Bentuk kuadrat sempurna dari x^2 – 6x + 8 = 0 adalah (x-3)^2-1

Bentuk kuadrat sempurna dari x^2 – 6x + 8 = 0 adalah. Pertanyaan ini mungkin pernah bikin kamu mengernyit dahi di kelas matematika, seolah sedang memecahkan teka-teki yang tersembunyi di balik angka dan huruf. Tapi percayalah, proses menemukan bentuk sempurnanya itu seperti menyusun puzzle—semua bagian punya tempatnya sendiri, dan ketika sudah ketemu, rasanya puas banget. Kita akan mengupasnya bareng-bareng, dari konsep yang terlihat rumit jadi sesuatu yang bisa dipahami dengan logika sederhana.

Pada dasarnya, melengkapi kuadrat sempurna adalah sebuah trik aljabar yang elegan untuk mengubah persamaan kuadrat biasa menjadi bentuk yang lebih mudah diolah. Dengan teknik ini, kita bisa mengungkap ‘wajah asli’ persamaan, melihat titik puncaknya dengan jelas, dan tentu saja, menemukan akar-akarnya tanpa harus bergantung pada rumus abc. Mari kita telusuri langkah demi langkah bagaimana x^2 – 6x + 8 berubah wujud menjadi sesuatu yang lebih rapi dan penuh makna.

Pengertian dan Konsep Dasar Bentuk Kuadrat Sempurna

Sebelum kita masuk ke dalam perhitungan, mari kita pahami dulu apa itu bentuk kuadrat sempurna. Dalam aljabar, bentuk ini adalah salah satu cara menulis ulang persamaan kuadrat agar lebih mudah dianalisis, terutama untuk mencari akar-akar atau titik puncak grafiknya. Secara sederhana, bentuk kuadrat sempurna mengekspresikan persamaan kuadrat sebagai hasil kuadrat dari suatu binomial, dikurangi atau ditambah suatu konstanta. Bentuk umumnya adalah a(x - p)² + q = 0, di mana (x - p)² adalah bagian kuadrat sempurnanya.

Bentuk ini sangat powerful karena langsung menunjukkan titik puncak parabola (p, q) dan memudahkan penyelesaian akar dengan hanya memindahkan konstanta dan menarik akar kuadrat. Untuk melihat perbedaannya dengan bentuk umum, perhatikan tabel berikut.

BACA JUGA  Tuliskan Hasil Operasi Perpangkatan Berikut Ini a -8 x 2^6 b 5^4 x 50 c 16/2^4 d 98?7^3
Aspect Bentuk Umum Bentuk Kuadrat Sempurna Keuntungan
Format ax² + bx + c = 0 a(x – p)² + q = 0 Struktur lebih rapi dan informatif.
Informasi Visual Koefisien dan konstanta terpisah. Langsung menunjukkan titik puncak (p, q). Mudah menggambar grafik.
Penyelesaian Akar Perlu rumus ABC atau faktorisasi. Langsung dengan mengakarkan binomial. Langkah lebih sistematis dan intuitif.
Contoh x² – 6x + 8 = 0 (x – 3)² – 1 = 0 Terlihat pergeseran dari grafik dasar y = x².

Contoh lain persamaan yang sudah langsung dalam bentuk kuadrat sempurna adalah (x + 5)²
-4 = 0
atau 2(x - 1)² + 3 = 0. Kamu bisa melihat pola binomial kuadrat yang sudah jelas terpisah dari konstanta lainnya.

Metode Melengkapkan Kuadrat Sempurna

Nah, bagaimana caranya mengubah si bentuk umum yang berantakan itu menjadi bentuk yang rapi dan sempurna? Proses ini disebut “melengkapkan kuadrat sempurna”. Tenang, langkah-langkahnya sistematis dan bisa kamu ikuti dengan mudah. Prinsip dasarnya adalah kita memanipulasi persamaan untuk menciptakan suku berbentuk (x - p)² dari suku dan bx.

Langkah-langkah Sistematis Melengkapkan Kuadrat

Bentuk kuadrat sempurna dari x^2 - 6x + 8 = 0 adalah.

Source: co.id

Berikut adalah prosedur standar yang bisa kamu terapkan pada hampir semua persamaan kuadrat. Pertama, pastikan koefisien adalah 1. Jika bukan, bagi seluruh persamaan dengan koefisien tersebut. Kedua, pindahkan konstanta c ke ruas kanan persamaan. Ketiga, ambil koefisien dari x (sebut saja b), bagi dengan 2, lalu kuadratkan hasilnya.

Nilai inilah yang akan kita tambahkan di kedua ruas. Keempat, faktorkan ruas kiri menjadi bentuk kuadrat sempurna, dan sederhanakan ruas kanan.

Demonstrasi pada Persamaan x² – 6x + 8 = 0

Mari kita praktekkan langkah-langkah di atas pada persamaan yang menjadi fokus kita. Kita akan mengubah
-6x + 8 = 0
menjadi bentuk kuadrat sempurna. Proses detailnya dapat diikuti dalam tabel berikut untuk memudahkan pemahaman.

Tahap Persamaan Langkah Manipulasi Keterangan
Awal x² – 6x + 8 = 0 Bentuk umum awal.
1. Pisahkan Konstanta

6x = -8

Kurangi 8 di kedua ruas. Konstanta dipindah ke kanan.
2. Cari Konstanta Penambah Koefisien x = -6 (-6/2)² = (-3)² = 9 Nilai ini akan ditambahkan.
3. Tambah di Kedua Ruas

6x + 9 = -8 + 9

Menjaga keseimbangan persamaan. Ruas kiri siap difaktorkan.
4. Faktorkan & Sederhanakan (x – 3)² = 1

6x + 9 = (x-3)².

Bentuk kuadrat sempurna telah diperoleh.

Dari sini, kita sudah berhasil mentransformasi persamaan awal menjadi bentuk yang lebih elegan, yaitu (x - 3)² = 1. Atau, jika ditulis sesuai format baku, menjadi (x - 3)²
-1 = 0
.

Penyelesaian Akar-Akar Persamaan

Setelah persamaan berada dalam bentuk kuadrat sempurna, mencari akar-akarnya menjadi pekerjaan yang sangat mudah. Kita tidak lagi memerlukan rumus kuadrat (ABC) yang panjang. Logikanya sederhana: jika ada sesuatu yang kuadratnya sama dengan suatu bilangan, maka sesuatu itu adalah akar kuadrat positif atau negatif dari bilangan tersebut.

Menentukan Nilai x dari (x – 3)² – 1 = 0

Kita mulai dari bentuk akhir kita: (x - 3)² = 1. Untuk menghilangkan kuadrat, kita tarik akar kuadrat di kedua ruas. Ingat, ketika menarik akar kuadrat, kita harus mempertimbangkan dua kemungkinan: positif dan negatif.

√[(x – 3)²] = ±√1
Ini menghasilkan: x – 3 = 1 atau x – 3 = -1

Dari dua persamaan linear sederhana ini, kita bisa langsung menyelesaikan nilai x dengan memindahkan konstanta -3 ke ruas kanan.

Daftar Solusi Akar-Akar

Berikut adalah kedua nilai x yang memenuhi persamaan kuadrat awal kita:

  • x₁ = 4, diperoleh dari x – 3 = 1 → x = 3 + 1.
  • x₂ = 2, diperoleh dari x – 3 = -1 → x = 3 – 1.

Jadi, akar-akar dari persamaan
-6x + 8 = 0
adalah x = 4 dan x = 2. Cukup simpel, bukan?

Verifikasi dan Pengecekan Kembali: Bentuk Kuadrat Sempurna Dari X^2 – 6x + 8 = 0 Adalah.

Dalam matematika, penting untuk memastikan bahwa pekerjaan kita sudah benar. Verifikasi adalah langkah yang tidak boleh dilewatkan. Untuk mengecek apakah bentuk kuadrat sempurna kita benar, kita bisa mengembalikannya ke bentuk umum awal dengan cara mengembangkan (mengkuadratkan) binomialnya.

Mengembalikan (x – 3)²

Nah, kalau kamu udah paham cara mencari bentuk kuadrat sempurna dari x² – 6x + 8 = 0, berarti logika aljabar-mu sudah oke. Keterampilan itu bisa banget dipakai untuk mengurai pola lain, kayak saat kamu lagi berurusan dengan Dari suatu barisan aritmetika diketahui U3 = 5, U7 = 13, dan beda 2. Rumus suku ke- n barisan bilangan tersebut adalah.

Intinya, sama-sama butuh ketelitian dan pengamatan yang jeli. Jadi, setelah lancar dengan barisan, pasti kamu makin jago mengutak-atik persamaan kuadrat sempurna tadi.

1 ke Bentuk Awal

Mari kita uji hasil transformasi kita: (x - 3)²
-1
. Kita kembangkan bagian (x - 3)² menjadi
-6x + 9
. Selanjutnya, kita kurangkan dengan 1: (x²
-6x + 9)
-1 = x²
-6x + 8
. Hasilnya persis sama dengan persamaan awal kita. Ini membuktikan bahwa proses melengkapkan kuadrat yang kita lakukan akurat dan tidak ada kesalahan aljabar.

Verifikasi bukanlah formalitas belaka, melainkan jaring pengaman yang menjamin konsistensi logika dari awal hingga akhir penyelesaian. Selalu luangkan waktu sejenak untuk mengecek ulang.

Aplikasi dan Latihan Soal Variasi

Setelah memahami konsep dasar, saatnya mengasah kemampuan dengan berbagai variasi soal. Latihan ini akan membantumu lebih lincah dalam menangani koefisien yang berbeda-beda, termasuk yang negatif atau berbentuk pecahan.

Contoh Soal Latihan Bertingkat

Berikut tiga soal dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Cobalah selesaikan dengan metode melengkapkan kuadrat sempurna.

Soal Tingkat Langkah Pertama Kunci Petunjuk Singkat
x² + 4x – 5 = 0 Dasar Pindahkan konstanta: x² + 4x = 5 Konstanta penambah: (4/2)² = 4.
2x² – 8x + 6 = 0 Menengah Bagi semua suku dengan 2 (koefisien x²). Pastikan koefisien x² menjadi 1 dulu.

⅓ x – 2 = 0

Lanjutan Pindahkan konstanta: x² – (⅓)x = 2 Konstanta penambah: ( (-⅓)/2 )² = (-1/6)² = 1/36.

Ilustrasi Pergeseran Grafik Fungsi Kuadrat, Bentuk kuadrat sempurna dari x^2 – 6x + 8 = 0 adalah.

Bentuk kuadrat sempurna memberikan gambaran visual yang langsung. Misalnya, grafik dasar dari y = x² adalah parabola dengan puncak di titik (0,0). Setelah kita ubah menjadi y = (x - 3)²
-1
, terjadi pergeseran. Angka -3 di dalam kurung menggeser grafik 3 satuan ke kanan, sedangkan angka -1 di luar kurung menggesernya 1 satuan ke bawah. Jadi, titik puncak parabola bergerak dari (0,0) ke (3, -1).

Nah, kalau kamu udah paham cara mencari bentuk kuadrat sempurna dari x^2 – 6x + 8 = 0, berarti logika matematikamu sudah terasah. Skill itu bakal berguna banget untuk menyelesaikan soal lain yang lebih variatif, kayak Tentukan hasil dari: 1. 1/4 x 3/4 2. 3/4 x 5/7. Setelah beres dengan perkalian pecahan itu, kamu bisa balik lagi dengan perspektif lebih jernih untuk mengurai dan menyelesaikan persamaan kuadrat sempurna tadi sampai ke akar-akarnya.

Dengan memahami ini, kamu bisa langsung menggambar sketsa grafik tanpa perlu membuat tabel nilai yang banyak.

Kesalahan Umum dan Tips Perhitungan

Banyak yang sudah paham konsep, tapi sering terjebak pada kesalahan hitung kecil yang berakibat fatal pada hasil akhir. Mari kita identifikasi titik-titik rawan tersebut agar kamu bisa menghindarinya.

Identifikasi Kesalahan yang Sering Terjadi

Kesalahan paling umum terjadi pada saat menentukan konstanta yang harus ditambahkan. Beberapa orang lupa membagi koefisien x dengan 2 terlebih dahulu sebelum mengkuadratkannya. Misal, untuk
-6x
, yang benar adalah (-6/2)² = 9, bukan (-6)² = 36. Kesalahan lain adalah lupa menambahkan konstanta yang sama di ruas kanan persamaan, sehingga keseimbangan persamaan rusak. Selain itu, tanda negatif pada koefisien sering terabaikan saat memfaktorkan.

Tips Praktis dan Perhatian pada Tanda

Tips pertama: selalu tulis rumus kecil di pinggir kertas: (b/2)². Kedua, setelah mendapatkan bentuk (x ± p)², kembalikan untuk memastikan hasil perkaliannya sesuai. Ketiga, beri perhatian ekstra pada tanda. Koefisien b yang negatif (seperti -6) akan menghasilkan bentuk (x - 3)², karena -6/2 = -3. Jika b positif, bentuknya (x + ...)².

Memperhatikan detail tanda ini adalah kunci untuk mendapatkan bentuk kuadrat sempurna yang akurat dan menghindari kebingungan di langkah-langkah selanjutnya.

Ringkasan Akhir

Jadi, begitulah ceritanya. Dari persamaan x^2 – 6x + 8 = 0 yang terlihat biasa, kita berhasil mengubahnya menjadi (x – 3)^2 – 1 = 0, sebuah bentuk kuadrat sempurna yang jauh lebih mudah untuk dianalisis dan diselesaikan. Proses ini bukan cuma sekadar hitung-hitungan, tapi lebih tentang memahami pola dan struktur dalam matematika. Setelah menguasainya, kamu akan punya senjata ampuh untuk menghadapi berbagai soal kuadrat, dari yang paling sederhana sampai yang cukup menantang.

Ingat, kunci utamanya ada pada ketelitian dengan tanda dan konstanta. Selamat mencoba dan jadikan setiap persamaan sebagai teka-teki yang menyenangkan untuk dipecahkan!

Pertanyaan Umum yang Sering Muncul

Apa bedanya bentuk kuadrat sempurna dengan pemfaktoran biasa?

Pemfaktoran mencari dua bilangan yang hasil kalinya sama dengan konstanta dan jumlahnya sama dengan koefisien x, sementara melengkapi kuadrat sempurna mengubah bentuk persamaan secara aljabar menjadi kuadrat suatu binomial, yang sangat berguna terutama jika akarnya tidak bulat atau rasional.

Mengapa harus menambah dan mengurangi bilangan yang sama saat melengkapi kuadrat?

Itu adalah trik aljabar untuk memanipulasi persamaan tanpa mengubah nilainya. Kita menambahkan suatu konstanta untuk membentuk kuadrat sempurna, lalu langsung mengurangkannya lagi agar kesetaraan awal persamaan tetap terjaga.

Bisakah metode ini digunakan untuk semua persamaan kuadrat?

Ya, metode melengkapi kuadrat sempurna bersifat universal dan bisa diterapkan pada semua persamaan kuadrat, bahkan yang memiliki koefisien a (di depan x^2) tidak sama dengan 1, dengan langkah awal membagi seluruh persamaan dengan koefisien a tersebut.

Apa keuntungan utama mengetahui bentuk kuadrat sempurna suatu persamaan?

Keuntungan utamanya adalah kita bisa langsung menentukan titik puncak (vertex) dari grafik fungsi kuadrat tersebut, yaitu (h, k) dari bentuk (x-h)^2 + k = 0, sehingga analisis grafik menjadi lebih mudah dan intuitif.

Leave a Comment