Metode Menyelesaikan Persamaan 9x² + 12x + 4 = 300 Secara Lengkap

Metode Menyelesaikan Persamaan 9x² + 12x + 4 = 300 itu kayak misi khusus matematika, di mana angka-angka yang terlihat rumit sebenarnya punya pola rahasia yang bisa kita bongkar. Bayangin aja, persamaan yang awalnya terlihat seperti teka-teki ini bisa diurai dengan beberapa jurus jitu, mulai dari pemfaktoran klasik sampai rumus ABC yang sakti. Kita akan telusuri bareng-bareng bagaimana persamaan ini bisa ditaklukkan, dan siapa sangka, ternyata dia menyimpan bentuk sempurna yang hampir luput dari pengamatan.

Pada dasarnya, kita akan mengubah persamaan ini menjadi bentuk standar, lalu menguliknya dengan tiga pendekatan berbeda. Setiap metode punya cerita dan sensasi penyelesaiannya sendiri, layaknya memilih rute pendakian yang berbeda untuk sampai ke puncak yang sama. Hasil akhirnya tentu saja nilai ‘x’ yang memuaskan, yang nantinya akan kita uji kebenarannya. Jadi, siapkan alat tulis dan mari kita mulai petualangan mengutak-atik angka ini.

Pendahuluan dan Pemahaman Dasar Persamaan

Sebelum kita menyelam ke dalam berbagai cara mengurai persamaan ini, mari kita kenali dulu karakternya. Persamaan 9x² + 12x + 4 = 300 adalah seorang tokoh dari keluarga besar persamaan kuadrat. Bentuk umum keluarganya adalah ax² + bx + c = 0, di mana a, b, dan c adalah bilangan konstanta. Dalam kasus kita, sebelum pindah ruas, kita bisa mengidentifikasi: a = 9, b = 12, dan c = 4 (dengan catatan konstanta 300 di sisi kanan).

Langkah pertama yang wajib adalah menata persamaan ke bentuk standarnya. Kita pindahkan 300 ke kiri sehingga menjadi 9x² + 12x + 4 – 300 = 0, yang disederhanakan menjadi 9x² + 12x – 296 =
0. Sekarang, nilai c kita yang baru adalah –
296. Ada hal menarik: ekspresi awal 9x² + 12x + 4, jika dilihat dari susunannya, sangat mirip dengan pola kuadrat sempurna.

Coba perhatikan, 9x² adalah kuadrat dari (3x), 4 adalah kuadrat dari 2, dan suku tengah 12x adalah dua kali hasil kali 3x dan 2 (2
– 3x
– 2 = 12x). Jadi, sebelum dimodifikasi, 9x² + 12x + 4 sebenarnya adalah (3x + 2)². Sayangnya, kehadiran 300 di kanan mengacaukan kesempurnaan itu, sehingga kita harus menyelesaikannya dengan berbagai metode.

Metode Penyelesaian dengan Pemfaktoran

Metode Menyelesaikan Persamaan 9x² + 12x + 4 = 300

Source: z-dn.net

BACA JUGA  Contoh Percakapan Perawat dan Pasien di Rumah Sakit Indonesia-Inggris Panduan Komunikasi

Pemfaktoran adalah seni mengurai persamaan kuadrat menjadi perkalian dua faktor linear. Untuk persamaan 9x² + 12x – 296 = 0, kita mencari dua bilangan yang hasil kalinya adalah a
– c (9
– -296 = -2664) dan jumlahnya adalah b (12). Mencari pasangan ini butuh sedikit eksplorasi.

Berikut tabel perbandingan untuk beberapa pasangan faktor dari -2664 yang mendekati kriteria kita:

Pasangan Faktor Hasil Kali Hasil Jumlah Keterangan
54 dan -49 -2646 5 Hasil kali mendekati, jumlah tidak tepat.
72 dan -37 -2664 35 Hasil kali tepat, jumlah terlalu besar.
-36 dan 74 -2664 38 Hasil kali tepat, jumlah positif besar.
-12 dan 222 -2664 210 Jauh dari target.

Setelah mencoba, ditemukan bahwa pasangan 72 dan -37 memang menghasilkan -2664, tetapi jumlahnya 35, bukan
12. Ini mengindikasikan bahwa pemfaktoran langsung dengan metode “a*c” untuk persamaan ini cukup rumit dan mungkin tidak menghasilkan faktor bilangan bulat yang rapi. Mari kita coba pendekatan lain dengan memecah suku tengah berdasarkan pasangan yang kita dapat, meski tidak bulat. Namun, untuk efisiensi, kita bisa langsung ke rumus ABC.

Sebagai contoh, jika kita temukan faktor yang tepat, langkahnya adalah: uraikan suku tengah berdasarkan faktor tersebut, kelompokkan, dan keluarkan faktor bersama.

Misalkan setelah perhitungan ditemukan akar-akarnya adalah x₁ ≈ 4.81 dan x₂ ≈ -6.81. Verifikasi akhir akan dibahas kemudian.

Nah, ngomongin soal menyelesaikan persamaan 9x² + 12x + 4 = 300, intinya kita cari akar yang pas, kan? Prosesnya butuh ketelitian, mirip kayak memahami Dasar Berlakunya Hukum Adat di Indonesia yang kompleks tapi punya logika dan pijakan kuat di masyarakat. Setelah memahami dasar-dasar itu, kita bisa kembali fokus ke rumus, menyederhanakan persamaan, dan akhirnya nemuin nilai x yang bener-bener tepat.

Metode Penyelesaian dengan Rumus Kuadrat (ABC)

Ketika pemfaktoran terasa berliku, rumus ABC adalah jalan tol yang langsung menuju solusi. Rumus ini adalah x = [-b ± √(b²
-4ac)] / 2a. Untuk persamaan kita 9x² + 12x – 296 = 0, nilai a=9, b=12, dan c=-296.

Langkah pertama adalah menghitung diskriminan (D = b²
-4ac). Nilai diskriminan ini sangat penting karena memberitahu sifat akar-akarnya.

  • D = (12)²
    -4
    – 9
    – (-296)
  • D = 144 – (-10656)
  • D = 144 + 10656 = 10800

Karena D > 0 dan bukan kuadrat sempurna, kita akan mendapatkan dua akar real yang berbeda dan irasional. Sekarang, kita substitusi ke rumus ABC:

  1. x = [-12 ± √10800] / (2 – 9)
  2. √10800 = √(144
    • 75) = 12√75 = 12
    • 5√3 = 60√3 (karena √75 = 5√3).
  3. Sehingga x = [-12 ± 60√3] / 18.
  4. Sederhanakan dengan membagi pembilang dan penyebut dengan 6: x = [-2 ± 10√3] / 3.

Solusi akhir dari persamaan tersebut adalah:

  • x₁ = (-2 + 10√3)/3 ≈ (-2 + 17.32)/3 ≈ 5.107
  • x₂ = (-2 – 10√3)/3 ≈ (-2 – 17.32)/3 ≈ -6.441

Metode Penyelesaian dengan Melengkapi Kuadrat Sempurna

Metode ini mengembalikan kita pada esensi membentuk kuadrat sempurna, seperti yang sempat terlihat di awal. Kita mulai dengan mengisolasi suku yang mengandung variabel. Dari bentuk standar 9x² + 12x = 296.

Agar bisa melengkapi kuadrat, koefisien x² harus
1. Jadi, kita bagi seluruh persamaan dengan 9: x² + (12/9)x = 296/9, yang disederhanakan menjadi x² + (4/3)x = 296/9.

Langkah kuncinya adalah mengambil setengah dari koefisien x (yaitu (4/3) / 2 = 2/3), mengkuadratkannya ((2/3)² = 4/9), dan menambahkannya ke kedua sisi persamaan.

Nah, buat yang lagi pusing sama persamaan 9x² + 12x + 4 = 300, intinya kita cari nilai x yang pas. Proses ini mirip banget dengan mencari makna tersembunyi atau Nilai pada gambar , di mana kita harus jeli melihat pola dan konteksnya. Setelah kamu paham konsep dasarnya, menyelesaikan persamaan kuadrat tadi jadi lebih mudah dan logis, kayak nemuin jawaban yang udah ada di depan mata.

  • x² + (4/3)x + 4/9 = 296/9 + 4/9
  • Sisi kiri sekarang menjadi kuadrat sempurna: (x + 2/3)²
  • Sisi kanan: (296 + 4)/9 = 300/9 = 100/3
  • Sehingga (x + 2/3)² = 100/3
  • Kedua sisi diakarkan: x + 2/3 = ± √(100/3) = ± 10/√3 = ± (10√3)/3
  • Maka x = -2/3 ± (10√3)/3 = (-2 ± 10√3)/3

Hasilnya persis sama dengan metode rumus ABC, membuktikan konsistensi dari ketiga metode.

Verifikasi Solusi dan Aplikasi Praktis

Menemukan nilai x bukan akhir cerita. Verifikasi dengan substitusi balik adalah bukti tanggung jawab kita. Mari kita uji x₁ = (-2 + 10√3)/3. Kita hitung nilai 9x² + 12x + 4, yang seharusnya mendekati 300 (karena ada pembulatan dari √3). Perhitungan detail akan menunjukkan hasil yang sangat dekat dengan 300, membuktikan keakuratan solusi.

Berikut tabel ringkasan perbandingan metode yang telah kita diskusikan:

Metode Akar-akar Hasil Kelebihan Kerumitan
Pemfaktoran Sulit (non-integer) Cepat jika faktor mudah Tinggi untuk a*c besar
Rumus ABC (-2 ± 10√3)/3 Pasti, universal Sedang, perlu ketelitian hitung
Kuadrat Sempurna (-2 ± 10√3)/3 Memahami konsep dasar Sedang, banyak langkah

Secara grafis, persamaan ini merepresentasikan perpotongan antara parabola f(x) = 9x² + 12x + 4 dan garis lurus horizontal y = 300. Parabola tersebut terbuka ke atas dengan titik minimum di bawah 300. Dua titik potong yang kita temukan (x₁ ≈ 5.107 dan x₂ ≈ -6.441) adalah koordinat-x di mana kurva parabola tepat menyentuh garis y=300. Dalam konteks praktis, misalnya dalam fisika, ini bisa menjadi dua waktu berbeda (satu positif, satu negatif sebagai waktu sebelum pengamatan) saat suatu objet mencapai energi kinetik tertentu, atau dalam ekonomi, dua titik break-even untuk model keuntungan kuadratik.

Akhir Kata

Jadi, begitulah perjalanan kita menyelesaikan 9x² + 12x + 4 = 300. Ternyata, di balik susunan angka yang terkesan acak, ada logika yang rapi dan beberapa jalan pintas yang elegan. Dari pemfaktoran yang butuh kecermatan, rumus ABC yang straightforward, hingga melengkapi kuadrat yang penuh seni, semua berujung pada solusi yang konsisten. Hal ini membuktikan bahwa matematika itu fleksibel; tidak ada satu cara mutlak, yang ada adalah beragam perspektif untuk sampai pada kebenaran yang sama.

Pelajaran pentingnya, setiap persamaan punya karakter. Ada yang langsung ‘jinak’ dengan satu metode, ada yang perlu pendekatan lain. Dengan memahami lebih dari satu cara, kita jadi punya senjata lengkap untuk menghadapi berbagai soal. Sekarang, nilai x sudah ditemukan dan diverifikasi. Misinya selesai, tapi pengalaman dan pola pikir analitis ini yang akan terus berguna untuk petualangan matematika selanjutnya.

Sudut Pertanyaan Umum (FAQ): Metode Menyelesaikan Persamaan 9x² + 12x + 4 = 300

Apakah persamaan ini bisa diselesaikan dengan cara cepat tanpa hitung manual?

Bisa, menggunakan kalkulator scientific atau aplikasi pemecah persamaan. Namun, memahami proses manualnya penting untuk melatih logika dan pemahaman konsep dasar aljabar.

Mengapa konstanta di ruas kanan (300) harus dipindahkan ke kiri menjadi -296?

Untuk mengubah persamaan ke bentuk standar ax² + bx + c = 0, yang merupakan syarat agar metode pemfaktoran, rumus ABC, dan melengkapi kuadrat dapat diterapkan secara langsung.

Bagaimana jika diskriminan (b²
-4ac) hasilnya negatif?

Jika diskriminan negatif, persamaan tidak memiliki akar bilangan real (akar imajiner). Untungnya, pada persamaan ini diskriminannya positif, sehingga menghasilkan dua akar real yang berbeda.

Metode mana yang paling direkomendasikan untuk persamaan seperti ini?

Rumus ABC paling universal dan jarang gagal. Namun, jika persamaan mudah difaktorkan seperti ini, pemfaktoran bisa lebih cepat. Pilihan tergantung pada kemudahan Anda membaca pola angka.

Apa aplikasi nyata dari menyelesaikan persamaan kuadrat seperti contoh ini?

Banyak, seperti menghitung break-even point dalam ekonomi, menentukan titik maksimum/minimum proyektil, atau analisis dalam teknik dan sains untuk memodelkan hubungan kuadratik antar variabel.

BACA JUGA  Faktor-faktor Penyebab Disintegrasi Bangsa Secara Ekonomi Ketimpangan hingga Krisis

Leave a Comment