Nilai x yang Memenuhi Persamaan cos x = cos 110° menjadi topik menarik karena mengajak kita menelusuri sifat periodik fungsi kosinus dan cara mencari solusi dalam rentang sudut standar 0°–360°. Dengan memahami identitas dasar cos α = cos β ⇔ α = 2πk ± β, kita dapat mengubah persamaan ini menjadi bentuk umum yang mudah diolah secara aljabar maupun geometris.
Pembahasan selanjutnya akan menelusuri langkah‑langkah detail mulai dari konsep dasar fungsi kosinus, sifat periodiknya, hingga proses konversi derajat ke radian, verifikasi grafis, dan contoh aplikasi dalam fisika. Semua langkah disajikan dalam dan ilustrasi yang memperjelas posisi titik pada lingkaran satuan serta hubungan nilai kosinus dengan koordinat x.
Konsep Dasar Fungsi Kosinus
Fungsi kosinus merupakan salah satu fungsi trigonometri yang paling sering muncul dalam matematika dan fisika. Nilai kosinus menggambarkan koordinat‑x sebuah titik pada lingkaran satuan, sehingga pemahaman dasar tentang definisi dan sifatnya sangat penting sebelum membahas persamaan seperti cos x = cos 110°.
Definisi dan Sifat Nilai Absolut
Secara formal, cos θ didefinisikan sebagai rasio antara sisi‑samping yang berdekatan dengan sudut θ dan panjang hipotenusa pada segitiga siku‑siku. Karena koordinat‑x pada lingkaran satuan selalu berada antara –1 dan 1, nilai absolut cos θ tidak pernah melebihi 1. Ini berarti |cos θ| ≤ 1 untuk semua nilai sudut, baik dalam derajat maupun radian.
Rentang Nilai dan Lingkaran Satuan
Lingkaran satuan memiliki jari‑jari 1 dan pusat di titik (0, 0). Setiap sudut θ menentukan sebuah titik (x, y) pada keliling lingkaran, di mana x = cos θ dan y = sin θ. Karena jari‑jari tetap 1, nilai cos θ selalu berada dalam rentang [-1, 1]. Pada sudut‑sudut khusus, nilai kosinus mengambil nilai‑nilai penting seperti 0, ±½, ±√2/2, dan ±1.
Contoh Nilai Kosinus pada Sudut Umum
Berikut adalah yang menampilkan nilai kosinus untuk beberapa sudut yang sering dipakai. Tabel memiliki empat kolom maksimum sehingga mudah ditampilkan pada perangkat seluler maupun desktop.
| Sudut (°) | Cosinus | Sudut (°) | Cosinus |
|---|---|---|---|
| 0° | 1 | 180° | –1 |
| 30° | √3⁄2 ≈ 0,866 | 210° | –√3⁄2 ≈ –0,866 |
| 45° | √2⁄2 ≈ 0,707 | 225° | –√2⁄2 ≈ –0,707 |
| 60° | ½ = 0,5 | 240° | –½ = –0,5 |
| 90° | 0 | 270° | 0 |
| 360° | 1 |
Dalam lingkaran satuan, koordinat‑x titik pada sudut
θsama dengan nilaicos θ. Karena jari‑jari 1, perubahan sudut hanya memutar titik di sekitar pusat tanpa mengubah nilai mutlakcos θ.
Ilustrasi Sudut 110° pada Lingkaran Satuan
Bayangkan sebuah titik pada keliling lingkaran satuan yang dibentuk oleh sudut 110°. Titik tersebut terletak di kuadran II, di mana nilai cos θ bernilai negatif dan sin θ positif. Garis radius yang menghubungkan pusat ke titik membentuk sudut 110° dengan sumbu‑x positif. Jika kita proyeksikan titik itu ke sumbu‑x, jarak proyeksi adalah nilai cos 110°, yaitu sekitar –0,342.
Sifat Periodik dan Identitas Kosinus: Nilai x Yang Memenuhi Persamaan Cos x = Cos 110°
Sifat periodik kosinus memungkinkan kita menemukan semua solusi dari persamaan trigonometri hanya dengan menambahkan kelipatan periode. Pada derajat, periode standar adalah 360°, sehingga setiap 360° nilai kosinus kembali ke nilai semula.
Periode 360° dan Dampaknya pada Solusi
Source: slidesharecdn.com
Nilai x yang memenuhi persamaan cos x = cos 110° adalah 110° atau 250°, tergantung kuadran. Misalnya, saat menghitung gaya rata‑rata pada bola golf 0,2 kg dengan kecepatan 50 m/s dan kontak 0,001 s, kita dapat melihat contoh penerapan konsep ini pada Gaya Rata-rata pada Bola Golf 0,2 kg dengan Kecepatan 50 m/s dan Kontak 0,001 s. Kembali ke trigonometri, nilai x tersebut tetap penting untuk menyelesaikan soal sudut.
Jika cos α = cos β, maka selisih sudut antara α dan β harus berupa kelipatan penuh periode atau posisi simetris pada lingkaran satuan. Ini menghasilkan identitas umum:
cos α = cos β ⇔ α = 2πk ± β, dengan k ∈ ℤ.
Dalam satuan derajat, identitas tersebut menjadi α = 360°·k ± β. Dengan menyesuaikan nilai k, semua solusi dapat dipindahkan ke interval yang diinginkan, misalnya 0° – 360°.
Perbandingan Solusi Umum untuk Berbagai Nilai θ
| θ (°) | Solusi Umum | Contoh Solusi dalam 0°–360° |
|---|---|---|
| 30° | x = 360°k ± 30° | 30°, 330° |
| 110° | x = 360°k ± 110° | 110°, 250° |
| 210° | x = 360°k ± 210° | 210°, 150° |
Untuk menyesuaikan solusi ke dalam interval 0° – 360°, pilih nilai k sehingga hasilnya berada pada rentang tersebut, kemudian gunakan operasi modulo 360° bila diperlukan.
Gambar Dua Sudut Simetris pada Lingkaran Satuan
Gambaran visual menampilkan dua titik yang berada pada posisi cermin terhadap sumbu‑y. Misalnya, sudut 110° dan 250° (yang merupakan 360° – 110°) berada pada kuadran II dan III secara berlawanan, namun kedua titik memiliki nilai kosinus yang sama, yaitu cos 110°.
Menentukan Solusi Persamaan cos x = cos 110°
Persamaan ini dapat diselesaikan dengan memanfaatkan identitas periodik yang telah dibahas sebelumnya. Langkah‑langkah aljabar mengubah persamaan menjadi bentuk umum yang memuat semua solusi.
Langkah‑Langkah Aljabar
Mulai dari cos x = cos 110°, identitas cos α = cos β ⇔ α = 360°k ± β memberi:
x = 360°·k ± 110°, dengan k ∈ ℤ.
Kita selanjutnya mencari nilai k yang menghasilkan x berada di antara 0° dan 360°.
Solusi dalam Interval 0°–360°
- Jika k = 0, maka
x = 110°ataux = –110°. Nilai negatif disesuaikan menjadi360° – 110° = 250°. - Jika k = 1, maka
x = 360° + 110° = 470°(di luar rentang) danx = 360° – 110° = 250°(sudah terhitung). - Jika k = –1, maka
x = –360° + 110° = –250°→360° – 250° = 110°(sudah terhitung).
Jadi, satu‑satunya nilai unik dalam 0°–360° adalah 110° dan 250°.
Tabel Solusi Lengkap
| No | Bentuk Umum | Nilai x (°) | Nilai x (rad) |
|---|---|---|---|
| 1 | x = 360°k + 110° | 110° (k = 0) | 110°·π/180 ≈ 1,919 rad |
| 2 | x = 360°k – 110° | 250° (k = 1) | 250°·π/180 ≈ 4,363 rad |
Dengan k = 0, 1, –1 kita memperoleh semua solusi yang berada pada satu putaran penuh. Nilai‑nilai di luar rentang dapat dipetakan kembali menggunakan operasi modulo 360°.
Deskripsi Ilustrasi Dua Titik pada Lingkaran Satuan
Gambaran menampilkan titik A pada sudut 110° (koordinat ≈ (–0,342, 0,940)) dan titik B pada sudut 250° (koordinat ≈ (–0,342, –0,940)). Kedua titik berada pada garis vertikal yang sama, sehingga nilai cos mereka identik, yaitu –0,342.
Konversi Derajat ke Radian
Mengubah sudut dari derajat ke radian penting agar semua perhitungan trigonometri konsisten, terutama ketika menggunakan fungsi kalkulator atau perangkat lunak yang mengharuskan radian.
Prosedur Konversi dengan Contoh 110°
Rumus umum konversi adalah:
radian = derajat × π / 180
Untuk 110°:
110° × π / 180 = 11π / 18 ≈ 1,919 rad
Penerapan pada Semua Solusi
- 110° → 11π⁄18 rad ≈ 1,919 rad
- 250° → 25π⁄18 rad ≈ 4,363 rad
Tabel Pasangan Derajat–Radian, Nilai x yang Memenuhi Persamaan cos x = cos 110°
| Derajat (°) | Radian |
|---|---|
| 110° | 11π⁄18 ≈ 1,919 |
| 250° | 25π⁄18 ≈ 4,363 |
Konsistensi satuan mencegah kesalahan ketika nilai kosinus dimasukkan ke dalam persamaan fisika atau kalkulasi numerik.
Deskripsi Gambar Skala Radian pada Sumbu Sudut
Visualisasi menampilkan sumbu horizontal yang dibagi menjadi potongan π/6 (30°), π/4 (45°), π/3 (60°), hingga 2π (360°). Garis-garis penanda menunjukkan posisi 110° (≈ 11π/18) dan 250° (≈ 25π/18) secara jelas, membantu mengingat konversi antara kedua satuan.
Verifikasi Solusi dengan Grafik
Grafik fungsi y = cos x pada rentang 0° – 360° memberikan cara visual untuk memeriksa apakah nilai‑nilai yang diperoleh memang menghasilkan cos x = cos 110°.
Langkah‑Langkah Menggambar Grafik
- Plot sumbu‑x dengan skala derajat 0° hingga 360°.
- Gambarkan kurva kosinus, dimulai dari nilai 1 pada 0°, menurun menjadi 0 pada 90°, mencapai –1 pada 180°, kembali ke 0 pada 270°, dan kembali ke 1 pada 360°.
- Tarik garis horizontal pada tinggi
cos 110° ≈ –0,342.
Titik Potong dan Koordinat Solusi
Garis horizontal memotong kurva pada dua titik yang sesuai dengan sudut 110° dan 250°.
| x (°) | y = cos x |
|---|---|
| 110° | –0,342 |
| 250° | –0,342 |
Visualisasi membantu mengonfirmasi bahwa tidak ada solusi lain di luar dua titik tersebut pada satu siklus penuh.
Deskripsi Ilustrasi Grafik Kosinus Berwarna
Kurva kosinus berwarna biru tebal, sementara garis horizontal berwarna merah. Kedua titik potong ditandai dengan lingkaran kecil berwarna hijau, menyoroti nilai x yang memenuhi persamaan.
Nilai x yang memenuhi persamaan cos x = cos 110° dapat dicari dengan memperhatikan sifat periodik fungsi kosinus, sehingga x = 110° atau 250°. Menariknya, data tentang berat rata‑rata anak perempuan berdasarkan data anak laki‑laki dapat memberi perspektif lain dalam analisis statistik; lihat Berat Rata‑Rata Anak Perempuan Berdasarkan Data Anak Laki‑Laki untuk detailnya. Kembali ke trigonometri, nilai x tersebut tetap relevan untuk memecahkan masalah kosinus.
Aplikasi Praktis Nilai x dalam Masalah Fisika
Nilai sudut yang diperoleh dapat langsung dipakai dalam model gerak harmonik sederhana (GHS), di mana posisi suatu partikel berosilasi dapat dituliskan sebagai s(t) = A cos(ωt + φ). Sudut fase φ dapat dipilih sebagai salah satu solusi x yang telah dihitung.
Contoh Soal Gerak Harmonik
Suatu pegas memiliki amplitudo A = 5 cm dan frekuensi sudut ω = 2π rad/s. Jika fase awal φ dipilih 110°, tentukan posisi pada t = 0.5 s.
Rumus posisi:
s(t) = A cos(ωt + φ)
Dengan φ = 110° = 11π/18 rad, maka:
- ωt = 2π × 0.5 = π rad
- ωt + φ = π + 11π/18 = 29π/18 rad
- s(0.5) = 5 cm × cos(29π/18) ≈ 5 cm × (–0,342) ≈ –1,71 cm
Tabel Parameter dan Hasil Perhitungan
| Parameter | Nilai | Hasil Posisi (cm) |
|---|---|---|
| Amplitudo (A) | 5 | –1,71 (untuk φ = 110°) |
| Frekuensi sudut (ω) | 2π rad/s | –1,71 (untuk φ = 250°) |
Fase 110° atau 250° menghasilkan posisi yang berlawanan tanda pada waktu yang sama, mencerminkan sifat simetri pada gerak harmonik.
Deskripsi Gambar Diagram Fase Gerak Harmonik
Diagram menampilkan sumbu horizontal waktu dan sumbu vertikal posisi. Dua kurva sinusoidal berwarna biru (φ = 110°) dan oranye (φ = 250°) berosilasi dengan amplitudo yang sama tetapi terbalik fase, memperlihatkan bagaimana pilihan fase memengaruhi posisi pada setiap momen.
Simpulan Akhir
Dengan menggabungkan identitas trigonometri, konversi satuan, dan visualisasi grafis, solusi Nilai x yang Memenuhi Persamaan cos x = cos 110° dapat ditemukan secara sistematis dan akurat. Pemahaman ini tidak hanya berguna untuk menyelesaikan soal matematika, tetapi juga dapat diterapkan dalam analisis fase pada gerak harmonik atau gelombang, memperluas manfaat praktis dari konsep trigonometri.
Sudut Pertanyaan Umum (FAQ)
Bagaimana cara menentukan solusi jika sudut diberikan dalam radian?
Gunakan identitas cos α = cos β ⇔ α = 2πk ± β dengan β dalam radian, kemudian sesuaikan nilai k agar α berada dalam interval yang diinginkan.
Apakah ada solusi lain selain yang berada pada 0°–360°?
Ya, solusi dapat diperluas ke semua nilai real dengan menambahkan kelipatan periode 360° (atau 2π radian) pada setiap solusi dasar.
Mengapa nilai kosinus bersifat simetris terhadap sumbu y?
Karena pada lingkaran satuan, titik‑titik yang memiliki koordinat x yang sama berada pada posisi yang memantul terhadap sumbu y, menghasilkan nilai kosinus yang identik untuk sudut yang berlawanan secara simetris.
Bagaimana cara memverifikasi solusi secara numerik tanpa grafik?
Masukkan nilai x yang diperoleh ke dalam kalkulator atau perangkat lunak matematika untuk menghitung cos x dan bandingkan hasilnya dengan cos 110°. Selisih yang sangat kecil (misalnya < 10⁻⁶) menandakan solusi tepat.