Keliling Lahan Persegi Panjang 180 m Selisih Panjang Lebar 14 m Hitung Luasnya

Keliling sebuah lahan yang berbentuk persegi panjang adalah 180 m. Jika selisih panjang dan lebarnya 14 m, luas lahan tersebut adalah teka-teki angka yang sebenarnya lebih seru daripada sekadar deretan rumus. Ini adalah puzzle klasik yang sering kita jumpai, bukan cuma di buku paket, tapi juga dalam imajinasi saat membayangkan sebidang tanah, rencana taman, atau layout ruangan. Mari kita buka bersama-sama kunci dari soal ini, dengan logika sederhana dan langkah-langkah yang jelas, supaya kamu bisa menaklukkan soal serupa dengan percaya diri.

Soal cerita seperti ini ibarat peta harta karun: ada petunjuk tersembunyi yang harus diartikan. Dua petunjuk utamanya adalah keliling 180 meter dan selisih panjang-lebar 14 meter. Dari sini, kita akan menyusun dua persamaan yang nantinya mengantar kita pada jawaban akhir, yaitu luas lahan. Prosesnya mirip merakit puzzle, di mana setiap informasi yang ada harus ditempatkan pada posisi yang tepat dalam rumus matematika.

Memahami Masalah Matematika Dasar

Keliling sebuah lahan yang berbentuk persegi panjang adalah 180 m. Jika selisih panjang dan lebarnya 14 m, luas lahan tersebut adalah

Source: cilacapklik.com

Sebelum kita terjun ke dalam penyelesaian soal, mari kita pahami dulu fondasinya. Persegi panjang adalah bangun datar yang sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari, dari bentuk buku hingga lahan tanah. Dua konsep kunci yang selalu melekat padanya adalah keliling dan luas. Keliling adalah total panjang semua sisi yang mengelilingi bangun, sementara luas adalah ukuran bidang datar yang ditutupi oleh bangun tersebut.

Rumus dasarnya sederhana namun powerful. Untuk keliling, kita jumlahkan semua sisi: K = 2 × (panjang + lebar). Sementara luas dihitung dengan mengalikan kedua sisi tersebut: L = panjang × lebar. Memahami perbedaan mendasar antara konsep “jarak mengelilingi” (keliling) dan “area yang ditempati” (luas) adalah kunci pertama.

Variabel dan Hubungan dalam Persegi Panjang

Dalam menyelesaikan soal, kita sering bekerja dengan variabel. Berikut adalah tabel yang merangkum hubungan antara variabel, simbol, dan rumusnya dalam konteks persegi panjang.

Konsep Variabel Rumus Penjelasan Singkat
Panjang p Sisi terpanjang dari persegi panjang.
Lebar l Sisi terpendek dari persegi panjang.
Keliling K K = 2(p + l) Jumlah panjang keempat sisinya.
Luas L L = p × l Besaran daerah dalam persegi panjang.

Langkah sistematis dalam menyelesaikan soal cerita selalu dimulai dari membaca dengan teliti, mengidentifikasi apa yang diketahui dan apa yang ditanya, lalu menerjemahkan informasi verbal tersebut ke dalam model matematika berupa persamaan atau sistem persamaan.

Sebagai pemanasan, perhatikan contoh soal cerita sederhana berikut ini:

Sebuah lapangan bola voli berbentuk persegi panjang memiliki panjang 18 meter dan lebar 9 meter. Hitunglah keliling lapangan tersebut dan luas area yang dapat digunakan untuk bermain.

Penyelesaian:
Diketahui: p = 18 m, l = 9 m.
Keliling, K = 2 × (p + l) = 2 × (18 + 9) = 2 × 27 = 54 meter.
Luas, L = p × l = 18 × 9 = 162 meter persegi.

Menerjemahkan Soal ke dalam Persamaan

Sekarang, kita fokus pada soal utama kita. Soal cerita seringkali seperti teka-teki yang informasinya tersembunyi di balik kata-kata. Tugas kita adalah mengungkap dan mengonversinya ke dalam bahasa matematika yang lebih universal: persamaan.

BACA JUGA  Hasil penjumlahan suku ke-4 dan suku ke-7 dari barisan bilangan 1/27 1/9 1/3 adalah

Dari soal “Keliling sebuah lahan yang berbentuk persegi panjang adalah 180 m. Jika selisih panjang dan lebarnya 14 m”, kita bisa ekstrak dua informasi kunci. Pertama, nilai keliling (K) adalah 180 meter. Kedua, ada selisih antara panjang (p) dan lebar (l) sebesar 14 meter. Kata “selisih” biasanya mengarah pada pengurangan, dan karena panjang lebih besar dari lebar (dari konteks “selisih”), maka kita tulis p – l = 14.

Pemetaan Informasi ke dalam Model Matematika

Setiap kalimat dalam soal dapat ditransformasikan menjadi sebuah persamaan aljabar. Berikut adalah tabel yang menunjukkan proses translasi tersebut.

Nah, buat yang lagi berusaha cari luas lahan persegi panjang dari keliling 180 m dan selisih sisi 14 m, intinya kita butuh ketelitian operasi hitung. Soal-soal pecahan kayak Tentukan hasil dari: 1. 1/4 x 3/4 2. 3/4 x 5/7 itu melatih logika dasar yang sama. Setelah paham perkalian pecahan, kamu akan lebih mudah mengolah persamaan untuk menemukan panjang, lebar, dan akhirnya luas lahan tersebut dengan tepat.

Pernyataan dalam Soal Variabel & Hubungan Persamaan Matematika
Keliling lahan adalah 180 m. K = 2(p + l) = 180 2(p + l) = 180
Selisih panjang dan lebar adalah 14 m. p – l = 14 (asumsi p > l) p – l = 14

Dengan demikian, kita telah berhasil menyusun sebuah sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) yang siap untuk kita pecahkan. Dua persamaan itu adalah:

  1. 2(p + l) = 180
  2. p – l = 14

Teknik Penyelesaian Sistem Persamaan

Setelah mendapatkan sistem persamaan, kita punya beberapa metode andalan untuk menemukan nilai p dan l. Dua yang paling populer dan efektif adalah metode substitusi dan eliminasi. Keduanya valid, dan pilihan seringkali bergantung pada kenyamanan atau bentuk persamaan yang ada.

Mari kita sederhanakan persamaan pertama terlebih dahulu. Persamaan 2(p + l) = 180 bisa dibagi kedua ruasnya dengan 2, sehingga menjadi p + l =
90. Sekarang sistem kita lebih sederhana:

  1. p + l = 90
  2. p – l = 14

Demonstrasi Metode Substitusi dan Eliminasi

Dalam metode substitusi, kita mengubah satu variabel menjadi bentuk variabel lainnya. Dari persamaan (2): p = 14 + l. Nilai p ini kita substitusikan ke persamaan (1): (14 + l) + l = 90 → 14 + 2l = 90 → 2l = 76 → l =
38. Setelah l ditemukan, cari p: p = 14 + 38 = 52.

Dalam metode eliminasi, kita mengeliminasi (menghilangkan) salah satu variabel dengan menambah atau mengurangkan kedua persamaan. Perhatikan sistem kita:

  • p + l = 90
  • p – l = 14

Jika kita JUMLAHKAN kedua persamaan, variabel l akan hilang: (p+p) + (l-l) = 90+14 → 2p = 104 → p = 52. Setelah p ditemukan, substitusi ke salah satu persamaan, misal p+l=90 → 52+l=90 → l=38. Hasilnya sama.

Perbandingan Metode Penyelesaian

Setiap metode memiliki kelebihan dalam situasi tertentu. Pemahaman terhadap keduanya memberikan fleksibilitas dalam menyelesaikan berbagai tipe soal.

Metode Kelebihan Kekurangan Situasi Ideal Penggunaan
Substitusi Sangat intuitif, langsung mengganti nilai. Bisa menjadi rumit jika koefisien variabel tidak sederhana. Salah satu persamaan sudah berbentuk eksplisit (misal, p = … atau l = …).
Eliminasi Efisien dan cepat, terutama jika koefisien salah satu variabel sama atau berlawanan. Membutuhkan manipulasi awal (perkalian) jika koefisien belum sama. Koefisien salah satu variabel sudah sama atau mudah disamakan (seperti pada soal kita).
BACA JUGA  Tentukan Hasil Operasi 3^(1/2) x 27^(1/2) dalam Bentuk Paling Sederhana

Perhitungan dan Verifikasi Hasil Akhir

Dari proses penyelesaian sistem persamaan, kita telah memperoleh nilai dimensi lahan: Panjang (p) = 52 meter dan Lebar (l) = 38 meter. Ini adalah jawaban parsial yang sangat penting, karena luas tidak bisa dihitung tanpa kedua nilai ini.

Sekarang, kita hitung luas lahan tersebut menggunakan rumus dasar. Luas (L) = p × l = 52 m × 38 m. Mari kita hitung: 50 × 38 = 1900, ditambah 2 × 38 = 76, sehingga totalnya 1900 + 76 = 1976. Jadi, luas lahan tersebut adalah 1976 meter persegi.

Strategi Verifikasi Kebenaran Jawaban

Sebuah jawaban yang baik adalah jawaban yang bisa diverifikasi. Kita harus memastikan bahwa nilai p=52 dan l=38 tidak hanya memenuhi rumus luas, tetapi juga memenuhi semua kondisi yang diberikan dalam soal cerita, yaitu keliling dan selisihnya.

Nah, hitung-hitungan soal lahan persegi panjang itu seru, ya? Keliling 180 m dan selisih panjang-lebar 14 m bikin kita mikir, tapi jawabannya bisa ketemu. Ngomong-ngomong soal luas, mirip kayak kita ngukur kepadatan suatu wilayah, Berdasarkan data BPS tahun 2010 (www.bps.go.id) jumlah penduduk pulau Jawa mencapai 130 juta jiwa (melalui proses pembulatan). Sedangkan luas pulau juga butuh perhitungan cermat untuk analisis yang akurat.

Kembali ke soal tadi, setelah ketemu panjang dan lebarnya, luas lahan itu ternyata 1.976 meter persegi. Gak sulit kan?

Verifikasi:

  1. Selisih: p – l = 52 – 38 = 14 meter. (Sesuai).
  2. Keliling: K = 2 × (p + l) = 2 × (52 + 38) = 2 × 90 = 180 meter. (Sesuai).

Karena kedua kondisi awal terpenuhi, kita dapat yakin bahwa perhitungan panjang, lebar, dan luas yang kita dapatkan adalah benar dan akurat.

Aplikasi dan Variasi Soal Serupa

Konsep keliling, luas, dan sistem persamaan ini bukan cuma untuk lahan. Ia aplikatif dalam banyak konteks. Kemampuan menerjemahkan berbagai skenario kehidupan menjadi model matematika yang sama adalah keterampilan yang sangat berguna.

Berikut tiga variasi soal dengan konteks berbeda namun menggunakan logika penyelesaian yang serupa. Cobalah untuk menyelesaikannya sebagai latihan.

  • Bingkai Foto: Sebuah bingkai foto persegi panjang memiliki keliling 100 cm. Jika panjangnya 10 cm lebihnya dari lebarnya, berapa luas kaca yang dibutuhkan untuk menutupi bingkai tersebut?

    Petunjuk: Gunakan K=100 dan p = l + 10.

  • Kain Taplak: Selembar kain taplak meja berbentuk persegi panjang memiliki luas 2 m². Jika panjang kain tersebut 1 meter lebih panjang dari lebarnya, berapakah keliling taplak meja itu?

    Petunjuk: Modelnya berbeda. Diketahui L = p × l = 2 dan p = l + 1. Selesaikan untuk p dan l, lalu cari kelilingnya.

  • Kebun Sayur: Pak Anwar memagari kebun sayurnya yang berbentuk persegi panjang dengan pagar sepanjang 120 meter. Ia mencatat bahwa panjang kebunnya adalah dua kali lebarnya. Berapa luas kebun Pak Anwar?

    Petunjuk: K=120 dan p = 2 × l. Selesaikan untuk l terlebih dahulu.

Pendekatan untuk setiap variasi tetap sama: baca, identifikasi, buat model persamaan, selesaikan, dan verifikasi. Perbedaan utama sering terletak pada informasi yang diberikan (apakah keliling, luas, atau rasio) dan apa yang ditanyakan.

Visualisasi dan Penjelasan Kontekstual: Keliling Sebuah Lahan Yang Berbentuk Persegi Panjang Adalah 180 M. Jika Selisih Panjang Dan Lebarnya 14 M, Luas Lahan Tersebut Adalah

Mari kita bayangkan lahan dari soal kita. Sebidang tanah persegi panjang dengan panjang 52 meter dan lebar 38 meter. Bayangkan, panjangnya kira-kira setara dengan lima puluh langkah orang dewasa yang lebar, sedangkan lebarnya sekitar tiga puluh delapan langkah. Jika kita berjalan mengelilinginya, kita akan menempuh jarak 180 meter, atau hampir dua kali putaran lintasan lari stadion yang biasa. Area seluas 1976 meter persegi itu cukup luas, mungkin bisa untuk membangun beberapa rumah type sederhana beserta halamannya, atau dijadikan lapangan olahraga yang cukup lega.

Pemahaman soal cerita matematika seperti ini jauh dari sekadar hitung-hitangan abstrak. Ini adalah matematika terapan yang langsung bersentuhan dengan realita. Dari menghitung kebutuhan cat untuk dinding, kebutuhan kain untuk gaun, hingga merencanakan tata letak furniture di ruangan, prinsip yang kita gunakan sama.

Penerapan dalam Kehidupan dan Profesi, Keliling sebuah lahan yang berbentuk persegi panjang adalah 180 m. Jika selisih panjang dan lebarnya 14 m, luas lahan tersebut adalah

Keterampilan ini bukan hanya untuk pelajar. Banyak profesi mengandalkannya setiap hari. Seorang arsitek atau drafter harus menghitung luas bangunan dan keliling lahan untuk membuat blueprints yang akurat. Seorang tukang bangunan atau pengrajin mebel menggunakan perhitungan ini untuk memastikan pemotongan material (kayu, keramik, kaca) tepat ukuran dan efisien, minimising waste. Seorang petani atau perancang taman butuh menghitung luas petak untuk menentukan jumlah bibit atau pupuk yang diperlukan.

Bahiga dalam dunia event organizer, menghitung luas ruangan untuk menata kursi dan panggung juga menggunakan logika yang sama. Kemampuan mengubah deskripsi verbal menjadi angka dan persamaan adalah fondasi dari perencanaan dan eksekusi yang tepat dalam hampir segala bidang pekerjaan teknis dan kreatif.

Ringkasan Terakhir

Jadi, setelah melalui proses substitusi atau eliminasi, kita menemukan bahwa lahan seluas 1976 meter persegi itu adalah jawabannya. Yang menarik dari perjalanan ini bukan sekadar angka akhirnya, tapi bagaimana kita melatih otak untuk menerjemahkan cerita menjadi angka, dan angka menjadi solusi. Kemampuan ini jauh lebih berguna daripada hafalan rumus, karena dunia nyata penuh dengan “soal cerita” yang menunggu untuk dipecahkan.

Selamat, kamu sudah berhasil mengubah teka-teki menjadi sebuah kepastian. Coba terapkan logika yang sama pada benda persegi panjang di sekitarmu, siapa tahu ada insight menarik yang tersembunyi.

Kumpulan FAQ

Apakah jawaban luas 1976 m² ini sudah pasti benar?

Ya, bisa diverifikasi. Jika panjang 52 m dan lebar 38 m, maka kelilingnya 2*(52+38)=180 m (sesuai), dan selisihnya 52-38=14 m (sesuai). Luas 52*38=1976 m².

Bagaimana jika soalnya selisihnya antara lebar dan panjang, bukan panjang dan lebar?

Dalam matematika, “selisih” biasanya diambil nilai mutlaknya (positif). Pernyataan “selisih panjang dan lebar 14 m” diinterpretasikan bahwa panjang lebih besar 14 m dari lebar. Jika dibalik, logika penyusunan persamaan akan mengikuti, tetapi hasil akhir luasnya akan sama.

Metode mana yang lebih mudah, substitusi atau eliminasi, untuk soal ini?

Kedua metode valid. Banyak yang merasa substitusi lebih intuitif karena langsung menggantikan satu variabel. Namun, eliminasi juga cepat karena koefisien variabelnya sudah sederhana. Pilih yang paling nyaman menurutmu.

Bisakah soal ini diselesaikan tanpa menggunakan sistem persamaan?

Bisa, dengan penalaran. Dari rumus keliling, setengah keliling (90 m) adalah jumlah panjang dan lebar. Jika selisihnya 14 m, maka dua bilangan yang jumlahnya 90 dan selisihnya 14 dapat dicari dengan logika angka, misal dengan mencoba-coba angka yang berjarak 14 dan dijumlahkan 90.

Dalam konteks kehidupan nyata, untuk apa perhitungan seperti ini digunakan?

Perhitungan ini sangat aplikatif, misalnya untuk menghitung kebutuhan pagar (keliling) atau banyaknya rumput sintetis/keramik (luas) untuk sebidang tanah, menghitung bahan kain untuk spanduk, atau menentukan ukuran ruangan berdasarkan batasan bahan yang ada.

BACA JUGA  Suatu segitiga alas 6 akar 3 cm tinggi akar 3 cm hitung luasnya

Leave a Comment