Menentukan Suku Pertama Barisan 101 Bilangan Genap Berjumlah 14342

Menentukan suku pertama barisan 101 bilangan genap dengan jumlah 14342 bukan sekadar teka-teki angka, melainkan pintu masuk untuk memahami keanggunan matematika dalam pola yang teratur. Soal ini mengajak kita menyelami konsep deret aritmatika, di mana setiap bilangan genap berjarak sama, menawarkan tantangan logika yang memuaskan saat terpecahkan.

Dengan menggunakan rumus jumlah deret aritmatika, persoalan yang tampak kompleks ini dapat diurai menjadi sebuah persamaan linear sederhana. Tujuannya jelas: menemukan bilangan genap awal yang, ketika dijumlahkan dengan 100 bilangan genap berikutnya, menghasilkan total tepat 14.342. Proses penyelesaiannya melibatkan penalaran aljabar yang ketat sekaligus verifikasi untuk memastikan keakuratan hasil akhir.

Memahami Masalah dan Konsep Dasar Barisan Bilangan Genap

Sebelum menyelami perhitungan, penting untuk membangun fondasi pemahaman yang kokoh tentang apa yang dimaksud dengan barisan bilangan genap. Pada hakikatnya, barisan bilangan genap merupakan salah satu contoh paling sederhana dari barisan aritmatika, di mana setiap suku setelah suku pertama diperoleh dengan menambahkan suatu bilangan tetap yang disebut beda. Untuk bilangan genap, beda ini selalu bernilai 2. Secara umum, suku ke-n dari suatu barisan aritmatika dapat dirumuskan sebagai Un = a + (n-1)b , dengan ‘a’ sebagai suku pertama dan ‘b’ sebagai beda.

Khusus untuk barisan genap, rumusnya menjadi Un = a + (n-1)
- 2
.

Konsep kunci lainnya adalah jumlah dari n suku pertama, sering dilambangkan dengan S n. Rumus umum untuk jumlah deret aritmatika adalah:

Sn = (n/2)

(2a + (n-1)b)

Rumus ini menjadi senjata utama kita untuk menyelesaikan berbagai masalah terkait penjumlahan suku-suku berurutan. Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah perbandingan beberapa contoh barisan bilangan genap dengan karakteristik yang berbeda-beda.

Suku Pertama (a) Beda (b) Jumlah Suku (n) Jumlah Total (Sn)
2 2 5 30
10 2 10 190
0 2 8 56
-4 2 6 6

Berdasarkan pernyataan masalah “Menentukan suku pertama barisan 101 bilangan genap dengan jumlah 14342”, kita dapat mengidentifikasi variabel-variabel yang diketahui dengan pasti. Nilai ‘n’ atau banyaknya suku adalah 101. Nilai ‘S n‘ atau jumlah totalnya adalah 14.342. Beda ‘b’ untuk barisan genap sudah pasti 2. Satu-satunya variabel yang tidak diketahui dan harus kita cari adalah ‘a’, yaitu suku pertama dari barisan tersebut.

BACA JUGA  Nilai x yang Memenuhi log x + log 2 = 1 Diselesaikan

Menyusun Persamaan Matematika dari Permasalahan

Menentukan suku pertama barisan 101 bilangan genap dengan jumlah 14342

Source: amazonaws.com

Setelah semua komponen masalah dipetakan, langkah selanjutnya adalah menerjemahkan kata-kata menjadi sebuah persamaan matematika yang dapat diolah. Proses ini membutuhkan ketelitian dalam substitusi nilai-nilai yang diketahui ke dalam rumus yang tepat. Dengan menggunakan rumus jumlah deret aritmatika, kita mulai dengan memasukkan nilai n=101, S n=14342, dan b=2.

Substitusi menghasilkan persamaan: 14342 = (101/2)
– (2a + (101-1)*2). Langkah penyederhanaan dilakukan secara bertahap. Pertama, hitung operasi dalam kurung terkait beda: (101-1)*2 = 100*2 = 200. Persamaan sekarang menjadi 14342 = (101/2)
– (2a + 200). Untuk menghilangkan bentuk pecahan, kedua ruas persamaan dapat dikalikan dengan 2, menghasilkan 28684 = 101
– (2a + 200).

Persamaan ini sudah berbentuk linear yang hanya mengandung satu variabel tak diketahui, yaitu ‘a’.

Prosedur serupa dapat diterapkan pada berbagai variasi angka. Sebagai ilustrasi, perhatikan contoh berikut.

Contoh: Tentukan suku pertama barisan 50 bilangan genap yang jumlahnya

7550. Diketahui

n=50, S n=7550, b=

2. Persamaan

Menyelesaikan soal barisan aritmatika, seperti menentukan suku pertama dari 101 bilangan genap berjumlah 14342, melatih ketelitian dan logika sistematis. Keterampilan analitis ini sangat relevan bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata, misalnya dengan memahami 3 Cara Pelajar Mengisi Kemerdekaan. Pada akhirnya, semangat kontribusi itu berpadu dengan disiplin berpikir, yang juga dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan matematika kompleks tersebut secara tuntas dan akurat.

7550 = (50/2)

(2a + (50-1)*2)

Sederhanakan: 7550 = 25 – (2a + 98)Kedua ruas dibagi 25: 302 = 2a + 98Selanjutnya: 2a = 302 – 98 = 204, sehingga a = 102.Jadi, suku pertamanya adalah 102.

Menghitung dan Membuktikan Solusi

Dari persamaan yang telah disederhanakan, 28684 = 101
– (2a + 200), perhitungan dapat dilanjutkan. Pertama, bagi kedua ruas dengan 101 untuk mengisolasi bagian yang mengandung ‘a’. Hasilnya adalah 284 = 2a + 200. Kemudian, kurangi kedua ruas dengan 200, diperoleh 84 = 2a. Langkah terakhir, bagi kedua ruas dengan 2, sehingga didapatkan nilai a = 42.

Dengan demikian, suku pertama dari barisan 101 bilangan genap yang jumlahnya 14.342 adalah 42.

Sebuah solusi perlu diverifikasi untuk memastikan kebenarannya. Verifikasi dilakukan dengan menghitung ulang S n menggunakan nilai a=42, n=101, dan b=2. S n = (101/2)
– (2*42 + (101-1)*2) = 50.5
– (84 + 200) = 50.5
– 284 = 14342. Hasil ini sesuai dengan jumlah total yang diberikan, membuktikan bahwa solusi a=42 adalah benar.

BACA JUGA  Hitung nilai f(2x‑5) untuk fungsi f(x)=7‑3x Langkah Lengkap

Berdasarkan nilai suku pertama ini, kita dapat merekonstruksi sebagian barisannya. Berikut adalah lima suku pertama dan lima suku terakhir dari barisan tersebut.

  • Suku ke-1: 42
  • Suku ke-2: 44
  • Suku ke-3: 46
  • Suku ke-4: 48
  • Suku ke-5: 50
  • Suku ke-97: 42 + (96*2) = 234
  • Suku ke-98: 236
  • Suku ke-99: 238
  • Suku ke-100: 240
  • Suku ke-101: 242

Ilustrasi deskriptif barisan ini dimulai dari angka 42. Setiap langkah berikutnya selalu naik sebanyak 2 unit, membentuk rentetan bilangan genap yang konsisten. Dari 42, 44, 46, dan seterusnya, pola ini berlanjut tanpa putus hingga mencapai suku ke-101, yaitu 242. Bayangkan sebuah garis bilangan dimana kita melompati setiap angka ganjil, hanya mendarat di angka genap secara berurutan mulai dari 42 sebanyak 101 kali pendaratan.

Total jarak yang ditempuh dari semua lompatan itulah yang bernilai 14.342.

Eksplorasi Variasi dan Aplikasi Konsep: Menentukan Suku Pertama Barisan 101 Bilangan Genap Dengan Jumlah 14342

Nilai suku pertama ‘a’ dalam suatu deret aritmatika tidaklah tetap; ia sangat sensitif terhadap perubahan baik pada jumlah total (S n) maupun banyaknya suku (n). Hubungan dinamis ini dapat diamati melalui perbandingan beberapa skenario hipotetis dengan beda yang tetap sama, yaitu 2.

Skenario Jumlah Suku (n) Jumlah Total (Sn) Suku Pertama (a)
A (Kasus Awal) 101 14342 42
B 101 15150 50
C 80 14342 99.775
D 120 14342 8.1833…

Skenario B menunjukkan bahwa dengan n tetap, peningkatan S n akan menaikkan nilai a. Skenario C dan D mengungkap hal menarik: meskipun S n sama, perubahan n menghasilkan nilai a yang bukan bilangan genap, seperti 99.
775. Ini menjawab pertanyaan mendasar: dalam konteks soal “barisan bilangan genap”, suku pertama yang ditemukan tidak harus genap. Syaratnya adalah setiap suku U n = a + (n-1)*2 harus genap.

Jika a ganjil, maka a ditambah dengan (n-1)*2 (yang selalu genap) akan menghasilkan bilangan ganjil. Oleh karena itu, untuk memastikan semua suku genap, suku pertama ‘a’ haruslah bilangan genap juga. Dalam kasus kita, 42 adalah genap, sehingga seluruh barisan terdiri dari bilangan genap.

Menentukan suku pertama barisan 101 bilangan genap yang berjumlah 14342 memerlukan ketelitian dan konsistensi dalam perhitungan, sebuah disiplin yang juga tercermin dalam perjuangan KH Zaenal Mustofa: Pahlawan Perlawanan Terhadap Bangsa. Nilai perjuangan tersebut mengingatkan bahwa dalam matematika, menemukan titik awal yang tepat, seperti suku pertama, adalah fondasi untuk membangun solusi yang kokoh dan akurat atas persoalan yang kompleks.

BACA JUGA  Nilai a pada Soal Ini Teknik Mencari dan Menerapkannya

Setelah suku pertama diketahui, menentukan suku terakhir menjadi sangat mudah. Cukup gunakan rumus suku ke-n: U 101 = a + (101-1)*2 = 42 + 200 = 242. Konsep deret aritmatika ini memiliki aplikasi yang luas di luar matematika murni. Misalnya, dalam perencanaan keuangan, jika seseorang menabung dengan peningkatan tetap setiap bulan, total tabungan setelah periode tertentu dapat dihitung dengan rumus ini.

Dalam logistik, menghitung total barang yang disusun bertingkat dengan pola penambahan tetap juga menggunakan prinsip yang sama. Pemahaman ini mengubah deret aritmatika dari sekumpulan angka menjadi alat analisis yang praktis.

Ulasan Penutup

Dengan demikian, perjalanan untuk mengungkap suku pertama barisan tersebut telah berhasil dituntaskan. Nilai yang ditemukan bukan hanya sekadar angka, tetapi fondasi yang membangun sebuah rangkaian harmonis sebanyak 101 suku. Eksplorasi ini memperlihatkan kekuatan rumus matematika dalam menyederhanakan masalah dan membuka peluang untuk diterapkan dalam berbagai skenario perhitungan dunia nyata, mulai dari perencanaan keuangan hingga analisis data.

Menentukan suku pertama dari barisan 101 bilangan genap dengan jumlah total 14.342 memerlukan pemahaman kuat tentang deret aritmetika. Keterampilan serupa dalam menyederhanakan eksponen, seperti saat Anda Hitung (81)³⁄⁴ + (36)¹⁄₂ – (64)²⁄₃ , sangat relevan untuk memecahkan persamaan yang muncul. Dengan rumus jumlah deret, nilai suku awal dapat ditemukan secara sistematis, mengonfirmasi bahwa logika matematika yang solid adalah kunci dari berbagai solusi.

Informasi FAQ

Apakah suku pertama yang ditemukan pasti bilangan genap?

Ya, secara logika. Karena barisannya adalah barisan bilangan genap dengan beda 2, jika suku pertamanya ganjil, maka suku-suku berikutnya akan menjadi ganjil juga (misal, 1, 3, 5,…). Hanya dengan suku pertama genap, seluruh suku dalam barisan akan genap.

Bagaimana jika jumlah total (Sn) yang diberikan bukan bilangan genap?

Untuk barisan bilangan genap dengan banyak suku ganjil (seperti 101), jumlah totalnya selalu genap. Jika Sn yang diberikan ganjil, maka tidak ada solusi bilangan bulat yang memenuhi, menunjukkan kemungkinan ada kesalahan dalam soal atau data.

Apakah rumus ini bisa dipakai untuk barisan bilangan ganjil?

Bisa, dengan prinsip yang sama. Barisan bilangan ganjil juga merupakan deret aritmatika dengan suku pertama 1 dan beda 2. Rumus jumlah deret aritmatika tetap berlaku, hanya nilai awalnya yang berbeda.

Bagaimana cara cepat mengecek kebenaran suku pertama yang ditemukan?

Setelah menemukan suku pertama (a), hitung suku terakhir (U101 = a + (101-1)*2), lalu gunakan rumus jumlah Sn = n/2
– (a + U101). Jika hasilnya 14342, maka solusi telah terbukti benar.

Leave a Comment