Nilai terbesar a+b jika 2ax13b habis dibagi 6 Solusi dan Analisis

Nilai terbesar a+b jika 2ax13b habis dibagi 6 bukan sekadar teka-teki angka, melainkan sebuah eksplorasi menarik dalam ranah teori bilangan yang menguji pemahaman kita tentang konsep keterbagian. Soal ini menantang untuk mengurai notasi, menerapkan aturan dasar matematika, dan pada akhirnya menemukan kombinasi digit yang optimal. Bagi yang gemar dengan tantangan logika, persoalan semacam ini menawarkan kepuasan intelektual yang unik, serupa dengan menyelesaikan puzzle yang elegan.

Untuk menyelesaikannya, kita perlu membedah notasi “2ax13b” yang merepresentasikan sebuah bilangan lima digit, dengan ‘a’ dan ‘b’ sebagai digit yang belum diketahui. Tantangan utamanya adalah menemukan pasangan digit (a, b) yang membuat bilangan tersebut habis dibagi 6, lalu dari semua kemungkinan yang valid, dicari jumlah a+b yang paling besar. Kunci solusinya terletak pada penerapan syarat keterbagian oleh 2 dan oleh 3 secara simultan, yang akan mempersempit kemungkinan menjadi beberapa pasangan saja.

Pemahaman Dasar Soal dan Konsep Keterbagian

Untuk menemukan nilai terbesar dari a + b, kita perlu terlebih dahulu memahami dengan tepat apa yang dimaksud oleh soal. Pernyataan “2ax13b habis dibagi 6” mengindikasikan bahwa terdapat sebuah bilangan lima digit yang dibentuk dari digit 2, a, 1, 3, dan b, secara berurutan. Notasi ‘x’ di sini bukanlah variabel, melainkan penanda perkalian biasa, sehingga bilangan tersebut dibaca sebagai dua puluh ribu sekian ratus sekian puluh sekian.

Syarat keterbagian oleh 6 mensyaratkan bahwa bilangan tersebut harus sekaligus habis dibagi 2 dan habis dibagi 3, karena 6 merupakan hasil kali dari dua bilangan prima tersebut.

Sebagai ilustrasi sederhana, misalkan kita mencoba nilai a=0 dan b=
2. Maka bilangan yang terbentuk adalah 20.
132. Apakah bilangan ini habis dibagi 6? Kita uji: karena digit terakhirnya 2 (genap), ia habis dibagi 2.

Mencari nilai maksimum a+b dari persyaratan keterbagian 2a×13b oleh 6 memang mengasah logika matematis. Proses analitis serupa dibutuhkan saat menganalisis teks, misalnya dalam Menentukan Gagasan Utama dan Jenis Paragraf tentang Spesies Kelelawar , di mana kita harus mengekstrak inti informasi dari sebuah bacaan. Kembali ke soal, setelah melalui uji keterbagian 2 dan 3, ditemukan bahwa nilai terbesar a+b adalah 14.

BACA JUGA  Jumlah Pasangan Bilangan Bulat Positif a b untuk 1 per a Ditambah 1 per b Sama dengan 1 per 6

Selanjutnya, jumlah digitnya adalah 2+0+1+3+2 = 8. Karena 8 tidak habis dibagi 3, maka 20.132 tidak habis dibagi 3, dan konsekuensinya tidak habis dibagi 6. Proses pengujian inilah yang akan kita terapkan secara sistematis.

Dekonstruksi Notasi dan Nilai Tempat Angka, Nilai terbesar a+b jika 2ax13b habis dibagi 6

Bilangan “2ax13b” harus dipandang dalam sistem nilai tempat desimal. Setiap huruf mewakili sebuah digit tunggal (0 sampai 9), dengan ‘a’ menempati posisi ribuan dan ‘b’ menempati posisi satuan. Secara matematis, bilangan ini dapat diuraikan menjadi:

2ax13b = (2 × 10.000) + (a × 1.000) + (1 × 100) + (3 × 10) + (b × 1) = 20.000 + 1000a + 100 + 30 + b.

Dari sini, batasan untuk a dan b menjadi jelas: keduanya adalah digit desimal, sehingga nilainya hanya boleh dari 0 hingga 9. Tugas kita adalah menyaring pasangan (a, b) yang membuat bilangan hasil perhitungan di atas merupakan kelipatan 6.

Analisis Syarat Keterbagian oleh 2 dan 3

Pendekatan paling efisien untuk masalah keterbagian oleh bilangan komposit seperti 6 adalah dengan memeriksa syarat dari faktor-faktor primanya. Analisis ini akan mempersempit kemungkinan nilai a dan b secara signifikan sebelum melakukan perhitungan lengkap.

Syarat habis dibagi 2 (genap) hanya bergantung pada digit terakhir, yaitu b. Dengan demikian, b harus merupakan digit genap: 0, 2, 4, 6, atau 8. Ini adalah filter pertama yang kita terapkan.

Mencari nilai terbesar a+b dari kondisi 2a×13b habis dibagi 6 menguji logika keterbagian bilangan bulat. Konsep keteraturan numerik semacam ini serupa dengan prinsip menentukan kolinearitas titik, seperti saat kita Menentukan nilai p agar P(3,-1), Q(-4,13), R(-2,p) satu garis yang memerlukan analisis rasio kemiringan. Dengan pendekatan sistematis, solusi optimal untuk a+b pun dapat ditemukan melalui eksplorasi cermat terhadap kemungkinan nilai a dan b yang memenuhi syarat.

Syarat habis dibagi 3 menyatakan bahwa jumlah semua digit bilangan tersebut harus habis dibagi
3. Digit-digit pada bilangan kita adalah 2, a, 1, 3, dan b. Jadi, kita hitung jumlahnya: S = 2 + a + 1 + 3 + b = 6 + a + b. Karena 6 sudah merupakan kelipatan 3, maka syaratnya dapat disederhanakan menjadi: a + b harus habis dibagi 3.

Ini adalah persyaratan kunci yang akan memandu pencarian kita.

Menentukan Pasangan Digit yang Memenuhi Syarat

Dari dua syarat di atas, kita mencari semua pasangan digit (a, b) dimana b adalah genap dan (a + b) adalah kelipatan 3. Kita akan memeriksa setiap nilai b yang genap dari 0 hingga 8, dan mencari nilai a (0-9) yang memenuhi. Proses ini menghasilkan daftar kandidat sebagai berikut.

BACA JUGA  Hitung (81)³⁄⁴ + (36)¹⁄₂ - (64)²⁄₃ Langkah Demi Langkah
Nilai a Nilai b Bilangan 2ax13b Nilai a + b
0 0 20.130 0
3 0 23.130 3
6 0 26.130 6
9 0 29.130 9
1 2 21.132 3
4 2 24.132 6
7 2 27.132 9
2 4 22.134 6
5 4 25.134 9
8 4 28.134 12
0 6 20.136 6
3 6 23.136 9
6 6 26.136 12
9 6 29.136 15
1 8 21.138 9
4 8 24.138 12
7 8 27.138 15

Setiap bilangan dalam tabel di atas telah memenuhi syarat dasar: digit terakhir genap dan jumlah digit (6+a+b) merupakan kelipatan 3. Dengan demikian, semua bilangan tersebut pasti habis dibagi 6.

Mencari Nilai Maksimum a+b dan Verifikasi

Nilai terbesar a+b jika 2ax13b habis dibagi 6

Source: gauthmath.com

Dari tabel yang telah disusun, kita dapat dengan mudah membandingkan nilai pada kolom terakhir, yaitu a + b. Terlihat bahwa nilai tertinggi yang muncul adalah 15, yang dicapai oleh dua pasangan: (a=9, b=6) dan (a=7, b=8). Kedua pasangan ini sah karena a dan b tetap berada dalam rentang digit 0-9, dan memenuhi semua syarat keterbagian.

Mengapa nilai 15 ini merupakan yang terbesar? Karena batas maksimum teoritis a + b adalah 9 + 9 = 18. Namun, kita memiliki kendala bahwa b harus genap dan (a+b) harus kelipatan 3. Pasangan yang mendekati 18, seperti (9,9) gagal karena b=9 bukan genap. Pasangan (8,9) atau (9,8) juga gagal memenuhi salah satu syarat.

Nilai 16 dan 17 tidak mungkin dicapai dengan syarat b genap dan a,b ≤ 9. Oleh karena itu, 15 adalah nilai maksimum yang mungkin.

Nilai terbesar a + b adalah 15, dicapai ketika (a, b) = (9, 6) atau (7, 8). Bukti: Syarat habis dibagi 6 adalah b genap dan (a+b) kelipatan 3. Nilai maksimum a+b yang memenuhi kedua syarat dengan a, b ∈ 0,…,9 adalah 15, yang terpenuhi oleh kedua pasangan tersebut. Bilangan yang terbentuk, 29.136 dan 27.138, keduanya habis dibagi 2 (karena berakhiran genap) dan habis dibagi 3 (karena jumlah digitnya 2+9+1+3+6=21 dan 2+7+1+3+8=21, yang keduanya kelipatan 3).

Eksplorasi Variasi dan Penerapan Konsep Serupa

Konsep yang telah kita gunakan dapat diterapkan pada berbagai masalah keterbagian dengan notasi digit. Sebagai contoh, misalkan diberikan soal latihan: “Tentukan digit a dan b agar bilangan 3by24a habis dibagi 9”. Pendekatan solusinya akan lebih langsung, karena keterbagian oleh 9 hanya memerlukan satu syarat: jumlah semua digit harus habis dibagi 9. Dengan mendekomposisi bilangan dan menghitung jumlah digitnya, pencarian dapat dilakukan secara sistematis.

Perbandingan dengan bilangan komposit lain juga menarik. Keterbagian oleh 4 bergantung pada dua digit terakhir, oleh 8 bergantung pada tiga digit terakhir, sedangkan oleh 12 memerlukan kombinasi syarat habis dibagi 3 dan 4. Diagram alur logika untuk menyelesaikan masalah umum seperti ini biasanya dimulai dengan mengidentifikasi faktor prima dari pembagi, kemudian menerapkan syarat-syarat dari faktor-faktor tersebut secara berurutan untuk memfilter kemungkinan nilai digit, persis seperti yang kita lakukan untuk pembagi 6.

BACA JUGA  Jumlah Cara Menyusun 4 Buku Matematika dan 3 Buku Kimia

Menentukan nilai maksimum a+b dari ekspresi 2ax13b yang habis dibagi 6 memerlukan analisis keterbagian dan logika bilangan bulat. Prinsip konsentrasi dan efisiensi dalam penataan ruang, seperti yang terlihat pada pola Bangunan Pemerintah Terkonsentrasi pada Zona , juga relevan dalam matematika untuk memusatkan solusi pada nilai optimal. Dengan demikian, melalui pendekatan sistematis, ditemukan bahwa jumlah terbesar a+b yang memenuhi syarat tersebut adalah 15.

Ilustrasi deskriptif dari proses ini dapat digambarkan sebagai sebuah diagram alur yang dimulai dari “Definisikan Digit dan Batasan”, bercabang ke “Uji Syarat Faktor Prima (misal, untuk 6: habis dibagi 2?)”, yang jika terpenuhi mengarah ke “Uji Syarat Faktor Prima Lain (habis dibagi 3?)”, lalu berkumpul di “Daftar Semua Pasangan Valid”, dan diakhiri dengan “Hitung dan Bandingkan Nilai yang Diminta (a+b)”.

Setiap langkah filter akan mengurangi ruang pencarian, membuat solusi menjadi efisien dan terstruktur.

Kesimpulan Akhir: Nilai Terbesar A+b Jika 2ax13b Habis Dibagi 6

Dengan demikian, perjalanan untuk mencari nilai terbesar a+b jika 2ax13b habis dibagi 6 telah mencapai titik terang. Melalui analisis sistematis terhadap syarat genap dan kelipatan tiga, ditemukan bahwa jawaban akhirnya adalah 14, yang diperoleh saat a=9 dan b=5 atau a=6 dan b=8. Proses ini bukan hanya tentang mendapatkan angka, tetapi lebih pada demonstrasi bagaimana logika yang runut dan penerapan konsep dasar dapat memecahkan masalah yang tampak kompleks.

Soal seperti ini mengajarkan ketelitian dan menjadi fondasi yang kokoh untuk memahami masalah keterbagian yang lebih rumit di masa depan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti notasi “2ax13b” dalam soal ini?

Notasi “2ax13b” mewakili sebuah bilangan lima digit. Angka ‘2’, ‘a’, ‘1’, ‘3’, dan ‘b’ masing-masing menempati posisi puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan. Jadi, nilai numeriknya adalah 20.000 + a*1.000 + 100 + 30 + b.

Mengapa harus habis dibagi 2 dan 3 sekaligus untuk bisa habis dibagi 6?

Karena 6 adalah hasil kali dari 2 dan 3 (2×3=6), dan 2 serta 3 adalah bilangan prima yang relatif. Suatu bilangan akan habis dibagi 6 jika dan hanya jika ia habis dibagi kedua faktor primanya, yaitu 2 dan 3.

Apakah digit a dan b boleh berupa angka yang sama?

Ya, boleh. Soal tidak melarang a dan b memiliki nilai yang sama. Syarat utamanya hanyalah a dan b merupakan digit (0-9) dan memenuhi kondisi keterbagian oleh 6.

Bagaimana jika soalnya diubah menjadi “habis dibagi 12” atau “habis dibagi 18”?

Pendekatannya serupa, tetapi syarat keterbagiannya berubah. Untuk 12 (4×3), perlu dicek keterbagian oleh 4 dan 3. Untuk 18 (2×9), perlu dicek keterbagian oleh 2 dan 9. Analisis nilai tempat dan jumlah digit akan menyesuaikan dengan faktor-faktor baru tersebut.

Leave a Comment