Arti Kata Noted dalam Bahasa Indonesia dan Cara Tepat Menggunakannya

Arti kata noted dalam bahasa Indonesia ternyata lebih dari sekadar “dicatat”, dan memahami nuansanya bisa bikin kamu terhindar dari kesalahpahaman yang bikin gregetan. Kata ini sering banget mampir di chat grup kerja, balasan email, atau bahkan saat kamu cuma bisa bilang “oh, oke” ke pacar. Tapi, apa sih sebenarnya makna di balik satu kata yang terkesan simpel ini? Yuk, kita kupas tuntas biar kamu nggak cuma ikut-ikutan pakai, tapi paham betul kapan dan bagaimana mengucapkannya dengan pas.

Kata “noted” dalam bahasa Indonesia sering diartikan sebagai “dicatat” atau “dapat dipahami”, sebuah konfirmasi singkat bahwa pesanmu sudah diterima. Nah, kalau kamu butuh contoh penerapannya dalam percakapan formal, coba intip frasa Mohon jawaban terima kasih sebelumnya yang juga menunjukkan respons yang sopan. Intinya, penggunaan “noted” dan frasa sejenisnya adalah tentang menyampaikan bahwa informasi telah kamu terima dengan baik.

Secara harfiah, ‘noted’ memang berarti ‘telah dicatat’ atau ‘diperhatikan’. Namun, dalam praktiknya, kata ini punya daya magis untuk menyampaikan pengakuan, persetujuan singkat, atau bahkan sinyal bahwa sebuah informasi telah diterima dan diproses. Dari rapat boardroom yang serius sampai obrolan santai di warung kopi, ‘noted’ dan padanannya dalam bahasa Indonesia punya peran yang tak tergantikan untuk menjaga alur komunikasi tetap mulus dan jelas.

Pemahaman Dasar ‘Noted’

Arti kata noted dalam bahasa Indonesia

Source: okezone.com

Dalam percakapan sehari-hari, terutama di dunia kerja digital, kata “noted” sering kali meluncur begitu saja. Kita mendengarnya dalam rapat, membacanya di email, atau bahkan membalas chat dengan kata itu. Tapi, apa sih sebenarnya arti “noted” yang sesungguhnya? Memahami makna dasarnya akan membantu kita menggunakan kata ini dengan lebih tepat dan percaya diri, baik dalam situasi santai maupun formal.

Arti Harfiah dan Konteks Penggunaan, Arti kata noted dalam bahasa Indonesia

Secara harfiah, “noted” adalah bentuk lampau (past tense) atau past participle dari kata kerja “note”, yang berarti mencatat atau memperhatikan. Dalam konteks komunikasi, ketika seseorang mengatakan “noted”, ia menyampaikan bahwa informasi yang baru saja diterima telah dicatat dalam pikirannya atau secara literal, dan ia mengakuinya. Ini adalah bentuk respons yang singkat untuk menunjukkan, “Saya sudah mendengar, saya paham, dan saya akan mengingat atau menindaklanjuti hal ini.” Penggunaannya sangat luas, mulai dari konfirmasi sederhana atas instruksi hingga pengakuan formal terhadap sebuah poin dalam diskusi.

Mari kita lihat contohnya dalam kalimat. Dalam sebuah rapat, atasan mungkin berkata, “The deadline is moved to Friday.” Kamu bisa membalas dengan, “Noted.” Artinya, “Saya catat (perubahan deadline-nya).” Atau, dalam email, rekan kerja menulis, “Please send the report by 5 PM.” Balasan “Noted, will do.” berarti “Sudah saya catat, akan saya kerjakan.” Nuansanya adalah penerimaan dan pengakuan, belum tentu persetujuan mutlak, tetapi lebih ke “Saya telah merekam informasi ini.”

BACA JUGA  Pemerintah Sengaja Menaikkan Inflasi Benarkah Strategi Terselubung

Padanan dan Sinonim dalam Bahasa Indonesia: Arti Kata Noted Dalam Bahasa Indonesia

Menerjemahkan “noted” secara langsung kadang terasa kaku. Pilihan padanan kata dalam bahasa Indonesia sangat bergantung pada konteks dan nuansa yang ingin kita sampaikan. Apakah kita ingin terdengar formal, akrab, atau sekadar konfirmasi cepat? Memilih sinonim yang tepat bisa membuat komunikasi terasa lebih natural dan sesuai dengan situasi.

Perbandingan Nuansa Sinonim ‘Noted’

Setiap padanan kata membawa rasa yang sedikit berbeda. “Dicatat” terdengar lebih literal dan administratif. “Diperhatikan” mengarah pada kesan bahwa hal tersebut akan menjadi bahan pertimbangan. Sementara “Oke, paham” lebih santai dan langsung. Berikut tabel yang membandingkan beberapa pilihan utama.

Kata Padanan Contoh Penggunaan Nuansa Makna Konteks yang Cocok
Dicatat “Permintaan untuk revisi slide sudah dicatat.” Formal, literal. Menekankan pada tindakan mencatat secara fisik atau dalam agenda. Rapat bisnis, email resmi, konfirmasi tugas.
Diperhatikan “Masukan dari tim marketing akan kami diperhatikan.” Lebih dalam dari sekadar catat; mengandung janji untuk mempertimbangkan atau menjadikan acuan. Respons terhadap kritik, saran, atau poin penting dalam diskusi.
Paham / Oke, paham “Besok masuk jam 7? Oke, paham.” Santai, akrab. Menunjukkan pemahaman dan penerimaan informasi secara personal. Percakapan sehari-hari, chat dengan rekan dekat, instruksi singkat.
Diketahui “Laporan keuangan triwulan III telah diketahui oleh direksi.” Sangat formal dan pasif. Menekankan bahwa informasi telah sampai dan diakses oleh pihak tertentu. Notulen rapat, komunikasi tingkat manajemen, pengumuman resmi.

Pemilihan kata ini penting karena menyangkut ekspektasi. Membalas “dicatat” mungkin tidak memberi kesan bahwa kamu akan mengerjakannya segera, sementara “oke, paham” terdengar lebih personal dan siap bertindak. Pahami dulu nada percakapan dan hubungan dengan lawan bicara sebelum memilih padanan yang pas.

Penggunaan dalam Komunikasi Formal dan Informal

Cara kita mengatakan “noted” sangat menentukan citra profesionalisme atau keakraban kita. Dalam dunia kerja yang hybrid, batas antara formal dan informal sering kabur. Namun, dengan memahami tempat yang tepat untuk setiap gaya, kita bisa terhindar dari kesan yang salah, seperti dianggap tidak sopan di email klien atau justru terlalu kaku saat chat dengan tim.

Noted dalam Situasi Formal

Dalam rapat bisnis, korespondensi email dengan atasan atau klien, atau presentasi, penggunaan “noted” dan padanannya harus terstruktur dan jelas. Hindari kata yang terlalu singkat tanpa konteks. Sebagai contoh, dalam email, jangan hanya membalas “Noted.” tetapi lengkapi dengan, “Noted with thanks. I will proceed with the revision and submit it by tomorrow EOD.” Padanan Indonesianya bisa, “Terima kasih atas informasinya, sudah dicatat.

Saya akan lanjutkan revisinya dan kirim besok sebelum jam tutup.” Frasa seperti “Telah kami catat sebagai bahan tindak lanjut” atau “Poin Anda kami akui dan akan dibahas lebih lanjut” juga menunjukkan profesionalisme.

BACA JUGA  Menentukan nilai q pada garis y=3x+2 bila x=p+1 secara aljabar

Noted dalam Percakapan Sehari-hari

Di grup WhatsApp tim atau obrolan langsung dengan rekan kerja, kita bisa lebih fleksibel. Kata “noted” sendiri sering digunakan langsung, atau dengan padanan yang lebih ringan. Intinya adalah efisiensi dan kejelasan. Berikut beberapa variasi respons yang umum dalam komunikasi informal.

  • “Oke, noted!” – Konfirmasi cepat yang ramah.
  • “Sip, sudah dicatat.” – Menggunakan kata “sip” untuk kesan santai tapi tetap jelas.
  • “Paham, lanjut.” – Menunjukkan tidak hanya memahami, tapi juga mendorong percakapan atau pekerjaan berjalan.
  • “Copy that.” – Terinspirasi dari komunikasi radio, sering dipakai untuk konfirmasi instruksi dengan gaya yang catchy.
  • “Baik, terima kasih.” – Lebih sopan namun tetap hangat, cocok untuk instruksi dari seseorang yang sedikit lebih senior dalam setting informal.

Contoh Pemakaian dalam Kalimat Lengkap

Melihat kata “noted” dalam aksi melalui berbagai contoh kalimat akan memperdalam pemahaman kita. Dari situasi yang paling umum hingga kesalahan yang sering terjadi, contoh-contoh ini bisa menjadi panduan praktis untuk langsung dipraktikkan. Perhatikan bagaimana posisi kata dan konteks kalimat mengubah penekanan maknanya.

Noted sebagai Kata Kerja

Sebagai kata kerja, “noted” sering muncul dalam laporan atau narasi. Contoh: “She noted the discrepancy in the data during the audit.” (Dia mencatat adanya perbedaan dalam data selama audit.) “The manager noted that punctuality is crucial for the team.” (Manajer menyatakan atau mencatat bahwa ketepatan waktu sangat penting bagi tim.) Dalam kedua contoh ini, “noted” berperan aktif sebagai tindakan yang dilakukan subjek.

Nah, kalau dalam percakapan sehari-hari, “noted” itu artinya kita mencatat atau mengakui informasi yang diberikan. Mirip seperti saat kita memahami sebuah kondisi medis, misalnya tentang Keretakan Tulang: Kelainan yang Dikenal —kita perlu mencatat gejalanya dengan serius. Intinya, “noted” adalah bentuk pengakuan bahwa kita sudah menerima dan akan memperhatikan poin tersebut, baik dalam obrolan ringan maupun pembahasan penting.

Percakapan Natural dengan ‘Noted’

Untuk merasakan bagaimana kata ini hidup dalam percakapan, bayangkan dialog singkat berikut ini.

Boss: “Arya, untuk presentasi besok, pastikan data market share pakai yang terbaru dari riset Q4 ya.”
Arya: “Noted, Pak. Sudah saya siapkan. Akan saya update di slide bagian pertama.”
Boss: “Good. And please highlight the growth compared to last year.”
Arya: “Siap. Sudah dicatat juga poin itu.”

Percakapan ini menunjukkan peralihan yang mulus antara “Noted” (lebih umum dalam bahasa Inggris kerja) dan padanan Indonesianya, “Sudah dicatat,” tanpa kehilangan makna.

Kesalahan Umum dan Koreksinya

Kesalahan paling umum adalah menganggap “noted” selalu berarti “setuju”. Padahal, itu hanya pengakuan penerimaan informasi. Kesalahan lain adalah menerjemahkannya secara kaku menjadi “tercatat” dalam semua konteks, yang bisa terdengar aneh. Contoh: Klien mengirimkan daftar perubahan yang rumit. Membalas email hanya dengan ” Noted.” bisa dianggap dingin atau tidak kooperatif.

Koreksi: ” Thank you for the detailed feedback. We have noted all your points and will review them carefully.” (Versi ID: ” Terima kasih atas masukannya. Semua poin sudah kami catat dan akan kami tinjau dengan seksama.“) Respons kedua lebih baik karena menunjukkan proses dan perhatian.

BACA JUGA  Alasan Pembangunan Masjid Zahir Simbol Kebanggaan dan Penyatu Umat

Ekspresi dan Idiom Terkait

Bahasa Indonesia kaya akan ekspresi yang fungsinya mirip dengan “noted”, tetapi punya rasa kultural yang unik. Ekspresi ini tidak hanya sekadar menerima informasi, tetapi juga membangun hubungan dan menunjukkan sikap. Mengenalinya akan memperkaya cara kita berkomunikasi, membuat kita terdengar lebih luwes dan memahami nuansa tersembunyi di balik sebuah balasan singkat.

Frasa Bahasa Indonesia dengan Makna Serupa

Beberapa frasa bisa menjadi pengganti yang lebih berwarna. ” Sudah masuk di pikiran” atau ” Sudah terekam baik” terdengar lebih personal dan meyakinkan. Dalam konteks yang lebih santai, ” Oke, masuk agenda!” terkesan ringan namun bertanggung jawab. Ada juga ekspresi ” Saya simpan baik-baik” yang sering digunakan untuk menyatakan bahwa sebuah nasihat atau pesan penting akan diingat, bukan sekadar dicatat.

Membandingkan “Noted with Thanks”

Frasa “Noted with thanks” sangat populer di email. Padanan dalam bahasa Indonesia yang setara dan sering digunakan adalah ” Terima kasih atas informasinya, sudah dicatat” atau versi yang lebih ringkas ” Terkonfirmasi, terima kasih.” Hindari menerjemahkan kata per kata menjadi “Dicatat dengan terima kasih” karena terdengar sangat tidak natural. Inti dari frasa ini adalah menggabungkan konfirmasi penerimaan informasi dengan ungkapan terima kasih yang sopan dalam satu paket yang efisien.

Makna Implisit di Balik Balasan ‘Noted’

Sebuah balasan “noted” yang telanjang, tanpa embel-embel apa pun, sering kali punya makna implisit yang perlu dibaca. Bisa jadi itu adalah tanda bahwa pembicara mengakhiri diskusi tentang topik itu, atau mungkin bahkan bentuk ketidaksetujuan yang pasif. Dalam dinamika percakapan, “noted” bisa menjadi cara halus untuk mengatakan, “Saya dengar pendapatmu, tapi saya tidak sepenuhnya sepakat dan saya tidak ingin berdebat lebih lanjut.” Di sisi lain, “noted” yang diikuti dengan rencana tindak lanjut yang jelas menunjukkan engagement dan persetujuan.

Membaca nada, konteks, dan hubungan dengan lawan bicara adalah kunci untuk memahami pesan yang sebenarnya tersembunyi di balik kata yang tampaknya sederhana ini.

Akhir Kata

Jadi, sudah jelas kan sekarang? Menguasai arti kata noted dalam bahasa Indonesia beserta segala varian dan konteks penggunaannya itu seperti punya kunci rahasia untuk komunikasi yang lebih efektif. Mulai dari sekadar mengangguk lewat tulisan dengan “dicatat, ya” hingga memberi kesan profesional dengan “tersampaikan, terima kasih”, pilihan kata ada di tanganmu. Ingat, bahasa itu hidup dan dinamis, jadi jangan ragu untuk memilih padanan yang paling pas dengan situasi dan feeling-mu.

Selamat mencoba dan semoga catatan-catatan kecil ini bermanfaat untuk percakapanmu selanjutnya!

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah balasan “noted” dianggap kasar atau tidak sopan?

Tergantung konteks dan hubungan. Dalam komunikasi formal atau dengan atasan, lebih baik gunakan “Terima kasih infonya, sudah dicatat” agar terdengar lebih sopan. Di percakapan informal dengan teman, “noted” umumnya diterima.

Bisakah “noted” diartikan sebagai bentuk persetujuan?

Tidak selalu. “Noted” lebih menekankan pada pengakuan bahwa informasi telah diterima, bukan berarti menyetujui isinya. Untuk menyetujui, gunakan kata seperti “setuju”, “sepakat”, atau “disetujui”.

Apa padanan “noted with thanks” yang natural dalam bahasa Indonesia?

Beberapa pilihan yang natural adalah “Dicatat, terima kasih”, “Terima kasih infonya, sudah saya catat”, atau “Tersampaikan, terima kasih banyak”.

Apakah ada kata serapan dari “noted” yang sudah digunakan dalam percakapan sehari-hari?

Ya, kata “noted” sendiri sudah sangat umum diserap dan digunakan langsung dalam percakapan sehari-hari, terutama di kalangan profesional muda dan dalam komunikasi digital, tanpa diterjemahkan.

Leave a Comment