Strong: Arti Kosa Kata yang kita bahas ini ternyata jauh lebih dalam dari sekadar fisik berotot atau angkat besi, lho. Kata sederhana ini punya kekuatan magis untuk menggambarkan karakter, argumen, kopi, hingga peluang bisnis. Kalau kamu cuma pakai ‘strong’ untuk mendeskripsikan tubuh atlet, berarti kamu ketinggalan banyak sekali lapisan makna yang bikin percakapan atau tulisanmu jadi lebih hidup dan nendang.
Mari kita bedah bersama-sama. Dari makna dasarnya sebagai kata sifat, perbandingannya dengan kata-kata sejenis seperti ‘powerful’ atau ‘tough’, hingga idiom-idiom keren yang sering dipakai native speaker. Pemahaman yang tepat bakal bikin skill bahasamu naik level, bukan cuma kuat secara fisik tapi juga kuat di penyampaian ide. Siap-siap buat melihat kata ‘strong’ dari sudut pandang yang sama sekali baru.
Pemahaman Dasar ‘Strong’
Sebelum kita menyelam lebih dalam ke berbagai nuansa dan idiom, mari kita pahami dulu pondasinya. Kata ‘strong’ dalam bahasa Inggris, paling sederhananya, adalah kata sifat (adjective) yang menggambarkan kekuatan, ketahanan, atau intensitas. Ia adalah kata serba bisa yang bisa melekat pada benda fisik, karakter seseorang, hingga argumen dan rasa kopi. Intinya, ‘strong’ menandakan sesuatu yang tidak mudah patah, kalah, atau luntur.
Meski terlihat sederhana, pemilihan kata ‘strong’ dibanding sinonimnya seperti ‘powerful’ atau ‘tough’ punya rasa yang berbeda. Perbedaan halus inilah yang membuat bahasa menjadi kaya dan tepat sasaran.
Perbandingan ‘Strong’ dengan Sinonim Terdekat
Untuk melihat perbedaannya dengan lebih jelas, mari kita bandingkan dalam tabel berikut. Perhatikan bagaimana setiap kata memiliki fokus kekuatan yang sedikit berbeda.
| Kata | Fokus Utama | Konotasi/Konteks Khas | Contoh Objek |
|---|---|---|---|
| Strong | Kekuatan internal, ketahanan, intensitas. | Serba guna; bisa fisik, mental, rasa, atau material. | Angin, karakter, kopi, argumen, kain. |
| Powerful | Kapasitas untuk menghasilkan efek atau menguasai. | Kekuasaan, pengaruh, energi yang besar. | Mesin, pemimpin, negara, kata-kata. |
| Tough | Ketahanan terhadap tekanan atau kerusakan. | Kasar, kuat dalam menghadapi kesulitan. | Daging, kondisi hidup, pesaing, bahan kulit. |
| Durable | Kemampuan bertahan lama dari keausan. | Fungsionalitas dan umur panjang. | Barang elektronik, cat, sepatu, hubungan. |
Contoh Penggunaan ‘Strong’ dalam Berbagai Konteks
Kemampuan adaptif kata ‘strong’ terlihat dari penerapannya yang luas. Berikut beberapa contoh untuk memperjelas.
- Konteks Fisik: “The bridge is built with strong steel cables.” (Jembatan itu dibangun dengan kabel baja yang kuat.)
- Konteks Karakter: “She showed a strong will during her recovery.” (Dia menunjukkan kemauan yang kuat selama masa pemulihannya.)
- Konteks Argumen: “The lawyer presented a strong case with undeniable evidence.” (Pengacara itu menyampaikan kasus yang kuat dengan bukti yang tak terbantahkan.)
Nuansa Makna dan Konteks Penggunaan
Source: tstatic.net
Keasyikan kata ‘strong’ justru terletak pada kemampuannya berubah warna tergantung kata yang diikutinya. Maknanya bisa sangat literal, bisa juga sangat metaforis. Memahami nuansa ini adalah kunci untuk menggunakan kata ini dengan presisi, bukan sekadar sebagai pengganti umum untuk “hebat”.
Lima Konteks Berbeda untuk ‘Strong’
Dalam percakapan sehari-hari, ‘strong’ muncul dalam berbagai situasi. Berikut adalah beberapa konteks umum dan makna yang dibawanya.
- Kopi (Strong coffee): Mengacu pada rasa yang pekat, intens, dan tinggi kadar kafeinnya.
- Bahasa (Strong language): Mengindikasikan penggunaan kata-kata yang kasar, makian, atau ekspresi yang tajam dan penuh emosi.
- Kemauan (Strong will): Menunjukkan keteguhan hati, determinasi, dan tekad yang tidak mudah goyah oleh rintangan.
- Peluang (Strong possibility): Menyiratkan kemungkinan yang sangat besar atau tinggi untuk terjadi, mendekati kepastian.
- Bau (Strong smell): Menggambarkan aroma atau bau yang sangat tajam, menyengat, dan mudah terdeteksi.
Perbedaan antara “Strong Opinion” dan “Strong Evidence”
Dua frasa ini sering muncul bersama, tetapi maknanya bertolak belakang. Memahami perbedaannya sangat penting, terutama dalam diskusi kritis.
Strong Opinion adalah pendapat yang dipegang dengan sangat teguh dan penuh keyakinan oleh seseorang. Kekuatannya berasal dari subjektivitas dan intensitas keyakinan pembicara. Namun, opini yang kuat belum tentu didukung oleh fakta yang kuat. Sementara itu, Strong Evidence merujuk pada bukti yang solid, dapat diandalkan, dan memberikan dukungan yang kokoh untuk suatu klaim. Kekuatannya terletak pada objektivitas, validitas, dan kemampuannya untuk bertahan dari pemeriksaan.
Singkatnya, ‘strong’ dalam opini ada di orangnya, sedangkan ‘strong’ dalam bukti ada di datanya.
Ekspresi Idiomatik dan Frasa
Bahasa Inggris sering memaketkan makna ‘strong’ ke dalam frasa dan idiom yang sudah jadi. Ungkapan-ungkapan ini tidak bisa diterjemahkan kata per kata, karena mereka membawa makna kultural dan kiasan yang khas. Menguasainya akan membuat bahasa Inggrismu terdengar lebih alami dan berwarna.
Kata ‘strong’ bukan cuma soal fisik, tapi juga tentang ketahanan sebuah konsep. Nah, bicara ketahanan, salah satu ujian terberat suatu negara adalah mengelola jumlah penduduknya yang fluktuatif. Untuk memahami solusi praktisnya, simak ulasan tentang 5 cara mengatasi penduduk berlebihan dan berkurangan yang bisa jadi bahan refleksi. Pada akhirnya, pemahaman mendalam seperti inilah yang membuat wawasan kita benar-benar strong dan kontekstual.
Frasa dan Idiom Umum dengan Kata ‘Strong’
Beberapa frasa ini mungkin sudah sering kamu dengar di film atau lagu. Mari kita urai satu per satu.
| Frasa/Idiom | Arti Harfiah | Makna Kiasan | Contoh Kalimat |
|---|---|---|---|
| Strong suit | Setelan yang kuat. | Bidang keahlian atau kekuatan utama seseorang. | Public speaking is not my strong suit; I prefer writing. |
| Strong-willed | Berkemauan kuat. | Sangat teguh pendirian dan sulit dipengaruhi. | She’s a strong-willed child who knows what she wants. |
| Going strong | Berjalan kuat. | Terus berlanjut dengan sukses atau penuh energi, sering untuk sesuatu yang sudah lama. | Their marriage is still going strong after 40 years. |
| A strong stomach | Perut yang kuat. | Kemampuan untuk melihat, mendengar, atau mengalami hal-hal mengerikan/menjijikkan tanpa merasa mual atau terganggu. | You need a strong stomach to watch that medical documentary. |
| Strong silent type | Tipe pendiam yang kuat. | Seseorang (biasanya pria) yang tidak banyak bicara tetapi dipandang memiliki karakter yang tegas, dapat diandalkan, dan penuh ketenangan. | He’s the strong silent type, but his actions always speak louder than words. |
Lawan Kata dan Spektrum Makna
Memahami sebuah kata seringkali menjadi lebih jelas ketika kita melihat lawan katanya. Dengan mengetahui apa yang bukan ‘strong’, kita bisa lebih tepat lagi menangkap esensinya. Selain itu, kekuatan bukanlah kondisi hitam-putih; ada spektrum atau gradasi yang menarik untuk dijelajahi.
Antonim ‘Strong’ dan Perbedaannya
Beberapa antonim umum untuk ‘strong’ adalah ‘weak’, ‘fragile’, dan ‘feeble’. Meski sama-sama bermakna lemah, masing-masing punya rasa yang unik. ‘Weak’ adalah lawan kata langsung yang paling umum, menandakan kurangnya kekuatan. ‘Fragile’ menekankan pada kelemahan terhadap benturan atau tekanan, mudah pecah atau rusak. Sementara ‘feeble’ menggambarkan kelemahan yang menyedihkan, sering karena usia atau sakit, yang menimbulkan rasa kasihan.
Spektrum Kekuatan dari Lemah ke Kuat
Bayangkan kekuatan sebagai sebuah garis kontinu. Berikut adalah gradasi dari yang paling lemah hingga paling kuat, yang bisa diterapkan pada fisik, argumen, atau bahan.
- Feeble / Frail: Sangat lemah, nyaris tidak berdaya, mudah patah atau runtuh. (Contoh: suara yang terdengar sayup, struktur kayu yang lapuk).
- Weak: Kurang memiliki kekuatan yang memadai, tidak cukup kuat untuk menahan beban atau tekanan. (Contoh: argumen yang tidak didukung data, sinyal WiFi yang lemah).
- Moderate / Fair: Memiliki kekuatan yang cukup, standar, tidak lemah tetapi juga tidak luar biasa. (Contoh: angin sepoi-sepoi, kemungkinan hujan 50%).
- Strong: Memiliki kekuatan, ketahanan, atau intensitas yang signifikan dan dapat diandalkan. (Contoh: karakter yang teguh, kopi kental, bukti yang meyakinkan).
- Powerful / Unbreakable: Memiliki kekuatan yang sangat besar, mendominasi, atau hampir mustahil untuk dipecahkan/dikalahkan. (Contoh: mesin berdaya tinggi, tekad baja, ikatan yang sangat kokoh).
Strong dan Weak dari Sudut Pandang Berbeda, Strong: Arti Kosa Kata
Sebuah benda atau sifat bisa disebut ‘strong’ dan ‘weak’ secara bersamaan, tergantung sudut pandang dan parameter yang digunakan. Kaca, misalnya, adalah material yang strong jika diukur dari kekuatan tekanannya (compressive strength); ia sangat tahan terhadap tekanan yang mendorong ke dalam. Namun, di saat yang sama, kaca sangat weak atau fragile terhadap benturan atau tekanan yang tidak merata (tensile strength); ia mudah pecah jika dipukul atau ditarik.
Jadi, konteks dan definisi “kekuatan” apa yang sedang dibicarakan sangatlah menentukan.
Penerapan dalam Konteks Kalimat
Teori sudah kita bahas. Sekarang, mari kita lihat bagaimana kata ‘strong’ hidup dan bernapas dalam berbagai kalimat. Dengan menganalisis peran gramatikalnya, kita bisa memastikan penggunaannya tidak hanya tepat makna, tetapi juga tepat struktur.
Lima Kalimat Demonstratif dengan Analisis Gramatikal
- Kalimat 1: “She has a strong aversion to injustice.” (Dia memiliki ketidaksukaan yang kuat terhadap ketidakadilan.)
Analisis: ‘Strong’ berfungsi sebagai adjective yang memodifikasi kata benda ‘aversion’, menggambarkan intensitas perasaan tersebut.
- Kalimat 2: “The strongbox was hidden behind the painting.” (Kotak besi penyimpanan itu disembunyikan di balik lukisan.)
Analisis: ‘Strong’ di sini adalah bagian dari compound noun ‘strongbox’. Ia tidak berdiri sendiri sebagai kata sifat, tetapi membentuk satu unit makna baru untuk sebuah benda.
- Kalimat 3: “The cheese left a strong aftertaste.” (Keju itu meninggalkan aftertaste yang kuat.)
Analisis: ‘Strong’ kembali berperan sebagai adjective yang memodifikasi kata benda ‘aftertaste’, menjelaskan intensitas sensasi rasa yang tertinggal.
- Kalimat 4: “He felt a strong urge to speak up.” (Dia merasakan dorongan yang kuat untuk angkat bicara.)
Analisis: ‘Strong’ sebagai adjective memodifikasi kata benda ‘urge’, menunjukkan kekuatan dari dorongan atau keinginan internal tersebut.
- Kalimat 5: “They built a strong case for environmental reform.” (Mereka membangun kasus yang kuat untuk reformasi lingkungan.)
Analisis: ‘Strong’ adalah adjective yang memodifikasi ‘case’, menggambarkan kokohnya argumentasi dan bukti yang disusun.
Ilustrasi: Saat Kekuatan Karakter Diuji
Bayangkan sebuah ruang rapat yang penuh dengan tekanan. Udara terasa berat oleh tatapan skeptis dari sekitar meja. Seorang manajer junior, wajahnya masih terlihat muda, berdiri di depan presentasinya. Proposalnya yang radikal baru saja dihujani kritik pedas oleh senior-senior yang sudah mapan. Pipinya memerah, dan untuk sesaat, tangannya yang memegang pointer terlihat gemetar hampir tak kasat mata.
Inilah momen itu. Kekuatan karakternya— strong character yang selama ini hanya tercantum di review kinerja—sedang diuji di medan yang sesungguhnya. Lalu, dia menarik napas dalam, menatap langsung ke mata para penentangnya, dan suaranya keluar tidak lagi ragu, tetapi jelas dan terukur, menjawab setiap poin kritik dengan data tambahan yang dia siapkan sebagai antisipasi. Gemetar itu hilang, digantikan oleh keteguhan. Kekuatan yang sesungguhnya bukan tentang tidak pernah goyah, tetapi tentang kemampuan untuk menemukan kembali pijakan tepat ketika dunia berusaha menggoyangmu.
Penguatan Pemahaman melalui Perbandingan: Strong: Arti Kosa Kata
Untuk mengunci pemahaman, terkadang kita perlu melihat sebuah kata dari berbagai sudut sekaligus. Perbandingan lintas konteks ini akan menunjukkan betapa dinamisnya kata ‘strong’ dan membantu kita memilih kata yang paling tepat untuk setiap situasi.
Perbandingan ‘Strong’ dalam Berbagai Konteks
| Konteks | Contoh Objek | Makna ‘Strong’ di Sini | Sinonim yang Mungkin |
|---|---|---|---|
| Manusia (Fisik) | Atlet, tukang angkat besi. | Memiliki otot yang berkembang, mampu mengangkat beban besar. | Powerful, muscular. |
| Manusia (Mental) | Penyintas, pemimpin. | Memiliki ketahanan emosional, tekad baja, tidak mudah menyerah. | Resilient, determined, tough-minded. |
| Bahan/Material | Baja, tali, kain denim. | Tahan lama, tidak mudah patah, robek, atau berubah bentuk. | Durable, tough, sturdy. |
| Rasa | Kopi, keju, parfum. | Memiliki intensitas tinggi, pekat, mudah terdeteksi oleh indera. | Intense, potent, bold. |
| Keyakinan & Argumen | Iman, bukti, opini. | Kokoh, didukung dasar yang solid, sulit digoyahkan. | Convincing, solid, firm. |
Tips Memilih Kata yang Tepat
- Pertimbangkan Fokusnya: Apakah fokusnya pada kekuatan internal ( strong), pada kapasitas mempengaruhi ( powerful), atau pada ketahanan menghadapi gesekan ( tough)?
- Dengarkan Konotasinya: ‘Powerful’ terasa lebih formal dan berwibawa. ‘Tough’ terasa lebih kasar dan duniawi. ‘Strong’ berada di tengah, lebih netral dan fleksibel.
- Perhatikan Pasangan Katanya: Beberapa kata sudah punya pasangan tetap. Kita bilang “strong coffee” bukan “powerful coffee”. Kita bilang “powerful engine” bukan “strong engine” (meski bisa dimengerti). Ikuti pola yang umum.
- Uji dengan Penggantian: Coba ganti ‘strong’ dengan sinonimnya. Jika makna kalimat menjadi aneh atau berubah, berarti ‘strong’ adalah pilihan yang lebih tepat.
Latihan Singkat: Pilihan Ganda
Pilih penggunaan kata ‘strong’ yang paling tepat dalam kalimat berikut.
Setelah melalui pelatihan yang intensif, tim tersebut kini memiliki _______ yang sulit untuk dikalahkan oleh lawan.
Kata “strong” itu lebih dari sekadar kuat, lho. Maknanya bisa kokoh, meyakinkan, bahkan berkarakter. Nah, bicara soal karakter kuat, kita bisa belajar dari sosok seperti Pencipta Lagu Indonesia Raya dan Asalnya , yang menunjukkan kekuatan tekad dalam sebuah karya monumental. Jadi, memahami arti “strong” jadi lebih dalam ketika kita melihatnya dalam konteks nyata seperti itu.
- A. strong bond
- B. strong defense
- C. strong coffee
- D. strong smell
Jawaban yang tepat adalah B. strong defense. Konteks kalimat adalah tentang tim olahraga atau kompetisi yang setelah berlatih, memiliki pertahanan yang kokoh. Pilihan A (strong bond) lebih mengarah pada hubungan emosional, C dan D jelas tidak relevan dengan konteks tim dan pertandingan.
Ulasan Penutup
Jadi, gimana? Ternyata menjelajahi arti ‘strong’ itu seru juga, ya? Kata ini ibarat karakter utama dalam cerita yang punya banyak sisi. Bisa jadi pahlawan, bisa juga punya kelemahan tersembunyi. Intinya, jangan lagi pakai kata ini secara sembarangan.
Pahami nuansanya, rasakan konteksnya, dan pilih dengan bijak kapan harus pakai ‘strong’, ‘tough’, atau ‘powerful’. Dengan begitu, setiap kalimat yang kamu ucapkan atau tulis akan punya kekuatan yang tepat sasaran.
Panduan Tanya Jawab
Apakah “strong” bisa digunakan untuk mendeskripsikan bau atau aroma?
Bisa sekali. Dalam konteks ini, “strong” berarti aroma atau bau yang sangat tajam, intens, dan mudah tercium, seperti “strong smell of coffee” atau “strong perfume”.
Manakah yang lebih tepat, “strong rain” atau “heavy rain”?
“Heavy rain” lebih tepat dan umum. “Strong” untuk cuaca lebih sering dipakai untuk angin (“strong wind”). Pemilihan kata ini menunjukkan pentingnya konteks dan collocation (pasangan kata yang lazim).
Apa perbedaan utama antara “strong will” dan “strong-willed”?
“Strong will” adalah frasa noun (kemauan keras), sedangkan “strong-willed” adalah adjective (bersifat berkemauan keras). Contoh: “She has a strong will” vs “She is a strong-willed person”.
Apakah ada kata “strong” dalam bentuk verb (kata kerja)?
Tidak. “Strong” adalah adjective (kata sifat). Kata kerjanya adalah “strengthen” yang berarti memperkuat atau menguatkan.
Bagaimana cara membedakan penggunaan “strong” untuk karakter dan untuk argumen?
Untuk karakter, “strong” berarti tabah, teguh, atau tangguh secara mental/emosi. Untuk argumen, “strong” berarti solid, berdasar, dan sulit dibantah. Konteks kalimat biasanya yang menentukan.