juring. Tiga komponen utamanya selalu hadir: dua jari-jari yang membentuk sudut, sudut pusat yang terbentuk di titik tengah lingkaran, dan busur yang merupakan bagian dari keliling lingkaran.

Konsep juring seringkali dicampuradukkan dengan istilah lain seperti sektor dan tembereng. Padahal, ketiganya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Memahami perbedaan ini akan membantu kita dalam mengidentifikasi soal dengan lebih tepat.

Perbandingan Juring, Sektor, dan Tembereng

Untuk membedakan ketiga istilah tersebut dengan jelas, tabel berikut menyajikan perbandingan mendasar yang bisa dijadikan acuan.

Istilah Definisi Batasan Analog
Juring Daerah di dalam lingkaran yang dibatasi dua jari-jari dan sebuah busur. Dua jari-jari dan satu busur. Seluruh potongan pizza, termasuk bagian dalam dan kulit tepinya.
Sektor Sering disamakan dengan juring. Dalam konteks matematika, banyak sumber yang menganggap keduanya identik. Sama dengan juring. Sama dengan juring.
Tembereng Daerah di dalam lingkaran yang dibatasi oleh sebuah tali busur dan busur lingkaran. Satu tali busur dan satu busur. Hanya bagian “bulat” atau “lengkung” dari potongan pizza, tanpa bagian tengahnya.
BACA JUGA  Energi Kinetik Benda 0,5 kg pada Ketinggian 15 m dan Transformasinya

Rumus Umum Luas Juring, Hitung luas juring lingkaran diameter 21 cm, sudut pusat 120°

Rumus menghitung luas juring sebenarnya berasal dari pemahaman yang sangat logis tentang proporsi. Lingkaran penuh memiliki sudut pusat 360 derajat. Jika luas lingkaran penuh adalah πr², maka luas juring dengan sudut pusat tertentu adalah bagian dari luas total tersebut, sesuai dengan perbandingan sudutnya.

Luas Juring = (Sudut Pusat / 360°) × Luas Lingkaran
Luas Juring = (θ / 360°) × πr²

Rumus ini menunjukkan hubungan yang proporsional dan langsung: semakin besar sudut pusat, semakin besar pula luas juringnya. Jika sudutnya 180 derajat (setengah lingkaran), maka luas juringnya adalah setengah dari luas lingkaran. Konsep ini menjadi fondasi untuk semua perhitungan kita selanjutnya.

Persiapan Menghitung: Mengolah Data dari Soal

Dari soal yang diberikan, kita memiliki dua data kunci: diameter lingkaran adalah 21 cm dan sudut pusat juring adalah 120 derajat. Data mentah ini belum bisa langsung dimasukkan ke dalam rumus. Kita perlu melakukan sedikit persiapan untuk memastikan perhitungan berjalan akurat dan tanpa kesalahan satuan.

Identifikasi dan Konversi Data

Langkah pertama adalah mengidentifikasi apa yang diketahui dan apa yang dibutuhkan. Rumus luas juring memerlukan jari-jari (r), bukan diameter. Oleh karena itu, konversi dari diameter ke jari-jari adalah langkah wajib. Jari-jari adalah setengah dari diameter. Dengan demikian, untuk diameter 21 cm, jari-jarinya adalah 10.5 cm.

Menghitung luas juring lingkaran dengan diameter 21 cm dan sudut pusat 120° itu seru, karena kita bermain dengan pecahan dari luas lingkaran utuh. Sama seperti ketika kita menganalisis reaksi kimia untuk menentukan Massa gas NH₃ terbakar dan CO terbentuk dari 1,6 g O₂ , di mana stoikiometri yang presisi menjadi kunci. Kembali ke lingkaran, setelah menghitung jari-jari dan luas total, penerapan rumus juring dengan sudut 120° akan memberikan jawaban yang akurat dan memuaskan.

Penting untuk tetap mencatat satuan (cm) karena ini akan memengaruhi satuan luas akhir (cm²).

Kesesuaian Satuan Sudut

Soal memberikan sudut dalam satuan derajat, dan ini sangat sesuai dengan rumus yang kita gunakan (θ/360°). Jika suatu saat kita menemukan sudut dalam satuan radian, konversi ke derajat atau penyesuaian rumus akan diperlukan. Namun, dalam kasus ini, kita sudah berada di jalur yang benar. Memastikan kesesuaian satuan ini adalah langkah kecil yang sering diabaikan namun krusial untuk menghindari hasil yang meleset jauh.

Prosedur Perhitungan Langkah Demi Langkah

Sekarang, dengan data yang sudah siap, kita bisa mulai menghitung. Mari kita jabarkan prosesnya langkah demi langkah secara sistematis, dari data awal hingga mendapatkan luas juring yang diminta.

Langkah Sistematis Menghitung Luas Juring

Prosedur perhitungan dimulai dengan mencari jari-jari, dilanjutkan dengan menghitung luas lingkaran penuh, dan terakhir menentukan luas juring berdasarkan perbandingan sudut.

  1. Tentukan jari-jari (r): r = Diameter / 2 = 21 cm / 2 = 10.5 cm.
  2. Hitung luas lingkaran penuh (L): L = π × r². Gunakan π ≈ 22/7 atau 3.14. Karena jari-jari 10.5 cm (kelipatan 7), penggunaan π = 22/7 akan mempermudah.

    L = (22/7) × (10.5)² = (22/7) × 110.25 = (22 × 110.25) / 7 = 2425.5 / 7 = 346.5 cm².

  3. Hitung luas juring (Lj) dengan sudut 120°: Lj = (120° / 360°) × Luas Lingkaran = (1/3) × 346.5 cm² = 115.5 cm².
BACA JUGA  Teknik Servis Atas dan Bawah dalam Permainan Bola Kunci Awal Serangan

Tabel Perbandingan Nilai Variabel

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang hubungan antar variabel dalam perhitungan ini, berikut adalah tabel yang merangkum semua nilai kunci.

Variabel Nilai Satuan Keterangan
Diameter (d) 21 cm Data awal dari soal.
Jari-jari (r) 10.5 cm Hasil konversi d/2.
Sudut Pusat (θ) 120 derajat Data awal dari soal.
Luas Lingkaran Penuh 346.5 cm² Dihitung menggunakan πr².
Luas Juring 115.5 cm² Hasil akhir perhitungan.

Visualisasi dan Interpretasi Hasil

Angka 115.5 cm² mungkin terasa abstrak. Memberikan konteks visual dan nyata akan membuat hasil ini lebih bermakna dan mudah dipahami.

Deskripsi Visual Juring

Bayangkan sebuah lingkaran sempurna dengan garis tengah (diameter) sepanjang 21 cm. Titik pusatnya kita beri nama titik O. Dari titik O, tariklah dua garis lurus (jari-jari) ke tepi lingkaran, sebut saja OA dan OB, sehingga sudut AOB yang terbentuk di pusat adalah 120 derajat. Bagian wilayah lingkaran yang diapit oleh dua jari-jari OA dan OB, serta dibatasi oleh busur lengkung dari titik A ke titik B, itulah juring yang kita hitung.

Panjang OA dan OB masing-masing adalah 10.5 cm.

Interpretasi dalam Konteks Nyata

Hitung luas juring lingkaran diameter 21 cm, sudut pusat 120°

Source: cilacapklik.com

Luas 115.5 cm² kira-kira setara dengan luas selembar kertas berukuran 11.55 cm x 10 cm. Dalam konteks yang lebih hidup, jika lingkaran tersebut adalah sebuah kue tart berdiameter 21 cm, maka potongan dengan sudut 120 derajat akan menghasilkan sepotong kue yang cukup besar (sepertiga kue, karena 120°/360° = 1/3) dengan luas permukaan atas sekitar 115.5 cm². Atau, jika ini adalah denah taman berbentuk lingkaran, maka area taman yang dialokasikan untuk kolam berbentuk juring tersebut adalah 115.5 meter persegi (dengan asumsi satuan meter).

Hubungan Proporsional Sudut dan Luas

Inti dari konsep luas juring adalah hubungan linear dan proporsionalnya dengan sudut pusat. Poin-poin berikut merangkum hubungan kunci tersebut:

  • Luas juring berbanding lurus dengan besar sudut pusat. Sudut yang membesar dua kali lipat akan menghasilkan luas juring dua kali lipat pula.
  • Perbandingan sudut pusat juring terhadap sudut lingkaran penuh (360°) sama dengan perbandingan luas juring terhadap luas lingkaran penuh.
  • Konsep ini memungkinkan kita menghitung salah satu variabel (luas, sudut, atau jari-jari) jika dua variabel lainnya diketahui, tanpa harus selalu menghitung luas penuh terlebih dahulu.

Variasi Soal dan Penerapan Konsep: Hitung Luas Juring Lingkaran Diameter 21 cm, Sudut Pusat 120°

Kehidupan soal tidak selalu serupa. Konsep luas juring sering diuji dalam berbagai bentuk pertanyaan dan diterapkan dalam situasi yang lebih kompleks daripada sekadar substitusi rumus.

BACA JUGA  Terjemahan Bahasa Inggris Shalat Subuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya

Contoh Soal Variatif

Misalnya, sebuah juring lingkaran memiliki luas 77 cm² dan sudut pusat 60 derajat. Berapakah panjang jari-jari lingkaran tersebut? Penyelesaiannya melibatkan pembalikan rumus: Lj = (θ/360°) × πr² → 77 = (60/360) × (22/7) × r² → 77 = (1/6) × (22/7) × r². Setelah dilakukan perhitungan aljabar, akan ditemukan nilai r² = 147, sehingga r = √147 ≈ 12.12 cm.

Menghitung luas juring lingkaran dengan diameter 21 cm dan sudut 120° itu sebenarnya simpel kalau paham rumusnya. Nah, dalam belajar matematika atau bahasa, kemampuan mengubah perspektif itu kunci. Misalnya, dalam tata bahasa, kita perlu terampil untuk Ubah Kalimat Berikut Menjadi Negatif dan Interogatif sebagai bentuk analisis yang kritis. Kembali ke lingkaran, setelah mengonversi diameter jadi jari-jari, perhitungan luas juring menjadi langkah logis yang menghasilkan angka pasti.

Penerapan dalam Luas Daerah Gabungan

Konsep juring sering menjadi bagian dari perhitungan luas daerah gabungan. Contohnya, menghitung luas daerah di antara dua lingkaran konsentris (annulus) yang dipotong oleh dua jari-jari, atau menghitung luas area yang dibentuk oleh gabungan sebuah segitiga sama kaki dan sebuah juring (sering disebut tembereng). Dalam kasus tersebut, luas juring dijumlahkan atau dikurangi dengan luas bangun datar lainnya untuk mendapatkan total area yang diminta.

Latihan Soal Cerita

Sebuah taman bermain akan dibuat dengan desain seperti jam dinding. Area bermain anak-anak direncanakan menempati wilayah “angka 1 hingga angka 4” pada jam tersebut, dengan pusat lingkaran di tengah jam. Jika jarak dari pusat ke tepi taman (jari-jari) adalah 15 meter, hitunglah luas area bermain anak-anak tersebut. (Petunjuk: Sudut dari angka 1 ke angka 4 pada jam adalah 90 derajat).

Soal ini menguji kemampuan untuk mengidentifikasi masalah nyata sebagai perhitungan luas juring, dengan terlebih dahulu menentukan sudut pusat yang relevan.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa menghitung luas juring adalah aplikasi langsung dari prinsip perbandingan yang elegan. Hasil perhitungan untuk juring berdiameter 21 cm dan sudut 120°, yaitu 115,5 cm², bukan sekadar angka mati. Nilai tersebut merepresentasikan sebuah area nyata, bisa jadi sepotong pizza, sebidang taman berbentuk lingkaran, atau bagian dari sebuah desain. Pemahaman konsep ini membuka jalan untuk menyelesaikan masalah geometri yang lebih kompleks, seperti menghitung luas daerah gabungan atau bidang tidak beraturan.

Informasi FAQ

Apa bedanya juring dengan tembereng?

Juring adalah wilayah yang dibatasi dua jari-jari dan sebuah busur, mirip potongan kue. Sementara tembereng adalah wilayah antara busur dan tali busur, bentuknya seperti bagian bulan sabit yang terpotong.

Bagaimana jika sudut pusatnya diberikan dalam radian, bukan derajat?

Rumus dasarnya tetap sama: (sudut pusat / sudut satu lingkaran) × luas lingkaran. Jika sudut dalam radian, bagi dengan 2π radian. Jika dalam derajat, bagi dengan 360°.

Apakah bisa menghitung jari-jari jika diketahui luas juring dan sudut pusatnya?

Tentu bisa. Dari rumus luas juring, Anda bisa balik mencari luas lingkaran penuh terlebih dahulu, lalu mencari jari-jari dari rumus luas lingkaran πr².

Dalam kehidupan sehari-hari, di mana konsep luas juring diterapkan?

Konsep ini banyak digunakan, seperti dalam perencanaan taman berbentuk sektor lingkaran, pembuatan desain arsitektur (atap kubah), perhitungan area lahan pertanian, hingga menentukan ukuran potongan material industri.

Leave a Comment