Luas Lingkaran P dan Q 14 Diameter P 20 cm Hitung Keliling Q

Luas Lingkaran P dan Q 1:4, Diameter P 20 cm, Keliling Q—soal matematika sederhana ini ternyata menyimpan serangkaian hubungan geometris yang menarik untuk diungkap. Dari sebuah perbandingan luas dan satu ukuran diameter, kita bisa menjelajahi dunia lingkaran, menemukan jari-jari, luas, hingga keliling yang belum diketahui, layaknya menyelesaikan teka-teki angka yang memuaskan.

Rasio luas lingkaran P dan Q adalah 1:4. Dengan diameter P 20 cm, maka keliling Q dapat dihitung. Analisis perbandingan ini mirip dengan memahami suatu konsep finansial, seperti Pengertian Kredit Reimburs , yang memerlukan ketelitian dalam perhitungan dan pemahaman proporsional. Kembali ke lingkaran, dari rasio luas tersebut, jari-jari Q adalah 20 cm, sehingga kelilingnya mencapai sekitar 125.66 cm.

Persoalan ini bukan sekadar tentang memasukkan angka ke dalam rumus, melainkan sebuah demonstrasi praktis tentang bagaimana besaran-besaran dalam lingkaran saling terkait erat. Dengan memahami langkah-langkah sistematisnya, kita dapat melihat pola dan rasio yang muncul, memberikan wawasan yang lebih dalam tentang sifat-sifat geometri lingkaran di balik deretan angka yang ada.

Memahami Informasi Dasar Soal

Dalam soal matematika geometri, memahami setiap potongan informasi adalah kunci untuk menyusun strategi penyelesaian. Soal ini memberikan dua data utama: perbandingan luas lingkaran P dan Q adalah 1:4, serta diameter lingkaran P sepanjang 20 sentimeter. Dari sini, kita dapat mengidentifikasi apa yang sudah diketahui dan apa yang perlu dicari. Perbandingan luas 1:4 mengindikasikan bahwa luas lingkaran Q adalah empat kali lipat dari luas lingkaran P.

Ini adalah hubungan kuadratik yang nantinya akan berhubungan dengan jari-jari.

Informasi yang diberikan secara langsung adalah diameter P (20 cm) dan perintah untuk mencari keliling Q. Dengan demikian, yang tidak diketahui adalah jari-jari P, luas P, jari-jari Q, luas Q, dan akhirnya keliling Q. Tabel berikut merangkum status informasi untuk kedua lingkaran, memberikan peta jalan yang jelas untuk perhitungan selanjutnya.

Data Dua Lingkaran P dan Q

Luas Lingkaran P dan Q 1:4, Diameter P 20 cm, Keliling Q

BACA JUGA  Hitung (0,75+1/4)×3×23% Langkah dan Aplikasinya

Source: informazone.com

Besaran Lingkaran P Lingkaran Q Keterangan
Perbandingan Luas 1 4 Diketahui
Diameter 20 cm ? Diketahui untuk P
Jari-jari (r) ? ? Perlu dihitung
Luas (L) ? ? Perlu dihitung
Keliling (K) ? Target Perlu dihitung untuk Q

Menghitung Jari-jari dan Luas Lingkaran

Langkah pertama yang logis adalah memulai dari informasi yang paling lengkap, yaitu lingkaran P. Dengan diketahui diameternya, perhitungan jari-jari menjadi sangat sederhana. Jari-jari merupakan setengah dari diameter, sebuah hubungan fundamental dalam geometri lingkaran.

Setelah jari-jari ditemukan, luas lingkaran dapat dihitung menggunakan rumus baku πr². Nilai π yang digunakan dalam perhitungan praktis sering kali adalah 3,14 atau dalam bentuk pecahan 22/7, namun untuk menjaga keakuratan hubungan perbandingan, kita akan menyertakan π dalam perhitungan simbolis. Luas P yang telah ditemukan kemudian menjadi acuan untuk mencari luas Q melalui perbandingan yang telah diberikan.

Proses Perhitungan untuk Lingkaran P

  • Jari-jari lingkaran P (r_P) = Diameter P / 2 = 20 cm / 2 = 10 cm.
  • Luas lingkaran P (L_P) = π × r_P² = π × (10 cm)² = π × 100 cm² = 100π cm².
  • Berdasarkan perbandingan luas L_P : L_Q = 1 : 4, maka Luas Q (L_Q) = 4 × L_P = 4 × 100π cm² = 400π cm².

Menentukan Jari-jari dan Keliling Lingkaran Q

Dengan luas lingkaran Q yang telah diperoleh, kita kini dapat bekerja mundur untuk menemukan jari-jarinya. Karena luas dirumuskan sebagai πr², maka jari-jari adalah akar kuadrat dari luas dibagi π. Langkah ini mengungkap hubungan inti: jika luas diperbesar empat kali, maka jari-jarinya diperbesar menjadi akar kuadrat dari empat, yaitu dua kali lipat.

Jari-jari yang telah ditemukan kemudian menjadi dasar untuk menghitung keliling lingkaran Q menggunakan rumus K = 2πr. Hasil akhir ini adalah tujuan dari seluruh rangkaian logika soal. Poin-poin penting dari perhitungan ini dirangkum dalam kutipan berikut untuk penekanan.

Langkah Akhir Menuju Keliling Q

Luas Q (L_Q) = 400π cm².
Jari-jari Q (r_Q) = √(L_Q / π) = √(400π cm² / π) = √400 cm² = 20 cm.
Keliling Q (K_Q) = 2 × π × r_Q = 2 × π × 20 cm = 40π cm.
Dalam nilai numerik aproksimasi (π ≈ 3.14), keliling Q ≈ 125.6 cm.

Rasio luas lingkaran P dan Q adalah 1:4. Dengan diameter P 20 cm, jari-jarinya 10 cm, sehingga luas P adalah 100π cm². Luas Q pun 400π cm², sebuah nilai yang termasuk dalam Pengertian Bilangan Real Positif dan Contohnya. Konsep bilangan real positif ini krusial untuk menghitung jari-jari Q sebesar 20 cm, yang akhirnya mengantarkan kita pada keliling Q, yaitu 40π cm atau sekitar 125,6 cm.

Analisis Hubungan Antar Besaran

Soal ini bukan sekadar latihan hitung, tetapi juga demonstrasi nyata tentang bagaimana besaran-besaran dalam lingkaran saling terkait. Perbandingan luas 1:4 menghasilkan perbandingan jari-jari sebesar 1:2, karena jari-jari berbanding lurus dengan akar kuadrat dari luas. Selanjutnya, karena keliling berbanding lurus dengan jari-jari, perbandingan keliling juga menjadi 1:2.

BACA JUGA  Yang Dimaksud Kalimat Majemuk Pengertian Jenis dan Contohnya

Implikasinya, ketika luas suatu lingkaran dilipatgandakan, kelilingnya tidak bertambah dengan faktor yang sama, melainkan dengan faktor yang lebih kecil (akar kuadratnya). Dalam kasus ini, luas Q empat kali lebih besar, tetapi kelilingnya hanya dua kali lebih besar dari keliling P. Tabel berikut menyajikan perbandingan lengkap besaran-besaran tersebut.

Perbandingan luas lingkaran P dan Q adalah 1:4. Dengan diameter P sebesar 20 cm, maka jari-jarinya 10 cm dan luasnya 100π cm². Luas Q pun menjadi 400π cm², sehingga jari-jarinya 20 cm dan kelilingnya 40π cm. Analogi rasio ini mirip dengan prinsip konversi energi, di mana Energi yang ditimbulkan oleh benda yang digesek menunjukkan transformasi dari usaha menjadi panas.

Kembali ke lingkaran, perhitungan keliling Q yang didasarkan pada rasio luas ini menegaskan hubungan kuadrat antara dimensi linear dan area.

Perbandingan Numerik dan Rasio, Luas Lingkaran P dan Q 1:4, Diameter P 20 cm, Keliling Q

Besaran Lingkaran P Lingkaran Q Rasio (P:Q)
Jari-jari (r) 10 cm 20 cm 1 : 2
Diameter (d) 20 cm 40 cm 1 : 2
Luas (L) 100π cm² 400π cm² 1 : 4
Keliling (K) 20π cm 40π cm 1 : 2

Dari tabel, terlihat pola yang konsisten. Perubahan pada luas bersifat kuadratik terhadap jari-jari, sedangkan keliling bersifat linear. Artinya, untuk membuat keliling menjadi dua kali lipat, kita harus membuat luas menjadi empat kali lipat. Pemahaman ini krusial dalam aplikasi dunia nyata, seperti menentukan bahan yang dibutuhkan untuk membuat pagar (keliling) versus cat untuk menutupi bidang (luas).

Penerapan dalam Berbagai Variasi Soal

Struktur logika soal ini dapat diterapkan pada berbagai variasi angka perbandingan. Sebagai ilustrasi, mari kita ambil contoh perbandingan luas 9:16 antara dua lingkaran, sebut saja lingkaran A dan B. Dengan pendekatan yang sistematis, kita dapat menentukan hubungan semua besaran lainnya meskipun hanya satu data linear (seperti jari-jari atau diameter salah satu lingkaran) yang diketahui.

Prosedur penyelesaiannya tetap paralel: tentukan perbandingan jari-jari dari akar kuadrat perbandingan luas, lalu gunakan data linear yang diketahui untuk menemukan konstanta pengali, dan akhirnya hitung semua besaran yang ditanyakan. Variasi ini melatih fleksibilitas berpikir tanpa mengubah kerangka dasar pemecahan masalah.

BACA JUGA  Menentukan Nilai 8log30 Diketahui 2log3 p dan 3log5 q

Contoh Variasi Soal dengan Perbandingan 9:16

Misalkan diketahui luas lingkaran A dan B berbanding 9 : 16. Jika diameter lingkaran A adalah 30 cm, berapakah keliling lingkaran B?

  1. Perbandingan Jari-jari: r_A : r_B = √9 : √16 = 3 : 4.
  2. Jari-jari A: d_A = 30 cm, maka r_A = 15 cm.
  3. Mencari r_B: Dari perbandingan 3:4, 15 cm : r_B = 3:4 → r_B = (4/3) × 15 cm = 20 cm.
  4. Keliling B: K_B = 2 × π × 20 cm = 40π cm.
Besaran Lingkaran A (9) Lingkaran B (16) Rasio (A:B)
Jari-jari 15 cm 20 cm 3 : 4
Diameter 30 cm 40 cm 3 : 4
Luas 225π cm² 400π cm² 9 : 16
Keliling 30π cm 40π cm 3 : 4

Secara visual, jika kedua lingkaran digambar berskala, lingkaran B akan terlihat lebih besar, namun tidak drastis. Diameter B hanya sekitar 1.33 kali diameter A. Perbedaan luasnya yang empat kali lipat lebih besar dari perbandingan kuadrat (4/3)² = 16/9, termanifestasi sebagai bidang permukaan yang lebih luas secara signifikan, sementara garis tepinya (keliling) hanya berbeda secara proporsional. Ilustrasi ini membantu membayangkan bahwa pertambahan luas memerlukan ekspansi ke arah radial yang lebih moderat daripada yang mungkin dibayangkan.

Kesimpulan: Luas Lingkaran P Dan Q 1:4, Diameter P 20 Cm, Keliling Q

Dari analisis perhitungan ini, terlihat jelas bahwa kekuatan perbandingan dalam matematika mampu membuka jalan untuk menemukan berbagai besaran yang tak diketahui. Hubungan antara luas dan keliling, yang tumbuh secara proporsional dengan akar kuadrat dari rasio luasnya, menegaskan konsistensi dan keindahan rumus geometri. Dengan demikian, menguasai satu konsep dasar dapat menjadi kunci untuk menyelesaikan berbagai variasi soal yang lebih kompleks di masa mendatang.

FAQ Umum

Apakah perbandingan jari-jari P dan Q sama dengan perbandingan luasnya?

Tidak. Perbandingan luas 1:4 mengindikasikan perbandingan jari-jari adalah akar kuadratnya, yaitu 1:2. Jika luas diperbesar 4 kali, jari-jari hanya menjadi 2 kali lipat.

Bagaimana jika yang diketahui adalah keliling P, bukan diameternya?

Langkah pertama adalah mencari jari-jari P dari kelilingnya (r = Keliling / (2π)). Selanjutnya, proses perhitungan luas dan perbandingan menuju keliling Q akan tetap sama seperti pada contoh.

Apakah hasil keliling Q akan sama jika perbandingan luasnya dibalik menjadi 4:1?

Tentu tidak. Membalik rasio luas secara signifikan mengubah semua besaran. Lingkaran Q akan menjadi lebih kecil dari P, sehingga keliling Q akan lebih kecil dari keliling P, bukan lebih besar.

Mengapa dalam perhitungan sering menggunakan nilai π = 3.14 atau 22/7?

Nilai π (pi) adalah konstanta irasional. Penggunaan 3.14 atau 22/7 adalah pendekatan untuk memudahkan perhitungan numerik. Hasil akhir dapat bervariasi sedikit tergantung pendekatan π yang dipilih.

Leave a Comment