Materi IPS XI SMA Daftar Lengkap Pokok Bahasan dan Pembelajaran

Materi IPS XI SMA: Daftar Lengkap ini hadir sebagai peta jalan penting bagi siswa untuk menjelajahi kompleksitas kehidupan sosial dengan pendekatan yang terintegrasi. Melalui lensa ekonomi, sosiologi, geografi, dan sejarah, kurikulum ini dirancang bukan hanya untuk menghafal fakta, tetapi untuk membongkar relasi kuasa, menganalisis pola spasial, dan memahami dinamika masyarakat dalam sebuah narasi yang menyatu.

Pembahasan akan mengurai setiap disiplin ilmu secara mendetail, mulai dari mekanisme pasar dan perhitungan pendapatan nasional dalam ekonomi, hingga analisis konflik dan integrasi sosial dalam sosiologi. Selanjutnya, eksplorasi geografi akan membawa kita pada isu sumber daya alam dan mitigasi bencana, sementara kilasan sejarah akan menelusuri jejak periodisasi yang membentuk wajah Indonesia dan dunia modern saat ini.

Pengantar dan Ruang Lingkup Materi IPS Kelas XI

Materi IPS XI SMA: Daftar Lengkap

Source: kampusimpian.com

Mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas XI SMA dirancang untuk membekali siswa dengan pemahaman yang lebih kompleks dan terintegrasi tentang dinamika masyarakat, baik dalam skala nasional maupun global. Tujuannya adalah mengembangkan kemampuan analitis, berpikir kritis, dan rasa tanggung jawab sosial dalam menghadapi isu-isu kontemporer. Siswa diajak untuk tidak hanya menghafal fakta, tetapi juga memahami pola, hubungan sebab-akibat, serta nilai-nilai yang terkandung dalam setiap fenomena sosial.

Kekuatan utama IPS terletak pada pendekatan interdisiplinernya. Ekonomi, sosiologi, geografi, dan sejarah tidak lagi dipandang sebagai kotak-kotak pengetahuan yang terpisah, melainkan saling beririsan dan melengkapi. Misalnya, untuk memahami ketimpangan ekonomi di suatu daerah, siswa perlu menganalisis struktur sosial (sosiologi), potensi sumber daya alam (geografi), kebijakan masa lalu (sejarah), dan mekanisme pasar (ekonomi). Integrasi ini memungkinkan siswa melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang untuk merumuskan pemahaman yang lebih holistik.

Pemetaan Tema dan Capaian Pembelajaran IPS Kelas XI, Materi IPS XI SMA: Daftar Lengkap

Kurikulum IPS kelas XI umumnya terbagi dalam tema besar per semester, yang mengkonsolidasikan berbagai disiplin ilmu ke dalam unit pembahasan yang koheren. Tabel berikut memberikan gambaran umum tentang pemetaan tersebut beserta capaian pembelajaran yang diharapkan.

Semester Tema Besar Disiplin Ilmu Utama Capaian Pembelajaran
1 Dinamika Kependudukan dan Permasalahan Sosial Geografi, Sosiologi Siswa mampu menganalisis data kependudukan, mengidentifikasi masalah sosial seperti kemiskinan dan konflik, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pembangunan.
1 Perekonomian Indonesia dan Kerja Sama Global Ekonomi, Geografi Siswa mampu menjelaskan konsep pendapatan nasional, menganalisis perdagangan internasional, serta memahami peran Indonesia dalam ekonomi global.
2 Perubahan Sosial dan Pelestarian Lingkungan Sosiologi, Geografi Siswa mampu mengidentifikasi bentuk perubahan sosial, menganalisis dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan, dan mengusulkan solusi berkelanjutan.
2 Perjuangan Bangsa dan Nation Building Sejarah, Sosiologi Siswa mampu merekonstruksi peristiwa sejarah penting, menganalisis nilai-nilai integrasi nasional, serta meneladani semangat para pendiri bangsa.

Daftar Pokok Bahasan Ekonomi

Materi ekonomi di kelas XI berfokus pada pengukuran kinerja ekonomi dan memahami interaksi ekonomi dalam skala yang lebih luas. Siswa diajak untuk memahami indikator-indikator makroekonomi yang sering didengar dalam berita, seperti pertumbuhan ekonomi dan inflasi, serta mekanisme yang menggerakkan perekonomian Indonesia dan dunianya.

Rincian Materi Ekonomi Kelas XI

Pokok bahasan utama meliputi Konsep Pendapatan Nasional (GDP, GNP, NNI), Indeks Harga dan Inflasi, Perdagangan Internasional (ekspor-impor, neraca pembayaran), APBN dan Kebijakan Fiskal, serta peran Koperasi dan Lembaga Keuangan. Pemahaman terhadap topik-topik ini menjadi dasar untuk menganalisis kondisi ekonomi riil.

Contoh Perhitungan Sederhana: Jika Pendapatan Nasional Bruto (PNB) suatu negara tahun 2023 adalah Rp 10.000 triliun dan jumlah penduduknya 250 juta jiwa, maka Pendapatan per Kapita dapat dihitung sebagai berikut:
Pendapatan per Kapita = PNB / Jumlah Penduduk
Pendapatan per Kapita = Rp 10.000.000.000.000.000 / 250.000.000 = Rp 40.000.000 per tahun.

Peran Lembaga Keuangan dalam Perekonomian Indonesia

Lembaga keuangan berfungsi sebagai penyalur dana dari pihak yang berkelebihan (surplus) kepada pihak yang membutuhkan (defisit), sehingga menjadi jantung perekonomian. Peran strategis mereka dapat dirinci sebagai berikut:

  • Bank Sentral (Bank Indonesia): Mengatur dan menjaga stabilitas nilai rupiah, mencetak uang, serta menjadi bank bagi bank-bank umum dan pemerintah.
  • Bank Umum: Menghimpun dana masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, dan deposito, lalu menyalurkannya sebagai kredit untuk investasi dan konsumsi, serta menyediakan jasa sistem pembayaran.
  • Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB): Meliputi perusahaan asuransi, dana pensiun, pasar modal, dan pegadaian. Masing-masing berperan spesifik seperti mengelola risiko, menghimpun dana jangka panjang, serta memberikan pembiayaan dengan jaminan barang bergerak.
  • Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Koperasi Simpan Pinjam: Melayani segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat di daerah yang mungkin belum terjangkau layanan bank umum secara optimal.
BACA JUGA  Konsep Dasar Pendidikan Audit Untuk Mutu Lembaga Pendidikan

Daftar Pokok Bahasan Sosiologi

Sosiologi kelas XI mendalami proses-proses dinamika dan perubahan dalam masyarakat. Fokusnya bergeser dari pengenalan konsep dasar ke analisis terhadap fenomena sosial yang lebih kompleks, seperti konflik, integrasi, dan pergerakan individu dalam struktur sosial. Materi ini relevan untuk memahami realitas masyarakat Indonesia yang majemuk dan terus berubah.

Materi Inti Sosiologi: Konflik, Integrasi, dan Mobilitas

Pokok bahasan utamanya mencakup Konflik Sosial (penyebab, jenis, dan dampaknya), Integrasi dan Reintegrasi Sosial (akomodasi, asimilasi, akulturasi), Mobilitas Sosial (vertikal dan horizontal), serta Kelompok Sosial dan Permasalahannya. Pemahaman ini membantu siswa melihat bahwa konflik bukan sekadar pertikaian, tetapi bagian dari proses sosial yang dapat mengarah pada perubahan.

Perbandingan Teori Konflik Sosial Menurut Para Ahli

Berbagai ahli sosiologi memiliki perspektif berbeda mengenai akar dan fungsi konflik dalam masyarakat. Tabel berikut membandingkan beberapa teori konflik yang berpengaruh.

Teori Tokoh Utama Inti Pemikiran Contoh Aplikasi
Konflik Kelas Karl Marx Konflik berasal dari pertentangan kepentingan antara kelas pemilik modal (borjuis) dan kelas pekerja (proletar) akibat sistem kepemilikan alat produksi. Perselisihan antara serikat pekerja dan manajemen perusahaan mengenai upah dan kondisi kerja.
Konflik Sosial Umum Ralf Dahrendorf Konflik melekat dalam semua hubungan yang berwenang (authority), bukan hanya ekonomi. Konflik muncul dari distribusi kekuasaan yang tidak merata. Protes mahasiswa terhadap kebijakan kampus, atau konflik antara legislatif dan eksekutif.
Konflik Nilai Lewis Coser Konflik tidak selalu destruktif; konflik dalam kelompok yang memiliki tujuan bersama justru dapat memperkuat integrasi dan adaptasi. Debat sehat dalam partai politik untuk merumuskan platform terbaik, yang justru memperkuat kohesi partai.
Konflik Realistis vs Non-Realistis George Simmel Konflik realistis berasal dari tujuan yang tidak tercapai, sedangkan konflik non-realistis adalah pelampiasan ketegangan dari penyebab lain. Konflik realistis: perebutan sumber air antar desa. Konflik non-realistis: tawuran pelajar akibat pelampiasan frustrasi di rumah.

Ilustrasi Proses Asimilasi dalam Komunitas Multikultural

Asimilasi adalah proses sosial yang ditandai dengan upaya mengurangi perbedaan antarindividu atau kelompok, dengan cara mengembangkan sikap dan perilaku yang sama, seringkali didorong oleh perkawinan campur. Bayangkan sebuah permukiman transmigrasi di mana keluarga dari Jawa, Sunda, dan Bali tinggal berdampingan. Pada awalnya, setiap kelompok masih kental menggunakan bahasa daerah, merayakan hari besar, dan memasak makanan khas masing-masing. Interaksi intensif terjadi di pasar, pos ronda, dan sekolah anak-anak.

Lambat laun, untuk memudahkan komunikasi, Bahasa Indonesia menjadi lingua franca di ruang publik. Acara kerja bakti kampung mengadopsi unsur-unsur dari berbagai tradisi menjadi sebuah format baru. Perkawinan antara pemuda Sunda dan perempuan Bali melahirkan keluarga baru yang tidak lagi secara ketat memegang adat salah satu pihak, tetapi menciptakan tradisi keluarga yang unik dan campuran. Ciri-ciri budaya asal masing-masing tidak sepenuhnya hilang, tetapi mereka telah membentuk identitas bersama yang lebih luas sebagai “warga permukiman kita”.

Daftar Pokok Bahasan Geografi: Materi IPS XI SMA: Daftar Lengkap

Geografi kelas XI menekankan pada interaksi yang kompleks antara manusia dan lingkungannya, serta implikasi dari interaksi tersebut. Materi tidak hanya tentang menghafal lokasi, tetapi lebih pada analisis terhadap pola keruangan, pengelolaan sumber daya, dan mitigasi risiko bencana untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan.

Materi IPS XI SMA: Daftar Lengkap memang komprehensif, mencakup dinamika sosial hingga struktur birokrasi. Namun, pemahaman lintas disiplin ilmu justru memperkaya analisis. Seperti dalam kajian neurologi, dijelaskan bahwa Rangsangan hidung ke otak tidak lewat medula oblongata , melainkan jalur saraf kranial langsung. Perspektif sains ini mengajarkan pentingnya verifikasi fakta, sebuah skill krusial yang juga diterapkan dalam menganalisis berbagai teori dan data dalam pelajaran IPS untuk membangun argumen yang solid dan berbasis bukti.

BACA JUGA  Konsentrasi Ekuivalen NaOH dari 100g dalam 1,5L Air dan Perhitungannya

Materi Geografi Fisik dan Manusia

Ruang lingkup pembahasan meliputi Sebaran dan Pengelolaan Sumber Daya Alam (hayati, non-hayati, energi), Ketahanan Pangan Nasional, Dinamika Kependudukan (migrasi, urbanisasi), serta Mitigasi dan Adaptasi Bencana Alam. Pendekatan keruangan digunakan untuk memahami mengapa suatu fenomena terjadi di tempat tertentu dan apa dampaknya.

Hubungan Fenomena Fisik dengan Dampak Sosial-Ekonomi

Geografi mengajarkan bahwa suatu fenomena fisik jarang berdiri sendiri; selalu ada rangkaian dampak yang berantai. Peta konsep berikut menggambarkan hubungan tersebut:

  • Fenomena Fisik: Perubahan iklim meningkatkan frekuensi kekeringan di daerah tertentu.
  • Dampak Lingkungan Langsung: Menurunnya produktivitas lahan pertanian dan krisis ketersediaan air bersih.
  • Dampak Sosial: Terjadi konflik antarwarga mengenai akses air, meningkatnya angka kemiskinan petani, dan timbulnya arus migrasi desa-kota (urbanisasi).
  • Dampak Ekonomi Makro: Menurunnya produksi pangan nasional yang dapat mengancam ketahanan pangan, meningkatnya impor bahan pangan, serta bertambahnya beban sosial di perkotaan.

Studi Kasus Pengelolaan Sumber Daya Alam

Pengelolaan Sumber Daya Perikanan di Kepulauan Kei, Maluku. Wilayah ini dikenal dengan sistem Sasi, yaitu larangan adat untuk mengambil hasil laut tertentu dalam jangka waktu tertentu. Sasi diterapkan secara periodik oleh lembaga adat untuk memberi waktu bagi biota laut seperti lola (sejenis siput) dan teripang untuk berkembang biak. Ketika masa Sasi dibuka, seluruh masyarakat boleh mengambil hasil laut tersebut secara bersama-sama. Praktik ini menunjukkan pengelolaan berbasis kearifan lokal yang efektif. Secara geografis, sistem ini menjaga kelestarian ekosistem laut (aspek fisik).

Secara sosial, ia memperkuat kohesi dan keadilan komunitas karena hasil dibagi merata. Secara ekonomi, ia menjamin keberlanjutan mata pencaharian nelayan tradisional dari generasi ke generasi.

Daftar Pokok Bahasan Sejarah

Sejarah kelas XI membawa siswa menjelajahi periode yang membentuk dunia modern dan Indonesia kontemporer. Pembahasan meluas tidak hanya pada urutan peristiwa, tetapi pada pemahaman mengenai proses perubahan, dampak kolonialisme, bangkitnya nasionalisme, serta nilai-nilai yang dapat dipetik dari setiap babakan sejarah.

Periodisasi Sejarah Indonesia dan Dunia

Materi mencakup dua poros utama. Pertama, Sejarah Dunia dengan fokus pada Revolusi Industri di Eropa beserta dampaknya (imperialisme modern, munculnya paham-paham baru seperti liberalisme dan sosialisme). Kedua, Sejarah Indonesia yang mendalami masa Pergerakan Nasional (awal abad ke-20 hingga 1945), termasuk peran organisasi pergerakan, pendudukan Jepang, dan persiapan kemerdekaan.

Kronologi Penjajahan Bangsa Eropa di Indonesia

Kedatangan bangsa Eropa membuka babak baru dalam sejarah Nusantara, yang ditandai oleh peralihan kekuasaan dan perubahan sistem ekonomi. Garis waktu berikut menyusun peristiwa pentingnya:

  • 1512: Bangsa Portugis mendarat di Maluku, memulai era perdagangan rempah langsung dengan Eropa.
  • 1596: Cornelis de Houtman memimpin armada Belanda pertama yang tiba di Banten.
  • 1602: Didirikannya Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) dengan hak monopoli dan kedaulatan atas nama pemerintah Belanda.
  • 1619: Jan Pieterszoon Coen menduduki Jayakarta dan mengganti namanya menjadi Batavia, yang menjadi pusat administrasi VOC.
  • 1799: VOC dibubarkan karena bangkrut. Wilayah dan hutangnya diambil alih oleh pemerintah Kerajaan Belanda.
  • 1808-1811: Masa pemerintahan Herman Willem Daendels dengan kebijakan kerja paksa (rodi) untuk membangun jalan dan pertahanan.
  • 1811-1816: Masa pendudukan Inggris di bawah Thomas Stamford Raffles, yang memperkenalkan sistem sewa tanah (landrent).
  • 1830-1870: Penerapan Sistem Tanam Paksa (Cultuurstelsel) oleh Gubernur Jenderal Van den Bosch, menyengsarakan rakyat namun mendatangkan keuntungan besar bagi Belanda.
  • 1870-1900: Masa Liberal dengan diterapkannya UU Agraria 1870, yang membuka pintu bagi penanaman modal swasta asing (Politik Pintu Terbuka).
  • 1901-1942: Masa Politik Etis (Balas Budi) yang disertai dengan eksploitasi ekonomi yang lebih sistematis, namun juga memunculkan kelompok terpelajar Indonesia yang menjadi penggerak nasionalisme.

Nilai Keteladanan dari Tokoh Sejarah

R.A. Kartini tidak hanya dikenang sebagai pejuang emansipasi perempuan, tetapi juga sebagai pemikir yang visioner tentang pendidikan dan nasionalisme. Dalam suratnya kepada Prof. Anton dan Nyonya Abendanon pada 4 Oktober 1902, ia menulis: “Kami di sini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak perempuan, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak perempuan itu menjadi saingan laki-laki dalam perjuangan hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya, kewajiban yang diserahkan alam sendiri ke dalam tangannya: menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama.” Kutipan ini menunjukkan bahwa perjuangan Kartini berlandaskan pada kesadaran akan peran strategis pendidikan untuk membangun generasi bangsa yang lebih baik, sebuah nilai keteladanan tentang pentingnya investasi pada pengetahuan dan kemuliaan sebuah cita-cata yang luhur.

Materi IPS XI SMA: Daftar Lengkap mencakup kajian mendalam tentang dinamika geopolitik global, termasuk fenomena Negara yang Dikuasai atau Dijajah oleh Negara Lain. Pemahaman atas sejarah kolonialisme ini sangat krusial untuk menganalisis akar konflik dan ketimpangan sosial ekonomi di era modern. Oleh karena itu, penguasaan materi ini menjadi pondasi utama dalam kurikulum IPS kelas sebelas untuk membentuk perspektif sejarah yang komprehensif.

Sumber dan Media Pembelajaran IPS

Untuk mendalami materi IPS yang begitu luas, diperlukan variasi sumber belajar yang kredibel dan menarik. Penggunaan sumber yang beragam—dari buku teks standar hingga media kontemporer—dapat membantu siswa menghubungkan teori dengan realitas, serta mengembangkan keterampilan penelitian dan kolaborasi.

BACA JUGA  Keliling Persegi Panjang = 2×Keliling Persegi ABCD Panjang Sisi Persegi

Rekomendasi Sumber Belajar Berdasarkan Pokok Bahasan

Setiap disiplin dalam IPS memiliki sumber primer dan sekunder yang dapat dieksplorasi. Untuk Ekonomi, buku teks seperti “Ekonomi untuk SMA/MA Kelas XI” karya Alam S. menjadi dasar, dilengkapi dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan artikel dari Bank Indonesia. Sosiologi dapat diperkaya dengan jurnal seperti “Sosiologi Reflektif” atau film dokumenter seperti “Sang Penari” yang mengangkat konflik sosial. Geografi memerlukan atlas mutakhir, laporan BNPB untuk studi bencana, dan artikel ilmiah dari LIPI.

Sejarah, selain buku paket, dapat dibantu dengan memoar seperti “Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia” atau film dokumenter arsip dari Arsip Nasional Republik Indonesia.

Aktivitas Pembelajaran Proyek dan Diskusi

Agar pembelajaran lebih aplikatif, beberapa aktivitas berikut dapat diterapkan:

  • Proyek Penelitian Mini: Siswa melakukan survei kecil-kecilan di lingkungan sekolah atau rumah mengenai pola konsumsi atau persepsi terhadap suatu isu sosial, lalu menyajikannya dalam bentuk infografis.
  • Simulasi Sidang PBB: Diskusi kelompok dimana setiap kelompok mewakili negara untuk membahas isu global seperti perubahan iklim atau kemiskinan, melatih diplomasi dan pemahaman perspektif berbeda.
  • Analisis Berita: Siswa membawa kliping berita terkait materi (misal, konflik agraria), lalu menganalisisnya menggunakan sudut pandang ekonomi, sosiologi, geografi, dan sejarah secara integratif.
  • Pembuatan Peta Tematik Digital: Menggunakan tools sederhana seperti Google My Maps untuk memetakan sebaran UMKM di daerahnya atau titik rawan bencana berdasarkan data.

Contoh Topik Penelitian Sederhana untuk Siswa

Penelitian sederhana melatih siswa merumuskan masalah, mengumpulkan data, dan menarik kesimpulan. Tabel berikut memberikan contoh topik beserta metodologi yang dapat dijalankan.

Disiplin Ilmu Topik Penelitian Rumusan Masalah Contoh Metodologi Sederhana
Sosiologi Penggunaan Media Sosial di Kalangan Remaja Bagaimana media sosial memengaruhi pola interaksi sosial tatap muka siswa di sekolah? Kuesioner tertutup dan wawancara singkat dengan sampel siswa dari beberapa kelas.
Geografi Potensi dan Kendala Wisata Lokal Apa potensi objek wisata alam di daerah X dan kendala pengembangannya ditinjau dari aspek aksesibilitas dan fasilitas? Observasi lapangan, wawancara dengan pengelola/pengunjung, dan studi dokumen (peta, brosur).
Ekonomi Perilaku Menabung Siswa Faktor-faktor apa yang memengaruhi minat menabung siswa dan preferensi tempat menabung (celengan/bank)? Angket dengan skala Likert dan analisis data sederhana menggunakan persentase.
Sejarah Sejarah Bangunan Bersejarah di Kota Bagaimana sejarah berdirinya Gedung Y dan nilai kesejarahannya bagi masyarakat kota saat ini? Studi literatur (buku sejarah lokal), wawancara dengan tokoh masyarakat atau ahli sejarah setempat.

Simpulan Akhir

Dengan demikian, pendalaman terhadap Materi IPS XI SMA: Daftar Lengkap ini pada akhirnya bukan sekadar memenuhi tuntutan kurikulum. Ini adalah pelatihan mendasar untuk membentuk nalar kritis dan empati sosial. Pemahaman menyeluruh atas keempat pilar IPS akan membekali siswa dengan alat analisis untuk membaca realitas, mengambil peran informed citizen, dan kelak berkontribusi dalam memecahkan persoalan bangsa yang semakin kompleks dan multidimensi.

FAQ Terkini

Bagaimana cara efektif mempelajari IPS yang terdiri dari empat disiplin ilmu sekaligus?

Kuncinya adalah mencari tema penghubung. Misalnya, saat membahas Revolusi Industri di Sejarah, kaitkan dengan dampak urbanisasi di Geografi, perubahan struktur kelas di Sosiologi, dan pertumbuhan ekonomi di Ekonomi. Buat peta konsep atau diagram yang menghubungkan ide-ide utama dari setiap cabang ilmu.

Materi IPS XI SMA: Daftar Lengkap memang luas, mencakup aspek sosial hingga teknologi. Pemahaman ini relevan dengan kehidupan sehari-hari, contohnya dalam memahami prinsip kerja benda elektronik seperti Fungsi Lapisan Zinc (Zn) pada Baterai yang merupakan aplikasi ilmu material. Kembali ke konteks akademis, penguasaan daftar lengkap materi IPS ini membentuk analisis kritis siswa terhadap interaksi kompleks dalam masyarakat modern.

Apakah materi IPS Kelas XI sering keluar di soal UTBK SBMPTN?

Ya, khususnya untuk tes Potensi Skolastik (TPS) pemahaman bacaan dan penalaran umum, serta Tes Kompetensi Akademik (TKA) Saintek/Soshum. Konsep-konsep seperti indeks harga, mobilitas sosial, mitigasi bencana, dan periodisasi sejarah sering menjadi basis pertanyaan. Pemahaman konseptual lebih dibutuhkan daripada hafalan detail.

Adakah proyek atau tugas praktikum untuk mata pelajaran IPS?

Sangat mungkin. Contoh proyeknya antara lain survei kecil-kecilan tentang pola konsumsi di masyarakat (Ekonomi/Sosiologi), membuat peta risiko bencana sederhana wilayah sekolah (Geografi), atau penelitian sejarah berbasis wawancara tentang suatu peristiwa lokal (Sejarah). Metodenya bisa observasi, wawancara, atau studi dokumen.

Bagaimana mengaitkan materi IPS dengan isu-isu aktual yang terjadi saat ini?

Setiap pokok bahasan memiliki kaitan langsung. Misalnya, bahasan perdagangan internasional bisa dikaitkan dengan geopolitik terkini, konflik sosial dengan fenomena polarisasi di media sosial, ketahanan pangan dengan perubahan iklim, dan nilai keteladanan sejarah dengan kepemimpinan nasional sekarang. Guru yang baik akan selalu menyertakan konteks kekinian.

Leave a Comment