Dapatkan Hasil Operasi Perpangkatan 64 Pangkat 2 Ditambah 16 Pangkat 3 Dibagi 4 Pangkat 5

Dapatkan hasil dari operasi perpangkatan berikut ini. (64^2 + 16^3)/4^5. Kalimat itu mungkin langsung membawa kita ke masa sekolah dulu, di mana deretan angka dan tanda pangkat terasa seperti teka-teki yang menantang. Tapi jangan khawatir, menyelesaikan soal ini sebenarnya lebih sederhana dari yang dibayangkan. Kita hanya perlu trik kecil untuk menjinakkan bilangan-bilangan besar itu menjadi lebih ramah dihitung.

Soal ini bukan sekadar uji hitung cepat, melainkan ajang untuk melihat pola tersembunyi di balik angka 64, 16, dan 4. Ketika kita berhasil menemukan benang merahnya, semua perhitungan rumit itu akan runtuh dengan elegan menjadi jawaban yang sangat sederhana. Mari kita telusuri bersama langkah-langkahnya, dari memahami dasar perpangkatan hingga menyederhanakan ekspresi dengan cerdas.

Dasar-Dasar Perpangkatan dan Operasi Hitung

Sebelum kita menyelam ke dalam perhitungan yang tampak rumit, mari kita segarkan kembali ingatan tentang konsep paling mendasar: perpangkatan. Perpangkatan adalah cara singkat menulis perkalian berulang. Misalnya, 4 pangkat 3, ditulis 4³, artinya 4 x 4 x 4 = 64. Angka 4 disebut basis (bilangan yang dikalikan) dan angka 3 disebut pangkat atau eksponen (berapa kali basis dikalikan dengan dirinya sendiri).

Memahami ini adalah kunci untuk membongkar soal kita, (64² + 16³)/4⁵, tanpa rasa takut.

Dalam ekspresi matematika yang campur aduk seperti ini, ada aturan main yang harus diikuti, sering disebut urutan operasi. Kita prioritaskan yang di dalam kurung (jika ada), lalu perpangkatan, kemudian perkalian atau pembagian (dari kiri ke kanan), dan terakhir penjumlahan atau pengurangan. Dalam soal kita, karena sudah ada kurung di pembilang, kita hitung dulu (64² + 16³), baru hasilnya dibagi dengan 4⁵.

Namun, ada strategi yang lebih cerdik daripada menghitung langsung angka sebesar itu, yaitu dengan menyederhanakan basisnya terlebih dahulu.

Pola Perpangkatan Bilangan Berbasis Dua

Bilangan seperti 4, 8, 16, dan 64 bukanlah bilangan acak. Mereka semua adalah keluarga besar dari bilangan berbasis 2. Mengenali hubungan ini akan sangat memudahkan perhitungan. Berikut adalah tabel yang menunjukkan bagaimana mereka tumbuh secara eksponensial.

Bilangan (a) a⁴ a⁵
2 2 4 8 16 32
4 4 16 64 256 1024
8 8 64 512 4096 32768
16 16 256 4096 65536 1048576
BACA JUGA  Didefinisikan [a] bilangan bulat terbesar lebih kecil atau sama dengan a contoh [2]=2 [3/4]=0 [5/4]=1 Jika x=7 maka nilai

Dari tabel, kita bisa langsung melihat bahwa 64 adalah 4³ atau 8², dan 16 adalah 4². Pola ini adalah senjata rahasia kita. Langkah sistematis untuk menyederhanakan ekspresi berpangkat adalah: pertama, identifikasi basis terkecil yang sama dari semua bilangan; kedua, ubah semua bilangan menjadi pangkat dari basis tersebut; ketiga, gunakan sifat-sifat perpangkatan untuk menyederhanakan; baru terakhir, hitung hasil akhirnya.

Penyederhanaan Ekspresi dengan Bilangan Berpangkat: Dapatkan Hasil Dari Operasi Perpangkatan Berikut Ini. (64^2 + 16^3)/4^5

Menghitung 64² (yaitu 4096) dan 16³ (yaitu 4096) secara manual atau dengan kalkulator memang bisa dilakukan. Tapi bayangkan jika angkanya lebih besar, seperti 256⁴ atau 1024⁵. Teknik menyederhanakan dengan mengubah ke basis yang sama akan menghemat waktu dan mengurangi potensi salah hitung. Prinsipnya adalah memanfaatkan sifat perpangkatan, misalnya (aᵐ)ⁿ = aᵐˣⁿ dan aᵐ / aⁿ = aᵐ⁻ⁿ.

Nah, kalau kamu udah selesai ngitung hasil dari operasi perpangkatan (64^2 + 16^3)/4^5 dan dapet jawaban yang bikin puas, gimana kalau sekarang kita coba tantangan logika yang beda? Coba deh tengok soal tentang Tentukan selesaian dari sistem persamaan linear dua variabel berikut y = 2x – 2 y = 2x + 9 ini, karena menyelesaikan teka-teki aljabar yang satu itu bisa bikin otak makin terasah.

Setelah itu, balik lagi ke soal pangkat tadi, pastiin perhitunganmu udah benar dan rapi, ya!

Dalam ekspresi pecahan berpangkat, jika pembilang dan penyebut memiliki basis yang sama setelah disederhanakan, pekerjaan kita menjadi jauh lebih ringan. Contoh sederhana: (8⁴)/(2¹⁰). Karena 8 = 2³, maka 8⁴ = (2³)⁴ = 2¹². Ekspresi menjadi 2¹² / 2¹⁰ = 2¹²⁻¹⁰ = 2² = 4. Selesai, tanpa perlu menghitung 4096 dibagi 1024.

Prosedur Menyelesaikan (64² + 16³)/4⁵

Dapatkan hasil dari operasi perpangkatan berikut ini. (64^2 + 16^3)/4^5

Source: gauthmath.com

Mari kita terapkan strategi cerdas ini pada soal utama kita. Kita akan menjabarkannya langkah demi langkah.

  1. Identifikasi Basis Bersama: Semua bilangan (64, 16, 4) adalah pangkat dari 2. Namun, basis terkecil yang langsung terhubung adalah 4, karena 64 dan 16 dapat dengan mudah dinyatakan dalam pangkat 4.
  2. Ubah ke Basis 4:
    • 64 = 4 × 4 × 4 = 4³. Maka, 64² = (4³)² = 4⁶ (menggunakan sifat (aᵐ)ⁿ = aᵐˣⁿ).
    • 16 = 4 × 4 = 4². Maka, 16³ = (4²)³ = 4⁶.
    • Penyebutnya sudah 4⁵.
  3. Substitusi ke dalam Ekspresi: Soal kita berubah wujud menjadi (4⁶ + 4⁶) / 4⁵.
  4. Sederhanakan Pembilang: 4⁶ + 4⁶ = 2 × 4⁶. Ini seperti punya satu apel (4⁶) ditambah satu apel lagi, hasilnya dua apel (2 × 4⁶).
  5. Lakukan Pembagian Pangkat: Ekspresi sekarang menjadi (2 × 4⁶) / 4⁵. Kita bisa pisahkan konstantanya: 2 × (4⁶ / 4⁵).
  6. Gunakan Sifat Pembagian Pangkat: 4⁶ / 4⁵ = 4⁶⁻⁵ = 4¹ = 4.
  7. Hitung Hasil Akhir: 2 × 4 = 8.
BACA JUGA  Bentuk sederhana dari 4/(3 + akar(5)) adalah 3 - akar(5)

Ilustrasi Hubungan Bilangan 64, 16, dan 4

Bayangkan sebuah pohon faktor yang akarnya adalah angka
2. Dari akar itu, tumbuh cabang bernama 4 (2²). Dari cabang 4, tumbuh dua daun besar: satu daun bernama 16, yang merupakan hasil dari 4², dan daun lain bernama 64, yang merupakan hasil dari 4³. Dalam diagram alur, hubungannya bisa digambarkan sebagai berikut: Angka 4 adalah pusatnya. Panah dari 4 mengarah ke 16 dengan label “dikuadratkan”.

Panah lain dari 4 mengarah ke 64 dengan label “dipangkatkan tiga”. Kemudian, dari 16 dan 64 ada panah yang mengarah kembali ke ekspresi (64² + 16³), menunjukkan bahwa mereka adalah bahan bakarnya. Semua panah ini akhirnya bertemu di penyebut 4⁵, yang juga berasal dari si pusat, angka 4. Gambaran ini menegaskan bahwa semua komponen soal sebenarnya berasal dari sumber yang sama.

Perhitungan Langsung dan Verifikasi Hasil

Untuk membuktikan bahwa penyederhanaan kita valid, mari kita coba metode brutal: hitung semua pangkatnya langsung. Ini seperti membandingkan jalan pintas yang sejuk dengan jalan tol yang lurus namun panjang.

Perbandingan Dua Metode Perhitungan

Berikut adalah perbandingan dari kedua metode tersebut, dilihat dari sisi langkah dan kompleksitas angka yang dihadapi.

Aspek Metode Hitung Langsung Metode Sederhanakan Basis
Langkah 1 Hitung 64² = 4096 Ubah 64² menjadi (4³)² = 4⁶
Langkah 2 Hitung 16³ = 4096 Ubah 16³ menjadi (4²)³ = 4⁶
Langkah 3 Jumlahkan: 4096 + 4096 = 8192 Jumlahkan: 4⁶ + 4⁶ = 2 × 4⁶
Langkah 4 Hitung 4⁵ = 1024 Sederhanakan: (2 × 4⁶) / 4⁵ = 2 × 4¹
Langkah 5 Bagi: 8192 / 1024 = 8 Hitung: 2 × 4 = 8
Kesalahan Potensial Tinggi (salah hitung perkalian besar atau pembagian) Rendah (hanya operasi pangkat dan perkalian kecil)
Efisiensi Kurang efisien untuk bilangan besar Sangat efisien, terstruktur

Verifikasi hasil dengan kalkulator sangat mudah. Cukup ketik (64^2 + 16^3) / 4^
5. Kalkulator ilmiah akan memberikan hasil
8. Teknik cross-check lain adalah dengan logika: karena 64² dan 16³ sama-sama 4096, maka pembilangnya setara dengan 2 × 64². Kita tahu 64 adalah 4³, jadi 2 × (4³)² / 4⁵ = 2 × 4⁶ / 4⁵ = 2 × 4 = 8.

Semua jalan mengarah ke angka yang sama.

Hasil Akhir Perhitungan, Dapatkan hasil dari operasi perpangkatan berikut ini. (64^2 + 16^3)/4^5

Hasil akhir dari operasi perpangkatan (64² + 16³)/4⁵ adalah bilangan bulat 8. Dalam bentuk pecahan, hasilnya adalah 8/1, yang sudah merupakan bentuk paling sederhana. Tidak ada sisa desimal atau pecahan kompleks lainnya.

Aplikasi dan Variasi Soal Serupa

Setelah menguasai satu soal, kemampuan itu harus bisa ditransfer. Berikut adalah tiga variasi soal dengan struktur serupa untuk mengasah naluri dalam melihat hubungan basis bilangan.

  1. Soal 1: (27³ + 9⁴) / 81². (Petunjuk: basis bersama adalah 3).
  2. Soal 2: (125²

    25³) / 5⁷. (Petunjuk

    berhati-hati dengan operasi pengurangan).

  3. Soal 3: (1000² + 100⁴) / 10⁷. (Petunjuk: basis bersama adalah 10).

Strategi umum atau pola pikir yang perlu dibangun adalah: begitu melihat ekspresi bentuk (aᵇ + cᵈ)/eᶠ, pertanyaan pertama yang harus diajukan adalah, “Apakah a, c, dan e memiliki hubungan perpangkatan?” Carilah bilangan yang bisa menjadi basis bersama, seringnya adalah bilangan yang paling kecil di antara mereka atau bilangan prima penyusunnya. Pemahaman sifat-sifat perpangkatan bukan hanya untuk hafalan, tapi untuk menjadi alat dekonstruksi.

Sifat seperti aᵐ × aⁿ = aᵐ⁺ⁿ dan (aᵐ)ⁿ = aᵐˣⁿ adalah kunci untuk membongkar dan menyusun kembali ekspresi yang rumit menjadi bentuk yang sederhana dan siap dihitung.

Nah, buat yang lagi sibuk ngitung hasil dari operasi perpangkatan (64^2 + 16^3)/4^5, jangan bingung dulu. Soal matematika itu saling terhubung, lho. Misalnya, kalau kamu udah paham konsep aljabar, kamu bisa dengan mudah menyelesaikan soal seperti Tentukan persamaan garis yang melalui titik P(4, 3) dan bergradien 3/2. Kemampuan itu bakal ngebantu banget buat ngerjain dan memahami logika di balik perhitungan pangkat yang tadi kamu cari jawabannya.

Tips Penting: Saat berhadapan dengan operasi hitung campuran yang melibatkan perpangkatan, jangan terburu-buru menghitung nilai pangkatnya. Berhenti sejenak, amati bilangan-bilangannya. Tanyakan pada diri sendiri, “Bisakah mereka semua dinyatakan sebagai pangkat dari bilangan yang sama?” Menyederhanakan basis terlebih dahulu hampir selalu adalah jalan yang lebih cepat, lebih rapi, dan meminimalkan kesalahan ketimbang berurusan dengan angka-angka besar yang menjulang.

Kesimpulan Akhir

Jadi, itulah dia. Dari ekspresi yang terlihat kompleks, kita berhasil mendapatkan hasil akhir yang rapi, yaitu 5. Kunci utamanya ada pada penyederhanaan basis. Dengan mengubah semua bilangan menjadi pangkat dari basis yang sama, proses hitung menjadi jauh lebih ringan dan minim kesalahan. Ini membuktikan bahwa dalam matematika, seringkali jalan pintas yang paling elegan adalah jalan yang paling tepat.

FAQ Terpadu

Mengapa kita harus menyamakan basisnya terlebih dahulu, bukankah menghitung langsung lebih cepat?

Menyamakan basis mencegah perhitungan angka yang sangat besar (seperti 64^2 = 4096) yang rentan salah. Dengan basis sama, kita cukup memanipulasi pangkatnya menggunakan sifat-sifat eksponen, yang lebih sederhana dan elegan.

Apakah metode penyederhanaan basis ini selalu bisa diterapkan?

Tidak selalu, tapi sangat efektif jika bilangan-bilangan dalam soal memiliki hubungan pangkat, seperti kelipatan 2 (4, 8, 16, 32, 64). Identifikasi hubungan ini adalah langkah pertama yang krusial.

Bagaimana jika soalnya berupa pengurangan, bukan penjumlahan seperti contoh?

Prinsipnya tetap sama. Setelah menyamakan basis dan menyederhanakan pecahannya, lakukan operasi penjumlahan atau pengurangan pada pembilangnya. Hati-hati dengan tanda negatif.

Adakah cara lain untuk memverifikasi jawaban selain kalkulator?

Bisa dengan metode perhitungan alternatif. Hitung nilai tiap pangkat secara langsung (metode brute force), lalu bandingkan hasilnya dengan hasil dari metode penyederhanaan. Jika sama, kemungkinan besar jawaban kita benar.

BACA JUGA  Sederhanakan Bentuk Akar 3√15(2√6-4√5) dan (9√5-√13)(13√18-7√3)

Leave a Comment